Sukses

Pengertian Flamicort

Flamicort merupakan obat anti peradangan yang di produksi oleh Dexa Medica. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan injeksi. Flamicort mengandung Triamcinolone yang merupakan salah satu golongan obat kortikosteroid. Flamicort di gunakan untuk mengatasi alergi, mengatasi peradangan pada kulit, mempercepat pengeluaran urin pada penderita sindrom nefrotik (kerusakan pada ginjal yang menyebabkan kadar protein di dalam urine meningkat), dan di gunakan sebagai terapi tambahan jangka pendek untuk penyakit radang sendi.

Keterangan Flamicort

  1. Flamicort Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid
    • Kandungan: Triamcinolone 4 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Dexa Medica
  2. Flamicort Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid
    • Kandungan: Triamcinolone Acetonide
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 5 ml
    • Farmasi: Dexa Medica.

Kegunaan Flamicort

Flamicort di gunakan untuk mengatasi alergi, peradangan pada kulit, dan sebagai terapi tambahan pada penyakit radang sendi.

Dosis & Cara Penggunaan Flamicort

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Flamicort Tablet:
Dosis awal: 4 mg-48 mg per hari.

Flamicort Injeksi:
Dewasa: Dosis awal: 60 mg per hari melalui injeksi intramuskular (melalui otot). Dosis dapat di sesuaikan menjadi 40-80 mg, tergantung dengan respon pasien, atau dapat di kurangi menjadi dosis 20 mg.
Anak usia 6-12 tahun: Dosis awal: 40 mg. Dosis di sesuaikan dengan keparahan penyakit pasien.

Efek Samping Flamicort

Efek samping yang mungkin muncul selama penggunaan Flamicort, antara lain:
- Gangguan saluran cerna
- Perubahan pikiran
- Nafsu makan meningkat
- Peningkatan kerapuhan kulit
- Hiperglikemik (kadar gula darah lebih tinggi dari normal)
- Hipertensi (tekanan darah tinggi)
- Gagal jantung kongesif.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian Flamicort pada pasien:
- Hipersensitif.
- Penderita infeksi jamur sistemik.
- Penderita purpura trombositopenik idiopatik.

Interaksi Obat:

  • Akan merusak kontrol glukosa darah jika di berikan bersamaan dengan insulin & agen hipoglikemik oral.
  • Meningkatnya risiko pengembangan tukak peptik & perdarahan saluran pencernaan jika di berikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid.
  • Antagonis blokade neuromuskuler oleh pancuronium.
  • Dapat meningkatkan risiko hipokalemia jika di berikan bersamaan dengan simpatomimetik & teofilin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Flamicort Injeksi ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait