Pernapasan

8 Penyebab Hidung Meler Terus-menerus

dr. Nabila Viera Yovita, 21 Mei 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Hidung meler dapat disebabkan oleh faktor-faktor tertentu, mulai dari gangguan kesehatan hingga hormon. Simak penjelasannya di artikel ini.

8 Penyebab Hidung Meler Terus-menerus

Hampir semua orang pernah mengalamI hidung meler, dengan berbagai penyebab dan karakteristik. Ada yang mengalaminya hanya selama 1-2 hari, ada pula yang lebih dari seminggu. 

Hidung meler dapat terjadi secara terus-menerus maupun tidak. Berikut adalah beberapa penyebab hidung meler dan berair terus-menerus: 

1. Pilek

Pilek disebabkan oleh berbagai virus, yang pada dasarnya akan sembuh dengan sendirinya. Hidung meler akibat pilek sering terjadi 1-3 hari pertama setelah terinfeksi, dari warna bening menjadi kekuningan, bahkan kehijauan. 

Apabila kamu mengalami hidung berair lebih dari 10 hari, kemungkinan kamu mengalami infeksi bakteri yang dapat diatasi dengan antibiotik. Antibiotik ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Artikel lainnya: Kenapa Hidung Berair Saat Menangis? Ini Penjelasan Medisnya

2. Alergi

Terbebas Alergi

Rhinitis alergi dapat menimbulkan hidung meler. Kondisi rhinitis alergi bisa terjadi karena keturunan maupun peradangan (akibat serbuk sari yang ada di udara, dari pohon, bunga, maupun rumput). 

Hidung meler terus-menerus akibat alergi sering kali berwarna bening, tetapi ada pula yang bernanah.

3. Udara Dingin

Pernahkah ketika kamu menikmati udara yang sejuk atau dingin, beberapa saat kemudian hidungmu berair? 

Apabila kamu berada lebih lama lagi di luar, lapisan yang melindungi hidung bagian dalam dapat mengering karena udara dingin dan kering. Kombinasi respons peradangan dan sistem saraf memicu hidung meler.

Artikel lainnya: Pilek Tak Kunjung Sembuh, Awas Sinusitis!

4. Makanan Pedas

Benarkah Makanan Pedas dapat Cetuskan Mag?

Para ahli masih mencari tahu mengapa konsumsi makanan pedas menyebabkan hidung meler. Namun, kamu akan lebih rentan mengalaminya apabila memiliki riwayat rhinitis alergi atau merokok. 

kamu dapat mengurangi gejala yang disebut rhinitis gustatori ini dengan membatasi konsumsi makanan pedas. 

5. Hormon

Ternyata, hormon secara langsung dapat memengaruhi lapisan pada saluran hidung dan mengakibatkan kelenjar mukosa lebih reaktif. Di antaranya ada hormon tiroid, hormon pertumbuhan, dan hormon seks perempuan. 

Ketika hamil, perempuan dapat mengalami hidung yang meler disertai mampet. Ini terjadi karena adanya perubahan pada pembuluh darah tubuh, sehingga membuat pengumpulan darah pada pembuluh darah di hidung.

6. Obat-obatan

Obat-Obatan yang Bisa Menaikkan Kadar Gula Darah

Penyebab hidung meler atau ingusan terus-menerus bisa jadi karena efek samping obat. Sebab, ada beberapa golongan obat yang dapat memicu hidung meler.

Beberapa di antaranya adalah obat untuk kondisi seperti tekanan darah tinggi, nyeri, disfungsi ereksi, depresi, serta penyakit jantung. 

Tak hanya itu, hidung meler bisa merupakan efek samping dari penggunaan pil KB. 

Artikel lainnya: Urutan Gejala Flu dari Hari ke Hari

7. Olahraga

Olahraga aerobik seperti berlari, menari, dan bahkan hubungan intim dapat menjadi penyebab hidung berair. 

Apabila kamu mengalaminya saat sedang aktif di alam terbuka, pada dasarnya kamu lebih mungkin mengalami hidung meler akibat alergi, cuaca dingin, maupun karena iritan lainnya.

8. Benda Asing

Terdapatnya benda asing di hidung lebih sering ditemukan pada anak-anak dibandingkan dewasa, dan bisa menjadi penyebab ingus tidak berhenti. 

Beberapa contohnya adalah bebatuan, bagian mainan yang kecil, dan penghapus karet. 

Hidung meler akibat benda asing terjadi karena adanya peradangan. Selain hidung berair, ciri-ciri lainnya adalah dapat berbau, mengandung nanah atau darah, dan disertai gejala bersin dan nyeri kepala. Benda asing ini harus dikeluarkan oleh dokter.

Gunakanlah nasal spray atau semprot hidung yang dapat dibeli bebas untuk membersihkan rongga hidung. Kamu juga bisa membuat larutan garam sendiri di rumah untuk mencuci hidung. 

Apabila kamu juga mengalami hidung tersumbat, minum obat-obatan yang mengandung:

  • dekongestan dapat mengurangi peradangan
  • Antihistamin dapat mengurangi gejala hidung meler, gatal, dan bersin. 

Kamu bisa dengan mudah menemukan obat dengan kandungan tersebut, kok. Misalnya saja Mixagrip yang juga mengandung CTM untuk redakan gejala flu.

Pastikan kamu mengonsumsi air putih yang cukup untuk menjaga mukosa hidung tetap tipis dan mudah untuk dibersihkan. 

Hindari pemicu spesifik yang kamu ketahui menimbulkan gejala, dan seringlah mengeluarkan ingus dari hidung untuk membuang lendir berlebihan.

Terdapat berbagai hal yang bisa menjadi penyebab hidung meler. Ini sering kali dipicu oleh kondisi kesehatan seperti alergi dan infeksi. Namun, bisa juga diakibatkan oleh makanan, obat, dan perubahan hormon. 

Apabila hidung mengeluarkan cairan terus-menerus selama lebih dari 10 hari maupun disertai demam atau ingus berdarah, segeralah temui dokter.

Jika kamu masih punya pertanyaan mengenai topik ini, jangan ragu konsultasi dengan dokter dengan fitur Tanya Dokter atau Buat Janji di aplikasi KlikDokter. Jangan lupa untuk selalu #JagaSehatmu!

[RS]

Hidung meler
Hidung
Pilek