Otot dan Sendi

Mudah Dilakukan, Ini 7 Olahraga untuk Mencegah Nyeri Sendi

Redaksi KlikDokter, 20 Mar 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Tahukah kamu bahwa olahraga dapat meringankan bahkan mencegah nyeri sendi? Yuk simak olahraga apa saja.

Mudah Dilakukan, Ini 7 Olahraga untuk Mencegah Nyeri Sendi

Kamu merasa sakit dan nyeri di sendi-sendi? Ada banyak hal yang dapat menimbulkan nyeri sendi, dari penyakit tertentu seperti radang sendi hingga kebiasaan mager

Nah, kamu bisa mencegah nyeri sendi kambuh dengan melakukan olahraga dan gerakan sederhana. Olahraga rutin selama 30 menit sehari terbukti dapat membantu persendian tetap lentur  dan memperkuat otot yang menopang lutut serta pinggul kamu, lho. 

Berikut ini adalah olahraga untuk mencegah nyeri sendi kambuh di kemudian hari.

1. Jalan Kaki

Olahraga yang bisa kamu coba untuk mencegah nyeri sendi kambuh adalah jalan kaki rutin. American College of Sports Medicine merekomendasikan untuk jalan kaki 3-5 kali seminggu selama 30 menit.

Namun, hindari melakukannya jika kamu merasakan nyeri berlebih pada lutut. Hal ini karena intensitas yang lebih tinggi atau bahkan olahraga lari malah akan membebani kerja sendi.

2. Berenang

Olahraga berenang cocok bagi kamu yang punya masalah nyeri sendi. Olahraga ini tidak membebani sendi, tapi tetap bisa melatih kekuatan dan peregangan otot-otot kamu. 

Agar tidak nyeri sendi di kemudian hari, kamu bisa coba berjalan atau sekadar duduk dan menggerak-gerakan kaki di dalam kolam. Gerakan ringan tersebut dapat membuat sendi kamu aktif dan melancarkan cairan pelumas sendi.

Jika cairan pelumas lancar, dapat mencegah gesekan antara sendi-sendi sehingga tidak memicu nyeri sendi.

Artikel Lainnya: Waspada, Ini Deretan Penyebab Nyeri Sendi yang Mesti Kamu Ketahui

3. Bersepeda

Bersepeda adalah olahraga yang cocok untuk mencegah nyeri sendi kambuh. Saat bersepeda, kaki kamu mengayuh sepeda sehingga sendi lutut menjadi aktif bergerak.

Selain itu, bersepeda bagus sebagai olahraga untuk sendi karena memperkuat dan meregangkan otot sekitar sendi.

Sebenarnya bersepeda yang disarankan adalah menggunakan sepeda statis karena bebannya bisa diatur. Meskipun begitu, sepeda biasa juga tetap direkomendasikan, tapi jarak dan permukaan jalannya perlu diperhatikan agar intensitasnya tidak terlalu berat.

4. Latihan Beban Kaki

Meski terdengar berat, sebenarnya latihan beban kaki adalah bagian penting dari olahraga untuk kamu yang punya masalah sendi. Latihan beban kaki dapat melatih kekuatan otot sendi agar tetap stabil dan melancarkan pelumas dalam sendi.

Latihan beban kaki tidak harus dilakukan di pusat kebugaran menggunakan alat. Kamu tetap bisa melakukannya dengan gerakan sederhana dengan melihat dari aplikasi atau video di internet.

Artikel Lainnya: Artikel Lainnya: Awas, Anak Muda Juga Bisa Terkena Nyeri Sendi!

5. Yoga

Yoga merupakan salah satu olahraga yang dapat bermanfaat untuk pengidap gangguan sendi. Dengan melakukan yoga, kamu bisa relaksasi dan meregangkan otot-ototmu, khususnya otot paha serta kaki.

Selain untuk melatih kekuatan otot, olahraga ini bisa melatih sendi kamu agar lebih fleksibel dan tidak kaku, sehingga mencegah nyeri sendi.

6. Tai Chi

Olahraga bela diri yang berasal dari Tiongkok ini mengajarkan meditasi dan gerakan otot sendi dengan intensitas ringan.

Tujuan tai chi adalah untuk meminimalkan rasa nyeri, meningkatkan keseimbangan, dan baik untuk otot tubuh. Luangkan waktu 20-40 menit setiap harinya untuk olahraga tai chi, agar manfaatnya lebih maksimal.

7. Peregangan atau stretching

Melakukan peregangan secara rutin akan membantu melenturkan dan meningkatkan jangkauan gerak sendi kamu, lho. Misalnya dengan peregangan satu lutut ke dada. 

Berikut cara gerakan peregangan untuk mencegah nyeri sendi, yang bisa kamu coba di rumah:

  1. Berbaring telentang dan tekuk kedua lutut
  2. Pastikan kakimu rata di tempat tidur
  3. Pegang lutut kanan dengan kedua tangan
  4. Tarik perlahan lutut ke arah dada

Ketika melakukan gerakan ini, rasakan regangan di bagian belakang kaki dan punggung bawah. Tahan selama sekitar 30 detik lalu lepaskan perlahan. Ulangi peregangan yang sama dengan lutut kiri lalu ulangi 2 hingga 3 kali di kedua sisi. 

Supaya nyeri sendi tidak muncul lagi, kamu bisa melakukan gerakan ini rutin di pagi hari dan sebelum tidur malam. 

Selain melakukan olahraga di atas, kamu juga bisa menggunakan suplemen yang mengandung Glucosamine dan Chondroitin, untuk menjaga kesehatan sendi. 

Dari banyak penelitian disebutkan bahwa kedua kandungan tersebut dapat memperlambat kerusakan tulang rawan di persendian, bisa mengurangi rasa sakit serta bengkak. 

Salah satu suplemen untuk sendi yang bisa kamu coba adalah hemaviton JointCare MAX. Dilengkapi dengan Improved Joint Support Formula, mengandung Glucosamine (500 mg) dan Chondroitin (400 mg), hemaviton JointCare Max bisa membantu pembentukan tulang rawan serta cairan pelumas sendi. 

Selain itu, hemaviton JointCare Max mengandung MSM 200mg yang mampu meredakan gejala nyeri sendi. 

Nah, kira-kira kamu akan mulai coba olahraga yang mana? Jika ada pertanyaan soal masalah sendi atau gangguan kesehatan lain, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter di KlikDokter, ya! Yuk, cintai sendi dan #JagaSehatmu dari sekarang!

(NM)

Advertorial
  • Hammad, Y.H., Magid, H.R. and Sobhy, M.M. (2015) “Clinical and biochemical study of the comparative efficacy of topical versus oral glucosamine/chondroitin sulfate on osteoarthritis of the knee,” The Egyptian Rheumatologist, 37(2), pp. 85–91. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ejr.2014.06.007.
  • Hiroaki MATSUNO, Hiroshi NAKAMURA, Kou KATAYAMA, Seigaku HAYASHI, Syogo KANO, Kazuo YUDOH & Yoshinobu KISO (2009) Effects of an Oral Administration of Glucosamine-Chondroitin-Quercetin Glucoside on the Synovial Fluid Properties in Patients with Osteoarthritis and Rheumatoid Arthritis, Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry, 73:2, 288-292, DOI: 10.1271/bbb.80418