Sukses

Pengertian Indexon

Indexon adalah obat yang mengandung dexamethasone. Obat ini diproduksi oleh PT Interbat dalam bentuk tablet.

Termasuk dalam golongan kortikosteroid, dexamethasone bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan menenangkan sistem kekebalan tubuh.

Obat Indexon yang biasa dikombinasikan dengan obat lain dapat digunakan untuk membantu menangani kondisi, seperti nyeri akibat asam urat, gangguan sistem kekebalan tubuh, reaksi alergi pada kulit dan mata tertentu, masalah pernapasan, dan gangguan usus.

Artikel Lainnya: 7 Makanan Antiinflamasi untuk Atasi Nyeri

Keterangan Indexon

Berikut adalah keterangan Indexon, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid. 
  • Kandungan: Dexamethasone 0.5 mg. 
  • Bentuk: Tablet. 
  • Satuan Penjualan: Strip. 
  • Kemasan: Strip @10 Tablet. 
  • Farmasi: Interbat.
  • Harga: Rp10.000 - Rp40.000/ Strip.

Kegunaan Indexon

Obat Indexon berfungsi sebagai antiinflamasi (meredakan nyeri dan mengurangi peradangan), yang berguna pada kondisi berikut:

  • Mengatasi penyakit rematik.
  • Bertindak sebagai antialergi.
  • Berfungsi sebagai terapi insufisensi adrenal.
  • Berguna sebagai terapi pendamping untuk asma.

Artikel Lainnya: Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak

Dosis & Cara Penggunaan Indexon

Penggunaan Indexon harus dengan resep dokter.

  • Dosis awal: 0.75-9 mg per hari.
  • Penyakit ringan: diberikan dosis < 0.75 mg, diminum 2-4x sehari.
  • Penyakit berat: diberikan dosis > 9 mg, diminum 2-4x sehari.

Cara Penyimpanan Indexon

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius.

Efek Samping Indexon

Efek samping yang mungkin timbul selama menggunakan Indexon meliputi:

  • Gangguan saluran cerna.
  • Edema.
  • Diabetes melitus.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Peningkatan nafsu makan.
  • Osteonekrosis.

Overdosis

Penggunaan Indexon yang melebihi dosis dapat menimbulkan reaksi anafilaksis dan hipersensitivitas.

Bila pasien mengalami overdosis, bawa segera ke rumah sakit untuk diberikan perawatan oleh dokter.

Artikel Lainnya: Mitos Penyakit Rematik yang Harus Anda Tahu

Kontraindikasi

Jangan menggunakan Indexon apabila pasien mempunyai kondisi berikut: 

  • Hipersensitivitas terhadap kandungan obat.
  • Infeksi aktif yang tidak diobati.
  • Sedang dalam penggunaan oftalmik untuk penyakit virus dan jamur pada mata.

Interaksi Obat

Penggunaan Indexon secara bersamaan dengan obat lain dapat mengakibatkan interaksi, seperti:

  • Meningkatkan risiko hipokalemia jika digunakan bersamaan dengan obat potassium-depleting, misal amphotericin B dan diuretik loop.
  • Mengurangi manfaat dari salicylate, isoniazid, vaksin, serta toxoid.
  • Meningkatkan aktivitas dexamethasone dan ciclosporin jika digunakan bersama-sama.
  • Menyebabkan peningkatan efek samping gangguan pencernaan jika digunakan bersamaan dengan aspirin.
  • Berpotensi fatal: mengurangi khasiat dalam kombinasi dengan ephedrine, cholestyramine, pheytoin, phenobarbital, serta rifampicin.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Penelitian pada binatang telah menunjukkan efek samping pada janin. Tidak ada penelitian yang cukup baik pada manusia. Obat hanya dapat digunakan apabila manfaatnya lebih besar daripada potensi risiko.

Peringatan Menyusui

Indexon terserap ke dalam ASI serta memicu efek yang tidak diinginkan. Wanita menyusui dianjurkan untuk tidak menyusui selama terapi dengan obat ini, dan selama 14 hari setelah dosis terakhir.

Artikel
    Penyakit Terkait