Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Timbul Jerawat Pada Testis, Normal atau Tidak?

Jerawat pada skrotum biasanya tidak berbahaya, tetapi mungkin juga merupakan tanda virus atau infeksi. Cari tahu info lengkapnya di sini.

Pasti selama ini Anda menganggap jerawat hanya bisa terjadi di wajah, leher, atau punggung saja, kan? Jangan salah, jerawat bisa timbul di area tubuh manapun yang berpori-pori, termasuk testis pria. Kira-kira, apakah jerawat di testis itu normal dan tidak berbahaya? Yuk, cari tahu ulasan lengkapnya di bawah ini.

Normal atau Tidak, Kalau Ada Jerawat di Testis?

Jerawat (acne) di testis adalah hal normal dan biasanya tidak berbahaya. Sebelumnya, perlu diketahui dulu, bahwa testis adalah buah zakar yang dilapisi oleh skrotum (kantong buah zakar). Pada kantong skrotum, terdapat banyak folikel dan pori-pori tempat rambut tumbuh dari dalam.

Jerawat dapat muncul pada skrotum testis karena ada sel kulit mati, kotoran, dan minyak alami tubuh yang dapat menyumbat pori-pori kulit skrotum. Alhasil, pori-pori di kulit testis mengalami peradangan dan menimbulkan jerawat.

Berikut adalah faktor risiko yang menyebabkan testis berjerawat:

  • Bagian testis dan selangkangan sering berkeringat
  • Area testis lembap
  • Kulit skrotum iritasi karena bergesekkan dengan pakaian
  • Testis sering tertahan bagian tubuh lain, seperti paha misalnya

Artikel lainnya: Khusus Pria, Ini Penyebab Jerawat di Penis yang Wajib Diketahui!

Pada skrotum, jerawat mungkin terlihat seperti kumpulan benjolan kecil di satu area, mirip white head. Meski demikian, jerawat pada buah zakar ini biasanya bisa hilang sendirinya tanpa perawatan.

Ada yang harus diperhatikan juga, kondisi jerawat normal hanya muncul bila benjolannya muncul di luar kulit testis, ya. Benjolan jerawat di testis kadang berwarna kemerahan, bengkak, dan ada nanah di dalamnya.

Apabila benjolan muncul dari dalam kulit dan ciri-cirinya tidak seperti jerawat pada umumnya, maka bisa dipastikan itu kondisi atau masalah kesehatan lain pada testis.

Benjolan yang disertai perubahan warna pada skrotum, mungkin merupakan tanda penyakit menular seksual (IMS) seperti herpes, kutu rambut kemaluan, dan sipilis.

Selain itu, testis Anda kemungkinan juga dapat mengalami kista bila benjolannya cukup besar.  Untuk memastikannya, Anda perlu didiagnosis dan diobati oleh dokter.

Artikel lainnya: Inilah Biang Kerok Gatal Pada Area Vital Pria

1 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Jerawat di Testis

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi jerawat di testis, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Gunakan kain bersih dan air hangat, buat menjadi kompresan. Basuh atau letakkan kain di area buah zakar yang berjerawat. Lakukan ini setidaknya selama 20 menit sebanyak 4 kali sehari.
  2. Oleskan sedikit minyak jarak ke jerawat yang mengandung antibakteri alami. Minyak jarak dapat membantu mengurangi infeksi. Setelah digunakan selama beberapa saat, bilas menggunakan sabun berbahan lembut dan kain bersih, cara ini bisa digunakan saat Anda mandi.
  3. Gunakan krim atau salep antibakteri oles pada kulit testis yang berjerawat untuk membantu mengurangi peradangan infeksi bakteri atau jamur. Untuk amannya, konsultasi dan minta resep obat krim antibakteri ke dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan salep obat antibiotik yang mengandung polymoxin B sulfate, bacitracin zinc, dan neomycin.

Artikel lainnya: Penis Gatal dan Berbau, Tanda Penyakit Apa?

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Jerawat Buah Zakar Muncul

Sama halnya dengan acne di wajah, jerawat di testis juga bisa dicegah. Untuk mencegahnya, Anda wajib menjaga kebersihan area kelamin dengan beberapa cara berikut:

  1. Bersihkan diri dengan mandi teratur, setidaknya sekali sehari.
  2. Jangan mengenakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan sintetis. Kenakan celana dalam dengan bahan katun 100%. Ini berguna untuk memungkinkan area alat kelamin mendapatkan sirkulasi aliran udara.
  3. Jangan mengenakan pakaian ketat, karena  bisa menyebabkan kulit mendapatkan banyak gesekan, jerawat pun lebih mungkin muncul.
  4. Jangan mencabut atau waxing rambut skrotum. Ini dapat mengiritasi folikel dan kulit buah zakar. Bicaralah dengan dokter tentang cara menghilangkan bulu yang aman.
  5. Pakai kondom saat berhubungan seks untuk melindungi area kelamin dari paparan bakteri, virus, dan benda asing lainnya. Ini juga dapat mencegah jerawat pada buah zakar dan penularan penyakit seksual.

Nah, kini Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jerawat di testis, karena hal ini normal. Apabila jerawat tidak kunjung sembuh, segera ke dokter untuk diobati. Untuk konsultasi praktis mengenai masalah jerawat di buah zakar, jangan ragu ajukan pertanyaan pada dokter lewat fitur Live Chat, hanya di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar