Sukses

Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid

Masalah nyeri haid adalah masalah yang cukup mengganggu. Apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatasi nyeri haid secara alami? Simak selengkapnya oleh dr. Jessica disini!

Masalah nyeri haid adalah masalah yang cukup mengganggu. Aktivitas terhambat, suasana hati yang buruk dan rasa nyeri yang sangat mengganggu menyebabkan para wanita tidak menyukai nyeri haid.

Namun, terkadang kita tidak dapat menghindari kedatangan sang nyeri haid ini. Cara paling sederhana buat sebagian orang adalah dengan meminum obat pereda nyeri yang dijual bebas semacam parasetamol dan lainnya.

Namun, sebagian orang yang tidak terbiasa meminum obat pereda nyeri acapkali mau tidak mau menelan rasa nyeri haid dengan meringkuk sepanjang waktu diperlukan.

Jangan khawatir, ada saran medis untuk mengatasi dan mencegah nyeri haid yang mengganggu tanpa meminum obat anti-nyeri. Apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatasi nyeri haid secara alami?

Artikel Lainnya: Arti Warna Darah Haid

1 dari 9 halaman

1. Gunakan Kompres

Gunakan kompres hangat di daerah perut bawah. Rasa hangat memang dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Meskipun demikian, dari jenisnya kompres dibagi menjadi dua, yakni kompres dingin dan hangat. Masing-masing memiliki manfaat berikut: 

Kompres Hangat

  • Dilakukan dengan menempelkan kantong karet yang sudah diisi air hangat sebelumnya, atau menempelkan handuk yang telah direndam di dalam air hangat ke bagian tubuh yang nyeri.
  • Untuk kompres air hangat dapat diikuti dengan latihan pergerakan atau pemijatan.
  • Dampak fisiologis dari kompres hangat adalah membuat otot tubuh lebih rileks karena peningkatan suhu pada area tertentu membantu proses vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) sehingga memperlancar peredaran darah. Dengan demikian dapat menurunkan atau menghilangkan rasa nyeri.

Kompres Dingin

  • Kantong karet kompres dapat diisi juga dengan air dingin berisi es. Atau pada beberapa apotik besar dewasa ini sudah menjual kantong berisi es batu (cold pack). Atau Anda bisa juga menempelkan handuk yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin sebelumnya.
  • Dampak fisiologisnya adalah vasokonstriksi (pembuluh darah penguncup) dan penurunan metabolik, membantu mengontrol perdarahan dan pembengkakan karena trauma, mengurangi nyeri, dan menurunkan aktivitas ujung saraf pada otot.

Melakukan kompres harus hati-hati karena dapat menyebabkan jaringan kulit mengalami nekrosis (kematian sel). Untuk itu dianjurkan melakukan kompres dingin tidak lebih dari 30 menit.

Artikel Lainnya: Benarkah Darah Haid Bisa Hilangkan Jerawat?

2 dari 9 halaman

2. Lakukan Pemijatan

Lakukan pemijatan ringan di daerah perut bawah. Lakukan pemijatan dengan gerakan memutar dan ringan dengan menggunakan ujung jari.

  • Gunakan minyak bayi atau krim untuk membantu pemijatan.
  • Lakukan gerakan memijat dengan tenaga secukupnya dengan tidak terlampau kuat, searah jarum jam.

Fungsi dari minyak bayi atau krim dapat juga sekaligus sebagai aroma-therapy membuat efek relaksasi dan meringankan beban nyeri yang Anda rasakan.

Artikel Lainnya: Darah Haid Bau, Benarkah Gejala Kanker Serviks?

3 dari 9 halaman

3. Minum Minuman Hangat

Minuman yang hangat dapat membantu, namun minuman yang mengandung kafein, alkohol dan tinggi gula harus dihindari karena dapat memperparah rasa nyeri. 

Hindari kopi dan teh. Meskipun teh dianggap tidak memiliki kafein, sejatinya teh memiliki kadar kafein. Mengkonsumsi kafein sebanyak 200-300 mg/hari atau setara dengan 2-4 gelas kopi/hari, merupakan batas aman yang dapat ditoleransi oleh orang dewasa yang sehat secara fisik.

Apakah yang terjadi jika saya mengonsumsi kafein terlalu banyak? Konsumsi kafein yang berlebih yaitu lebih dari 500-600 mg/hari, dapat menyebabkan:

  • Insomnia
  • Gelisah
  • Perasaan khawatir
  • Gangguan lambung
  • Denyut nadi lebih cepat
  • Tremor (tangan menjadi gemetar)

Sekalipun kafein dalam jumlah rendah dapat menimbulkan efek samping. Beberapa orang lebih sensitif terhadap kafein, bahkan jika hanya minum 1-2 gelas kopi atau teh dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan seperti: gelisah atau gangguan tidur. Orang yang jarang mengonsumsi kafein cenderung lebih sensitif terhadap efek negatif yang mungkin ditimbulkan. Faktor lainnya adalah berat badan, usia, obat-obatan yang dikonsumsi dan kondisi tertentu.

