Otot dan Sendi

Waspada, Ini Deretan Penyebab Nyeri Sendi yang Mesti Kamu Ketahui

dr. Sepriani Timurtini Limbong, 09 Mar 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Tahukah kamu bahwa nyeri sendi bisa terjadi pada siapa saja, bahkan di usia muda? Yuk, kenali apa saja penyebab nyeri sendi berikut ini.

Waspada, Ini Deretan Penyebab Nyeri Sendi yang Mesti Kamu Ketahui

Nyeri sendi bisa dialami oleh siapapun, baik usia tua maupun muda, yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, bila dibiarkan dan berlangsung lama, nyeri bisa makin parah dan mengakibatkan kerusakan sendi secara permanen.

Sebenarnya ada berbagai hal yang bisa jadi penyebab nyeri sendi, dari kebiasaan sehari-hari, hingga penyakit tertentu. Agar kamu lebih waspada, yuk, simak apa saja faktor risiko dan penyebab nyeri sendi berikut ini.

Faktor Risiko Nyeri Sendi 

Walaupun nyeri sendi bisa dialami oleh siapa saja, tapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kamu terkena nyeri sendi. 

1. Usia Lanjut

Kaum usia lanjut rentan mengalami nyeri sendi. Karena, seiring bertambahnya usia, cairan pelumas sendi pun akan berkurang, sehingga akan mudah mengalami gesekan dan nyeri.

2. Kelebihan Berat Badan

Kegemukan atau obesitas akan membuat beban sendi semakin tinggi, sehingga menimbulkan nyeri sendi.

Menurut American Association of Orthopaedic Surgeons menyatakan bahwa orang yang obesitas 20 kali lebih berisiko mengalami nyeri sendi ketimbang orang dengan berat badan normal. 

3. Gerakan Berulang pada Satu Sendi

Pada para pekerja yang melakukan gerakan tertentu secara berulang di satu sendi, itu akan membuat sendi tersebut mudah mengalami peradangan dan timbullah nyeri.

Artikel Lainnya: Berendam Air Garam, Cara Redakan Nyeri Sendi Akibat Asam Urat

4. Kurang Aktivitas Fisik 

Kurang aktivitas fisik sudah tentu membuat kamu berisiko memiliki berat badan berlebih. Seperti dijelaskan sebelumnya, orang dengan obesitas sangat berisiko mengalami nyeri sendi. 

Selain itu, kebiasaan duduk, berbaring, dan jarang olahraga bisa membuat sendi dan otot penyokongnya tidak terlatih dengan baik. Akibatnya, nyeri sendi pun mudah terjadi.

5. Merokok 

Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan reaksi peradangan di seluruh tubuh, termasuk di sendi.

Dilansir dari Cleveland Clinic, nikotin pada rokok dapat meningkatkan risiko nyeri sendi. Bahkan dalam berbagai penelitian disebutkan bahwa nikotin dapat memicu nyeri sendi kronis. 

Penyakit Penyebab Nyeri Sendi

Beberapa hal di atas merupakan faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami nyeri sendi.


Nyeri Sendi, Haruskah Minum Obat?

Sedangkan nyeri sendiri umumnya disebabkan oleh adanya penyakit tertentu. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan nyeri sendi. 

1. Cedera

Cedera adalah salah satu penyebab nyeri sendi yang cukup sering. Saat cedera, sendi akan mengalami peradangan, bahkan kerusakan. Tak hanya sendi, otot dan ligamen di sekitar sendi pun turut terlibat.

Artikel Lainnya: Persendian Sering Sakit, Sudah Pasti Asam Urat?

Namun, apabila cedera sifatnya ringan dan ditangani dengan tepat, nyeri sendi akan cepat mereda dan fungsi sendi pun kembali normal.

2. Osteoartritis

Selain karena sebab-sebab di atas, nyeri sendi juga dapat terjadi akibat peradangan pada sendi atau yang dikenal dengan artritis. Salah satunya adalah osteoarthritis.

Osteoartritis adalah terjadinya peradangan sendi karena terkikisnya bantalan tulang rawan yang melapisi ujung tulang. Hal ini menimbulkan banyak terjadi pergesekan antara tulang dan menimbulkan nyeri. 

Sendi yang biasa terkena adalah sendi yang banyak menopang bobot tubuh, yaitu sendi panggul, lutut, dan tulang belakang. Penyakit ini juga berhubungan dengan proses penuaan.

3. Rheumatoid Artritis

Rheumatoid artritis lebih banyak terjadi di usia muda dan mengenai sendi yang lebih kecil. Kaum wanita lebih rentan mengalami penyakit ini dibandingkan pria.

