HomeObatObat AlergiChlorpheniramine Maleate
Obat Alergi

Chlorpheniramine Maleate

apt. Evita Fitriani., S. Farm, 08 Maret 2022

Ditinjau Oleh Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Icon ShareBagikan
Icon Like

Chlorpheniramine atau disebut CTM sangat umum diresepkan oleh dokter. Tapi, tahukah Anda chlorpheniramine maleate obat apa? Cek di sini.

Chlorpheniramine Maleate

Golongan:

Obat keras

Kategori Obat:

Antihistamin

Dikonsumsi oleh:

Dewasa dan anak

Bentuk Obat:

Kaplet

Chlorpheniramine Maleate untuk ibu hamil dan menyusui:

Kategori B: Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Peringatan Menyusui: Chlorpheniramine dapat terserap ke dalam ASI dan memengaruhi produksi ASI. Jangan menggunakan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Merek Dagang

Alermax, Ceteem, CTM, Cohistan, Orphen, Ceteme, Alleron

Pengertian

Chlorpheniramine maleate adalah adalah obat golongan antihistamin.

Obat ini sering digunakan untuk bantu meredakan gejala alergi akibat debu, bulu hewan, makanan, serbuk sari, serta gigitan binatang.

Gejala-gejala alergi yang umum ditemui, antara lain batuk, pilek, mata berair, tenggorokan dan hidung gatal, serta ruam.

Zat aktif yang ada di dalamnya bekerja dengan memblokir histamin, zat alami tubuh penyebab alergi. Hal ini menyebabkan reaksi alergi berkurang.

Yang perlu diketahui, obat chlorpheniramine maleate belum terbukti aman atau efektif pada anak di bawah usia 1 tahun.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari penggunaan obat ini untuk mengatasi gejala alergi pada bayi di bawah 1 tahun, kecuali atas anjuran dokter.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin
  • Kandungan: Chlorpheniramine maleate 4 mg
  • Kemasan: Boks, 10 strip @10 tablet; botol @100 tablet
  • Farmasi: Zenith; Ciubros Farma; Yekatria Farma; Phapros
  • Harga Chlorpheniramine Maleate: Rp900 - Rp2.000/strip

Kegunaan

Fungsi obat chlorpheniramine maleate adalah untuk membantu meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa.

Artikel Lainnya: Saat Flu, Hindari Makanan dan Minuman Ini

Dosis dan Aturan Pakai

Chlorpheniramine maleate termasuk obat keras yang harus sesuai dengan rekomendasi dokter.

Secara umum, aturan penggunaan obat ini adalah sebagai berikut:

Tujuan: antihistamin

Bentuk: tablet

  • Dewasa: 4 mg tiap 4 - 6 jam, maksimal 24 mg per hari. 
  • Anak 6-12 tahun: 2 mg tiap 4 - 6 jam, maksimal 12 mg per hari.
  • Anak 2-5 tahun: 1 mg tiap 4 - 6 jam, maksimal 6 mg per hari.
  • Anak 1-2 tahun: 1 mg sebanyak 2 kali sehari.

Cara Menggunakan

Konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter atau yang terdapat di kemasan.

  • Sebaiknya obat dikonsumsi di waktu yang sama setiap harinya. Jika terlupa satu dosis maka segera minum jika jeda dengan waktu yang berikutnya masih lama. Jika jedanya tidak lama, Anda bisa melewatkan dosis tersebut.
  • Hentikan pengobatan jika alergi yang Anda rasakan sudah hilang atau mereda. Obat ini tidak bisa digunakan jangka panjang.
  • Obat chlorpheniramine maleate dapat Anda konsumsi dalam bentuk tablet sebelum ataupun sesudah makan.
  • Apabila Anda minum obat ini dalam bentuk tablet, ingatlah bahwa mengonsumsi dengan cara dihancurkan atau dikunyah hanya akan melepaskan obat sekaligus sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping.
  • Apabila Anda memiliki kondisi tertentu, seperti hamil atau penyakit lain, berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter.

Cara Penyimpanan

Simpan chlorpheniramine maleate pada suhu ruangan. Lindungi obat dari cahaya matahari langsung.

Efek Samping

Efek samping dari penggunaan chlorpheniramine maleate yang bisa terjadi adalah: 

Artikel Lainnya: Kenali Respons Tubuh Anda Saat Demam

Kontraindikasi

Orang dengan kondisi berikut tidak disarankan minum chlorpheniramine maleate

  • serangan asma akut
  • bayi prematur
  • anak di bawah 2 tahun
  • Neonatus

Interaksi Obat

Obat chlorpheniramine maleate tidak boleh digunakan bersamaan dengan beberapa obat berikut:

  • alkohol
  • depresan SSP
  • antikolinergik
  • monoamine oxidase inhibitor (MAOI)

Peringatan dan Perhatian

  • Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi obat ini jika Anda memiliki riwayat alergi pada chlorpheniramine maleate ataupun dexchlorpheniramine.
  • Informasikan dokter jika Anda memiliki riwayat bronkitis, diabetes, asma, penyakit jantung, hipertensi, glaukoma, gangguan tiroid, liver, gangguan usus dan lambung, masalah prostat, kejang, serta adiksi alkohol.
  • Hindari pemberian chlorpheniramine maleate pada anak usia di bawah 2 tahun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Informasikan dokter jika Anda sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal.
  • Hindari minum chlorpheniramine jika Anda sedang menjalani terapi dengan monoamine oxidase inhibitors.
  • Informasikan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau dalam program kehamilan.
  • Obat ini dapat menyebabkan kantuk dan pusing. Hindari melakukan kegiatan yang menuntut kewaspadaan tinggi, seperti mengemudikan kendaraan.
  • Hindari minuman beralkohol selama terapi karena dapat meningkatkan efek samping obat.

Artikel Lainnya: Waspada, Alergi Dingin Bisa Sebabkan Kematian!

Kategori Kehamilan

Chlorpheniramine maleate masuk kategori B untuk ibu hamil. Artinya, studi pada binatang menunjukkan chlorpheniramine tidak berisiko terhadap janin.

Akan tetapi, belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Peringatan Kehamilan

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat. 

Peringatan Menyusui

Chlorpheniramine dapat terserap ke dalam ASI dan memengaruhi produksi ASI. Jangan menggunakan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Konsultasi dengan dokter bisa dilakukan di sini.

Penyakit Terkait

  • Alergi
  • Demam
  • Flu ringan

Rekomendasi Obat Sejenis

(HNS/AYU)

Artikel Terkait