Jadi, minuman hangat apa yang paling cocok untuk meredakan nyeri haid? Anda dapat mencoba jahe hangat, STMJ (susu-telor-madu-jahe), dan lainnya.

Artikel Lainnya: Darah Haid Sedikit, Normal atau Tidak?

4 dari 9 halaman

4. Atur Pola Makan

Pastikan Anda tidak melewatkan makan. Jangan takut menjadi gemuk. Triknya adalah dengan mengatur porsi makan. Makanlah dengan porsi kecil-kecil namun sering.

Dengan mengatur pola makan demikian, Anda akan mudah mengatur ukuran lingkar perut tanpa khawatir membesar. Jadi, makanlah makanan yang ringan namun dengan frekuensi yang agak sering.

Hindari makanan yang berlemak, minuman bersoda dan usahakan tidak mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori, (bergula tinggi, berbahan pengawet dan lainnya). Buah-buahan segar dapat menjadi pilihan.

Artikel Lainnya: Bau Darah Haid Berbeda dengan Darah Biasa, Ini Sebabnya

5 dari 9 halaman

5. Atur Posisi Paling Nyaman

Terdengar sepele, karena biasanya hal ini naluriah ketika kita merasakan nyeri di bagian tubuh mana pun. Tubuh akan secara refleks alami dan naluriah mencari posisi yang akan meringankan nyeri tubuh.

Namun dalam kondisi tertentu, sering juga terjadi begitu hebatnya rasa nyeri yang dirasakan, sehingga hanya bisa meringis dan melenguh. Sekalipun sudah melakukan mencari posisi terbaik untuk meringankan nyeri. 

Jika demikian, cobalah untuk mencari posisi berbaring jika sudah demikiannya mengganggu. Baringkan tubuh dengan memposisikan kaki sedikit diangkat, kemudiannya kaki dapat diganjal bantal atau benda lainnya. Cara berbaring lainnya adalah Anda dapat lakukan berbaring dengan posisi miring dengan lutut ditekuk. 

Metode relaksasi seperti yoga dan mendengarkan musik yang lembut dapat membantu menenangkan suasana hati. 

Tujuannya adalah guna menurunkan tekanan darah agar diharapkan rasa nyeri dapat menurun. Hindari sementara hal-hal yang mencetuskan tekanan bagi Anda (stressor), dengan demikian akan semakin membantu Anda mencapai relaksasi. 

Artikel Lainnya: Pola Makan Sehat yang Sehat dan Tepat Ketika Haid

6 dari 9 halaman

6. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat merupakan bagian dari upaya relaksasi. Tidak perlu khawatir soal mandi malam-malam menyebabkan rematik, karena hal tersebut tidak benar. Namun soal mandi air hangat, perlu diperhatikan durasi lamanya mandi, khususnya bagi pemilik kulit kering.

Artikel Lainnya: Tubuh tidak Boleh Terbentur Saat Haid, Benarkah?

7 dari 9 halaman

7. Berolahraga

dr. Nadia Octavia mengatakan, Saat sedang nyeri haid, berolahraga mungkin aktivitas terakhir yang ada di pikiran Anda. Ternyata, menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Family Reproductive Health tahun 2015.

Disebutkan bahwa peregangan dan olahraga aerobik saat haid dapat membantu meredakan nyeri haid. Hal ini salah satunya disebabkan oleh adanya pelepasan endorfin saat berolahraga yang bisa menghilangkan rasa nyeri.

Artikel Lainnya: Mengapa Payudara Terasa Nyeri Saat Haid?

8 dari 9 halaman

8. Konsumsi Minyak Ikan dan Vitamin B1

dr. Nadia Octavia Menuturkan, Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Global Journal of Health Science pada tahun 2014, disebutkan bahwa konsumsi minyak ikan dan vitamin B1 dapat mengurangi kram perut saat haid.

Ada dua kelompok remaja yang menjadi partisipan: kelompok pertama diberikan suplemen minyak ikan dan vitamin B1, sedangkan kelompok kedua diberikan placebo. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi suplemen minyak ikan dan vitamin B1 dilaporkan lebih jarang mengalami nyeri haid dibandingkan mereka yang diberikan placebo.

Bila rasa nyeri tidak juga berkurang maka Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas untuk mengurangi rasa nyeri. Jika tidak juga berkurang, kunjungilah dokter Anda untuk pemeriksaan sehingga dapat diketahui penyebab keluhan Anda dengan segera.

5 Komentar

  • Stefani Stefani

    apa penyebab sakit perut diare pd saat haid?

  • Resti Oktaviani

    dok tgl 4 saya mengalami flek cklt lalu sorenya dan bsk sorenya flek brlendir merah tetapi hari ini gak ada flek.memang sii udh masuk menjelang haid besok tapi darah haidnya tak kunjung keluar.itu knp ya dok?

  • Melda Viviane

    dok ingin tanya, normal atau tidak ya kalau nyeri perut haid tetapi nyerinya itu 5 hari setelah haid?? bisa dibilang nyeri haid atau itu karena hal lain?