Artikel Lainnya: Inilah yang Dapat Dilakukan untuk Meredakan Nyeri Sendi

4. Gout Artritis

Gout artritis merupakan peradangan sendi yang terjadi karena asam urat yang menumpuk, sehingga menjadi kristal di sendi.

Proses tersebut membuat nyeri sendi dan biasa timbul di jari tangan, jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut yang timbul tiba-tiba, diikuti sendi yang teraba hangat, merah, dan bengkak, terutama saat serangan gout. 

5. Lupus

Penyakit autoimun juga dapat menyebabkan nyeri sendi. Salah satunya adalah systemic lupus erythematosus atau lupus. Penyakit ini dapat menyerang sendi, kulit, pembuluh darah, dan organ tubuh lainnya.

6. Infeksi Virus

Penyakit akibat infeksi virus juga erat hubungannya dengan keluhan nyeri sendi. Beberapa yang mungkin familier adalah demam berdarah dengue, chikungunya, atau rubela.

Pada kasus-kasus tersebut, nyeri sendi bisa terjadi tiba-tiba dan menyerang seluruh sendi di tubuh. Rasanya mirip dengan pegal-pegal.

Artikel Lainnya: Kenali Penyebabnya Agar Dapat Meredakan Nyeri Sendi

Konsumsi Glukosamin dan Kondroitin untuk Cegah Nyeri Sendi

Agar sendi kamu selalu sehat, kamu bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin. Pasalnya, dalam berbagai studi disebutkan bahwa kedua zat ini dapat melindungi dan menjaga kesehatan sendi. 

Glukosamin dan kondroitin adalah zat yang diproduksi tubuh untuk menjaga kesehatan tulang rawan dan persendian. 

Sayangnya, seiring bertambahnya usia, produksi glukosamin dan kondroitin akan berkurang. Karena itu, kamu butuh suplemen yang mengandung kedua zat tersebut untuk mencegah nyeri sendi.

Manfaat glukosamin untuk sendi sudah dibuktikan dalam berbagai penelitian, salah satunya penelitian yang dimuat dalam jurnal Semin Arthritis Rheum. Penelitian tersebut dilakukan selama 2,5 tahun pada wanita overweight usia 50-60 tahun. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan suplemen glukosamin dapat menurunkan nyeri sendi kronis dan menurunkan risiko arthritis. 

Penelitian seputar fungsi kondroitin untuk menjaga kesehatan sendi pun juga sudah banyak dilakukan. Dari 43 penelitian yang dilakukan, suplemen kondroitin yang dikombinasikan dengan glukosamin dapat mencegah nyeri sendi pada penderita osteoarthritis. 

Selain mengonsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin, kamu juga sebaiknya mencegah berbagai faktor penyebab nyeri sendi. Misalnya, bila overweight atau obesitas, sebaiknya kamu kurangi berat badan dengan cara menerapkan pola hidup sehat. 

Jangan biarkan nyeri sendi merenggut kenyamanan dalam beraktivitas. Segera cari tahu penyebab nyeri sendi dan tangani dengan tepat. 

Jangan sungkan untuk konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Kamu juga bisa manfaatkan fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi dengan dokter. Yuk cintai sendimu mulai sekarang!

(NM)

Peradangan sendi
Nyeri Sendi
  • Cleveland Clinic. Why Smoking Will Worsen Your Chronic Pain. Diakses pada 2023
  • American Association of Orthopaedic Surgeons. The Impact of Obesity on Bone and Joint Health. Diakses pada 2023
  • Gregori D, Giacovelli G, Minto C, Barbetta B, Gualtieri F, Azzolina D, Vaghi P, Rovati LC. Association of Pharmacological Treatments With Long-term Pain Control in Patients With Knee Osteoarthritis: A Systematic Review and Meta-analysis. JAMA. 2018 Dec 25;320(24):2564-2579. doi: 10.1001/jama.2018.19319. PMID: 30575881; PMCID: PMC6583519.
  • Runhaar J, Deroisy R, van Middelkoop M, Barretta F, Barbetta B, Oei EH, Vroegindeweij D, Giacovelli G, Bruyère O, Rovati LC, Reginster JY, Bierma-Zeinstra SM. The role of diet and exercise and of glucosamine sulfate in the prevention of knee osteoarthritis: Further results from the PRevention of knee Osteoarthritis in Overweight Females (PROOF) study. Semin Arthritis Rheum. 2016 Feb;45(4 Suppl):S42-8. doi: 10.1016/j.semarthrit.2015.11.001. Epub 2015 Nov 19. PMID: 26806185.
  • Singh JA, Noorbaloochi S, MacDonald R, Maxwell LJ. Chondroitin for osteoarthritis. Cochrane Database Syst Rev. 2015 Jan 28;1(1):CD005614. doi: 10.1002/14651858.CD005614.pub2. PMID: 25629804; PMCID: PMC4881293.