Sukses

Pengertian Licidal

Licidal adalah obat yang memiliki kandungan Cetirizine HCl sebagai zat aktifnya. Licidal tersedia dalam bentuk tablet dan sirup yang diproduksi oleh Holi Pharma. Ceitrizine digunakan untuk mengobati kondisi alergi. Licidal bekerja dengan cara menghambat histamin (senyawa dalam tubuh yang menyebabkan alergi).

Keterangan Licidal

  1. Licidal Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
    • Kandungan: Cetirizine 10 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Holi pharma.
  2. Licidal Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
    • Kandungan: Cetirizine 5 mg/ 5 ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 ml
    • Farmasi: Holi pharma.

Kegunaan Licidal

Licidal digunakan untuk mengobati kondisi alergi.

Dosis & Cara Penggunaan Licidal

Licidal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Licidal juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu.

  • Licidal Tablet
    1 tablet diminum 1 kali sehari
  • Licidal Sirup
    2 sendok teh diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 20-25°C.

Efek Samping Licidal

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Pusing, sakit kepala, kejang-kejang
  • Takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit)
  • Kelelahan
  • Nyeri perut, mulut kering, mual, diare, muntah
  • Ruam.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada penderita gangguan ginjal berat.

Interaksi obat:
Depresi SSP aditif ketika diberikan bersamaan dengan depresan SSP lainnya (misalnya Obat penenang).

Overdosis:

  • Pemberian Licidal yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti kebingungan, diare, pusing, kelelahan, sakit kepala, malaise, gatal, gelisah, sedasi, mengantuk, pingsan, detak jantung cepat, tremor, retensi urin.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik dan suportif (dibantu oleh tenaga medis profesional). Bilas lambung dapat dilakukan setelah konsumsi dini.
Artikel
    Penyakit Terkait