Obat Alergi

Alergine

Klikdokter, 29 Jun 2022

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Alergine adalah obat tablet untuk mengatasi gejala alergi, seperti gatal, mata berair, dan bersin-bersin.

Pengertian

Alergine adalah obat sediaan tablet yang mengandung cetirizine. 

Alergine berfungsi untuk mengatasi gejala alergi, seperti ruam kulit, mata kemerahan dan berair, hidung tersumbat, serta bersin-bersin.

Artikel Lainnya: Bahaya Menahan Bersin, Gendang Telinga Pecah Hingga Tulang Retak

Keterangan

Sebelum digunakan, perhatikan keterangan obat Alergine berikut ini:

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin
  • Kandungan: Cetirizine HCl 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @10 Tablet
  • Farmasi: Kimia Farma
  • Harga: Rp 45.000 - Rp 80.000/ Strip

Kegunaan

Obat Alergine digunakan untuk menangani gejala alergi.

Artikel Lainnya: Hidung Berair, Akibat Sinusitis atau Alergi?

Dosis & Cara Penggunaan

Karena tergolong obat keras, penggunaan Alergine harus dengan resep dokter. 

Dosis penggunaan Alergine secara umum adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 1 tablet 1x sehari
  • Penderita gangguan fungsi ginjal: kurangi dosis hingga ½ tablet setiap hari

Cara Penyimpanan

Simpan di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping

Efek samping penggunaan Alergine, antara lain:

  • Batuk
  • Mengantuk
  • Rasa lelah
  • Pusing
  • Faringitis
  • Sakit perut
  • Mulut kering
  • Diare
  • Insomnia
  • Mimisan
  • Bronkospasme
  • Mual dan muntah

Artikel Lainnya: Mata Terus Berair, Kapan Anda Perlu Khawatir?

Overdosis

Gejala kelebihan kandungan cetirizine di dalam tubuh, antara lain:

  • Diare
  • Rasa lelah
  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Malaise
  • Pruritus
  • Midriasis (pelebaran pupil)
  • Gelisah
  • Pingsan
  • Takikardia
  • Tremor
  • Retensi urine

Kontraindikasi

Sebaiknya Alergine tidak digunakan pada orang memiliki kondisi di bawah ini:

  • Hipersensitif
  • Wanita menyusui

Interaksi Obat

Alergine tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat depresan susunan saraf pusat lainnya (misalnya obat penenang, tranquilizer), karena dapat mengakibatkan aditif depresi susunan saraf pusat.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian pada reproduksi hewan tidak memperlihatkan adanya risiko pada janin. Namun, penelitian pada wanita hamil masih sangat terbatas.

Jika kamu mau lebih banyak tahu tentang informasi obat lainnya, download aplikasi KlikDokter. Kamu juga bisa konsultasi dokter online gratis.