Otot dan Sendi

7 Penyebab Badan Sering Pegal dan lemas

Badan pegal dan lemas wajar terjadi apabila hanya dirasakan sesekali. Lalu, bagaimana jika keluhannya sering? Apa penyebab badan sering pegal dan lemas? Yuk, cari tahu!

7 Penyebab Badan Sering Pegal dan lemas

Badan pegal-pegal adalah keluhan yang umumnya tidak berbahaya. Meski begitu, Anda tetap harus waspada, karena keluhan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selain itu, Anda pun perlu berhati-hati, khususnya jika terlalu sering mengalami pegal linu. Kewaspadaan juga mesti ditingkatkan apabila keluhan disertai dengan gejala nyeri yang bersifat tajam atau tumpul dan menetap.

Artikel lainnya: Badan Pegal Usai Hubungan Seks, Cek 5 Penyebabnya

1. Infeksi

Pilek, flu, dan infeksi virus maupun bakteri dapat menyebabkan keluhan badan pegal. 

Kondisi tersebut terjadi karena sistem imunitas tubuh akan mengirim sel darah putih untuk membasmi infeksi yang terjadi. Hal ini berujung pada peradangan, yang membuat tubuh terasa pegal dan kaku. 

2. Obat-obatan

Terdapat beberapa golongan obat yang dapat memberikan efek samping berupa badan pegal dan kaku. Obat-obatan tersebut, misalnya statin (antikolesterol) dan penurun tekanan darah.

Selain itu, seseorang yang tiba-tiba menghentikan konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dari penggunaan rutin juga dapat mengalami efek serupa.

3. Retensi Cairan

Tubuh yang menyimpan cadangan air terlalu banyak berisiko lebih tinggi mengalami peradangan dan pembengkakan. Jika terjadi, kondisi tersebut dapat menimbulkan kram dan nyeri otot yang terasa tajam.

Kondisi-kondisi yang dapat membuat tubuh menyimpan terlalu banyak cairan, misalnya gangguan tiroid, gagal jantung, sirosis hati, malnutrisi berat, penyakit ginjal kronis, insufisiensi vena, dan masalah drainase pembuluh limfa.

Artikel Lainnya: Tips Meredakan Nyeri Otot Setelah Berolahraga

4. Kekurangan Kalium

Hipokalemia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan kalium dalam aliran darah. Padahal, senyawa tersebut berperan dalam menjaga fungsi saraf dan otot. 

Karenanya, jika darah kekurangan kadar kalium, tubuh akan merasakan nyeri, lemah, lelah berlebihan, serta kram otot.

5. Stres

Tubuh dapat mengalami tegang berlebih ketika Anda sedang stres. Selain itu, kondisi tersebut pun bisa melemahkan daya tahan tubuh Anda, lho

Saat stres, otot akan secara otomatis menegang dan memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi maupun peradangan.

Artikel Lainnya: Badan Sering Pegal meski Sering Olahraga, Apa yang Salah?

6. Dehidrasi

Minum air putih setidaknya 2 liter atau 8 gelas dalam sehari adalah hal yang perlu dilakukan agar tubuh tetap berfungsi dengan baik. 

Apabila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, Anda bisa mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan. Kondisi ini dapat mencetuskan badan sering pegal dan mudah lelah.

7. Kurang Tidur

Tidak mendapatkan tidur yang cukup secara terus-menerus bisa membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan sel dan jaringan. Akibatnya, Anda akan merasa pegal-pegal, badan lemas, dan sulit untuk beraktivitas.

Parahnya, seseorang dengan nyeri kronis cenderung mengalami kesulitan tidur. Di satu sisi, orang yang sulit tidur atau insomnia lebih sering mengalami nyeri kronis. 

Ketika rasa pegal masih dapat ditoleransi, cobalah untuk memperbanyak istirahat. Pastikan pula mengonsumsi cairan sebanyak 2 liter dalam sehari, baik melalui air putih, jus buah murni, atau sup.

Anda pun bisa mandi menggunakan air hangat guna mengurangi ketegangan pada otot. Jika perlu, konsumsilah juga obat parasetamol atau ibuprofen sesuai anjuran. 

Jika dalam 2 minggu tidak ada perbaikan kondisi atau keluhan dirasakan semakin parah, Anda sebaiknya segera berobat ke dokter. Jika ingin berkonsultasi secara daring, Anda pun bisa melakukannya melalui Tanya Dokter 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

Pegal