Obat Alergi

Orphen

apt. Yulia Hakimatun Adilah, S.Farm, 02 Feb 2023

Ditinjau Oleh apt. Annas Reza, S.Farm

Orphen adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti bersin-bersin, pilek, mata berair, dan gatal-gatal. Apa saja kandungan dari obat ini?

Orphen

Orphen 

Golongan

Obat Keras

Kategori Obat

Antihistamin

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan Anak

Bentuk Obat

Kaplet

Orphen untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Kategori B: Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat. 

Peringatan Menyusui: Orphen dapat terserap ke dalam ASI dan mempengaruhi produksi ASI. Jangan menggunakan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Pengertian Orphen

Orphen adalah obat golongan antihistamin yang mengandung chlorpheniramine maleate

Chlorpheniramine maleate bekerja dengan memblokir zat alami tertentu (histamin) penyebab alergi di dalam tubuh sehingga membuat reaksi alergi berkurang.

Manfaat Orphen adalah mengobati gejala alergi, seperti pilek, bersin, mata berair, serta gatal. Orphen bekerja dengan menghambat reseptor histamin H1.

Untuk mengetahui obat apa itu Orphen dan bagaimana penggunaannya, simak informasi lengkapnya.

Artikel Lainnya: Bersin Terus-menerus? Mungkin ini Penyebabnya

Keterangan 

Orphen Tablet

  • Golongan: obat bebas terbatas
  • Kelas terapi: antihistamine
  • Kandungan Orphen: chlorpheniramine maleate 4 mg
  • Kemasan: strip @10 tablet
  • Farmasi: Solas Langgeng Sejahtera.
  • Harga Orphen: Rp1.000–Rp13.000 per strip

Kegunaan Orphen

Orphen digunakan untuk mengatasi beberapa gejala alergi, seperti: 

  • Flu
  • Hidung tersumbat
  • Bersin-bersin
  • Ruam
  • Mata merah berair
  • Reaksi alergi yang lain

Dosis dan Aturan Pakai Orphen

Cara penggunaan obat Orphen adalah sebagai berikut.

Tujuan: mengatasi gejala alergi

Bentuk: tablet

Dosis:

  • Dewasa dan anak usia lebih dari 12 tahun: diminum 3–4 kali sehari 1 kaplet
  • Anak usia 6–12 tahun: diminum 3–4 kali sehari ½ kaplet
  • Anak usia 2–6 tahun: diminum 3–4 kali sehari ¼ kaplet

Cara Menggunakan Orphen

  • Konsumsi obat Orphen sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk yang terdapat di kemasan. Jangan melebihkan atau mengurangi dosis yang dianjurkan
  • Sebaiknya, obat dikonsumsi di waktu yang sama setiap harinya. Jika kamu terlupa satu dosis, segera minum bila jeda dengan waktu yang berikutnya masih panjang. Namun, jika jedanya tidak lama, lupakan dosis yang terlewat
  • Hentikan pengobatan jika alergi sudah hilang atau mereda karena obat ini tidak bisa digunakan jangka panjang
  • Obat Orphen dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet sebelum ataupun sesudah makan
  • Jangan menghancurkan atau mengunyah obat karena hanya akan melepaskan obat sekaligus sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping

Artikel Lainnya: Pilihan Obat Untuk Gatal-Gatal

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius dan terlindung dari cahaya langsung serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Efek Samping Orphen

Efek samping obat Orphen yang dapat terjadi, antara lain:

Overdosis

Gejala overdosis Orphen yang dapat muncul, di antaranya:

  • Psikosis toksik
  • Henti napas
  • Kejang
  • Reaksi distonik
  • Gangguan irama jantung

Penanganan overdosis Orphen hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan jika pasien mempunyai kondisi:

Interaksi Obat Orphen dengan Obat Lain

Orphen tidak boleh digunakan bersamaan dengan:

  • Alkohol
  • Golongan obat depresan sistem saraf pusat
  • Antikolinergik
  • MAOI 

Peringatan dan Perhatian 

  • Sebaiknya, kamu tidak mengonsumsi obat ini jika memiliki riwayat alergi pada zat yang terkandung di dalamnya
  • Informasikan dokter jika kamu memiliki riwayat:
  • Bronkitis
  • Diabetes
  • Asma
  • Penyakit jantung
  • Hipertensi
  • Glaukoma
  • Gangguan tiroid
  • Penyakit liver
  • Gangguan prostat
  • Kejang
  • Adiksi alkohol
  • Hindari pemberian obat pada anak usia di bawah 2 tahun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  • Informasikan dokter tentang obat-obatan yang sedang kamu konsumsi saat ini, baik obat resep ataupun nonresep, herbal, maupun suplemen
  • Informasikan dokter jika kamu dalam keadaan hamil, menyusui, atau dalam program kehamilan

Artikel Lainnya: Benarkah Alergi Bisa Akibatkan Badan Lemas?

Kategori Kehamilan

Orphen adalah obat kategori B bagi ibu hamil. Studi pada binatang menunjukkan bahwa chlorpheniramine tidak berisiko terhadap janin. Akan tetapi, belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. 

Peringatan Kehamilan

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat. 

Peringatan Menyusui

Chlorpheniramine dapat terserap ke dalam ASI dan mempengaruhi produksi ASI. Jangan menggunakan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Penyakit Terkait 

  • Alergi
  • Demam
  • Flu ringan

Rekomendasi Obat Sejenis Orphen

Manfaatkan fitur Tanya Dokter dari KlikDokter untuk konsultasi langsung dengan dokter jika kamu punya pertanyaan seputar kesehatan. Ingat untuk selalu #JagaSehatmu dan jangan tunggu sakit.

[ANS/NM]

batuk dan pilek

Mims (2022). Orphen

ISO Farmakoterapi (2013). ISFI Penerbitan. Chlorpheniramine Maleate

Drugs.com (2022) Chlorpheniramine