Sukses

Penjelasan Singkat Piroxicam

Piroxicam adalah obat untuk membantu mengatasi nyeri di persendian. Bagaimana aturan minum obat Piroxicam? Simak penjelasannya di sini!

 

Golongan

Obat keras

Kategori obat

Antiinflamasi nonsteroid

Dikonsumsi oleh

Dewasa 

Bentuk obat

Tablet, kapsul, gel

Piroxicam untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori C pada trimester pertama dan kedua: 

Studi pada hewan memperlihatkan adanya efek samping pada janin. Namun tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil.  Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

 

Kategori D pada trimester ketiga: 

Ada bukti positif efek samping terhadap janin manusia.

 

Peringatan Menyusui:

Piroxicam terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.

Merek Dagang Piroxicam

Tablet: Robilex, Grazeo, Ovtelis, Kifadene

Kapsul: Lexicam, Lanareuma, Flaxicam, Artimatic, Lexicam, Miradene

Gel: Feldene Gel, Infeld Gel, Pirofel Gel, Scandene Gel

Pengertian Piroxicam

Rasa sakit di sendi tulang bisa disebabkan oleh beragam kondisi, misalnya osteoarthritis dan rheumatoid artritis. Untuk mengatasi nyeri persendian tersebut, dokter dapat meresepkan obat Piroxicam.

Selain bermanfaat bagi persendian, Piroxicam juga dapat mengurangi nyeri akibat haid, cedera, pasca-melahirkan, atau operasi. Piroxicam bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin dalam tubuh. 

Prostaglandin adalah zat alami yang memicu rasa nyeri, peradangan, dan pembengkakan. Dengan dihambatnya produksi prostaglandin, nyeri akan bisa ditekan.

Simak penjelasan lengkap obat Piroxicam di bawah ini.

Keterangan Piroxicam

1. Piroxicam Tablet

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
  • Kandungan: Piroxicam 10 mg; Piroxicam 20 mg
  • Kemasan: strip @10 tablet
  • Farmasi: Trifa Raya; First Medifarma; Balatif; Novell; Pharma Lab; Graha Farma; Kimia Farma; Triman; Holi Pharma; Novapharin; Yarindo
  • Harga Piroxicam tablet: Rp2.000 - 8.000/strip

2. Piroxicam Kapsul

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
  • Kandungan: Piroxicam 10 mg; Piroxicam 20 mg
  • Kemasan: strip @10 kapsul
  • Farmasi: Indofarma; Mulia Farma Suci; First Medifarma; Sanbe Farma; Sampharindo Perdana; Tropica Mas; Sejahtera Lestri; Imfarmind; Indofarma 
  • Harga Piroxicam kapsul: Rp2.000 - 8.000/strip

Artikel lainnya: Penyebab Nyeri Sendi yang Paling Umum dan Sering Terjadi

3. Piroxicam Gel

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
  • Kandungan: Piroxicam 0,5%
  • Kemasan: tube @20 mg gel
  • Farmasi: Indofarma; Mulia Farma Suci; First Medifarma; Sanbe Farma; Sampharindo Perdana; Tropica Mas; Sejahtera Lestari; Imfarmind; Indofarma 
  • Harga Piroxicam gel: Rp20.500 - 32.000/tube

Kegunaan Piroxicam

Piroxicam digunakan untuk terapi gangguan pada kondisi :

  • Rheumatoid arthritis
  • Osteoarthritis 
  • Spondilitis ankilosa (radang sendi pada punggung yang membuat bagian punggung belakang terasa nyeri dan kaku)
  • Gangguan muskuloskeletal akut
  • Gout akut

Dosis dan Aturan Pakai Piroxicam

Piroxicam adalah obat keras. Setiap pembelian dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter. 

Berikut adalah aturan minum Piroxicam secara umum.

Tujuan: rheumatoid arthritis, osteoarthritis, spondilitis ankilosa

Bentuk: Tablet atau Kapsul

  • Dosis awal: 20 mg.
  • Dosis pemeliharaan: 20 mg/hari atau jika diperlukan dapat diberikan 10 mg – 30 mg dalam dosis tunggal atau terbagi.

Tujuan: gout akut

Bentuk: tablet atau kapsul

  • Dosis awal: 40 mg sehari sebagai dosis tunggal tunggal atau terbagi selama 4-6 hari.

Tujuan: gangguan muskuloskeletal akut

Bentuk: tablet atau kapsul

  • Dosis awal: 40 mg sehari sebagai dosis tunggal atau dibagi selama 2 hari.
  • Dosis lanjutan: 20 mg/hari selama 7 – 14 hari.

Cara Menggunakan Piroxicam

  • Gunakan Piroxicam sesuai dengan petunjuk dokter
  • Jangan melebihkan ataupun mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter. Hal tersebut berisiko meningkatkan efek samping obat
  • Sebaiknya obat diminum bersamaan dengan makanan untuk mencegah masalah pada lambung
  • Untuk mencegah lupa mengonsumsi obat, sebaiknya obat diminum di waktu yang sama setiap harinya
  • Jika terlewat satu dosis, segera minum saat kamu ingat. Dengan catatan, jarak dengan dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, lupakan dosis yang terlewat
  • Untuk sediaan bentuk gel, khusus digunakan untuk keperluan topikal bukan minum. Hindari gel terkena area sensitif di tubuh, seperti mata

Artikel lainnya: Awas, Rheumatoid Arthritis Bisa Sebabkan Penyakit Paru!

Cara Penyimpanan

Simpan obat Piroxicam pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat yang tidak lembap, dan jauh dari paparan sinar matahari. 

Hindarkan juga dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping Piroxicam

Efek samping Piroxicam yang mungkin terjadi antara lain:

  • Pada dosis lebih dari 20 mg sehari berisiko meningkatkan efek samping perdarahan saluran pencernaan
  • Udema (pembengkakan karena penumpukan cairan)
  • Takikardia (ritme jantung lebih cepat dari normal)
  • Nyeri perut bagian atas
  • Diare, mual muntah, dan mulut kering
  • Sakit kepala dan pusing

Overdosis

Orang-orang dengan riwayat gangguan hati dan ginjal biasanya akan mendapat efek cukup berat jika mengonsumsi Piroxicam secara berlebihan.

Jika kamu mengalami efek samping berat usai menggunakan Piroxicam di atas dosis anjuran, segera hubungi dokter.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Piroxicam pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Piroxicam.

Interaksi Obat Piroxicam

Hindari penggunaan Piroxicam bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Antikoagulan
  • Aspirin
  • Clopidogrel
  • Kortikosteroid
  • Heparin
  • Rivaroxaban
  • Antidepresan penghambat pelepasan selektif serotonin (SSRI)

Penggunaan bersama obat-obat di atas bersama Piroxicam dikhawatirkan dapat menurunkan efektivitas atau meningkatkan risiko toksisitas. 

Artikel lainnya: Jangan Lengah, Ini 3 Gejala Awal Radang Sendi (Osteoartritis)

Peringatan dan Perhatian

  • Piroxicam sebaiknya tidak digunakan pada orang dengan riwayat penyakit jantung atau baru saja menjalani operasi bypass jantung
  • Hindari penggunaan pada orang dengan riwayat gangguan hati, gangguan ginjal, dan gangguan kelainan darah
  • Hindari minum alkohol saat kamu sedang mengonsumsi Piroxicam karena berisiko meningkatkan efek samping obat
  • Informasikan dokter jika kamu sedang hamil, menyusui, ataupun dalam program kehamilan
  • Informasikan kepada dokter bila kamu sedang mengonsumsi obat lainnya, baik herbal maupun kimia

Kategori Kehamilan

Piroxicam masuk dalam kategori C pada trimester pertama dan kedua. Yakni, studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik, embriosidal, atau lainnya). 

Hanya saja, tidak ada studi terkontrol pada wanita; atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. 

Sementara itu, pada trimester ketiga, obat ini masuk dalam kategori D. Yakni obat terbukti berisiko pada janin.

Obat hanya digunakan pada kondisi darurat, atau ketika obat lain yang lebih aman tidak tersedia.

Peringatan Kehamilan 

Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui

Piroxicam dapat terserap ke dalam ASI. Penggunaan Piroxicam pada ibu menyusui sebaiknya ditanyakan kepada dokter dahulu.

Penyakit Terkait Piroxicam

  • Nyeri sendi
  • Nyeri tulang
  • Osteoarthritis 
  • Rheumatoid arthritis

Rekomendasi Obat Sejenis Piroxicam

Jangan sampai kamu dan keluarga jatuh sakit. #JagaSehatmu dengan menggunakan fitur tanya dokter online hanya di KlikDokter

[HNS/NM]

Terakhir diperbaharui: 16 Juni 2022

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Ditinjau: Apt. Sinthiya Nur Azizah., S. Farm

Referensi:

Drugs.com (2022) Piroxicam Pregnancy and Breastfeeding Warnings (https://www.drugs.com/pregnancy/piroxicam.html) 

ISO Indonesia (2018). ISFI Penerbitan. Piroksikam

ISO Farmakoterapi (2013). ISFI Penerbitan. Piroxicam

MedlinePlus (2022). Piroxicam (https://medlineplus.gov/ency/article/002534.htm) 

MIMS (2022). Piroxicam. (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/piroxicam?mtype=generic)