Masalah Kulit

Komedo Putih

dr. Marsita Ayu Lestari, 06 Sep 2023

Ditinjau Oleh

Komedo putih adalah masalah kulit yang muncul akibat penumpukkan sel kulit mati, minyak, dan bakteri pada pori-pori wajah. Jika kondisi cukup parah, komedo juga bisa memicu kecemasan dan depresi.

Komedo Putih

Komedo putih (whitehead)

Dokter Spesialis

Spesialis kulit dan kelamin atau spesialis dermatologi dan venereologi

Gejala 

Benjolan berwarna putih atau kekuningan, muncul di area kulit berminyak, umumnya tidak nyeri

Faktor Risiko

Remaja, perubahan hormon, genetik, penggunaan obat  (steroid, antikonvulsan, lithium), penggunaan kosmetik (acnegenic, comedogenic), stress, mengonsumsi makanan manis dan berlemak, tidak membersihkan wajah secara teratur, pajanan sinar matahari yang berlebihan, polusi

Cara Diagnosis 

Wawancara medis, pemeriksaan fisik

Pengobatan 

Terapi topikal, oral, dan tambahan

Obat

Bergantung kondisi penderita

Komplikasi

Infeksi, jaringan parut, kecemasan, depresi

Kapan harus ke dokter?

Terdapat gejala dan tanda komedo putih

Pengertian Komedo Putih

Komedo putih adalah salah satu bentuk jerawat yang muncul ketika sel kulit mati, minyak, dan bakteri menutupi kelenjar minyak kulit. Bentuk komedo putih berupa benjolan berwarna putih atau kekuningan, dikenal juga sebagai whitehead dan komedo tertutup.

Komedo putih sering ditemukan pada remaja dan dewasa muda. Kondisi ini dapat mengurangi rasa percaya diri. Pada kasus parah, komedo dan jerawat bisa memicu depresi maupun kecemasan. 

Penyebab Komedo Putih

Pada kondisi normal, minyak akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Namun pada kondisi tertentu, sel kulit mati, bakteri, dan minyak berlebihan dapat terjebak di dalam pori dan keadaan ini bisa menyebabkan munculnya komedo pada hidung, dagu, pipi, maupun area wajah lainnya.

Penyebab munculnya komedo putih pada kulit dapat dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu: 

  • Peningkatan produksi sebum (bahan berminyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit)
  • Pembentukan keratin (sejenis protein) yang tidak normal
  • Bakteri yang berkumpul di saluran kelenjar minyak/folikel rambut

Faktor Risiko Komedo Putih

Berikut adalah beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan seseorang lebih rentan memiliki komedo putih:

  • Usia remaja
  • Faktor hormonal berkaitan dengan perubahan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron
  • Faktor genetik berhubungan dengan orang tua penderita yang pernah mengalami jerawat
  • Penggunaan obat tertentu, seperti steroid, antikonvulsan, dan lithium
  • Penggunaan kosmetik yang bersifat acnegenic dan comedogenic
  • Stress dapat memperburuk kondisi jerawat (komedo putih)
  • Mengonsumsi makanan manis dan berlemak
  • Tidak membersihkan wajah secara teratur
  • Pajanan sinar matahari yang berlebihan
  • Terpapar dengan lingkungan yang berpolusi

Artikel Lainnya:  Masalah Kulit yang Sering Dialami Remaja

Gejala Komedo Putih

Gejala komedo putih pada kulit adalah:

  • Benjolan berwarna putih atau kekuningan
  • Muncul di area kulit berminyak, seperti komedo putih di hidung, dahi, dagu, pipi, punggung, dan sebagainya
  • Biasanya tidak nyeri

Diagnosis Komedo Putih

Dokter akan menentukan diagnosis komedo putih berdasarkan wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan, faktor risiko, riwayat pertumbuhan rambut berlebihan (wanita usia subur) dan siklus menstruasi (wanita usia subur).

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi tanda-tanda komedo putih, seperti melihat lokasi, kelainan kulit, jenis, derajat keparahan, dan lain-lain.

Artikel Lainnya: 15 Cara Menghilangkan Komedo dengan Bahan Alami

Pengobatan Komedo Putih

Cara menghilangkan komedo putih di hidung, dagu, pipi, atau area wajah lainnya  yang membandel adalah dengan berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau spesialis dermatologi dan venereologi. 

Secara umum, berikut cara mengatasi komedo putih yang dipertimbangkan oleh dokter:

1. Penggunaan Obat 

Komedo putih dapat diatasi dengan obat, yaitu dengan obat topikal, seperti asam retinoat, benzoil peroksida, asam azelaik, atau asam salisilat. Jenis obat dan cara  penggunaanya akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi penderita dan keparahan komedo. 

Pada beberapa kasus, dokter juga meresepkan obat minum, seperti antibiotik, antiandrogen, isotretinoin oral, dan kortikosteroid oral jangka pendek.

2. Intensed Pulse Light (IPL)

Selain penggunaan obat, cara menghilangkan komedo putih secara cepat juga bisa dengan IPL (intensed pulse light). Perawatan ini bertujuan untuk mengangkat kelebihan minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. 

3. Ekstraksi Komedo

Perawatan ini bertujuan untuk mengeluarkan komedo yang menyumbat di folikel kulit dengan alat khusus. 

Selain perawatan dari dokter, kamu juga perlu memperhatikan hal-hal berikut supaya pengobatan komedo putih jadi lebih efektif:

  • Tidak memencet komedo. Agar komedo putih bisa cepat hilang dan tidak menimbulkan infeksi, pastikan untuk tidak memencet komedo.
  • Mencuci muka. Mencuci muka secara lembut dan teratur dengan air hangat dan  sabun khusus atau pembersih non-comedogenic dan non-acnegenic.  
  • Membersihkan peralatan yang kontak langsung pada wajah. Rutin membersihkan peralatan yang kontak langsung pada wajah, seperti kaca mata, helm, dan sebagainya.

Pencegahan Komedo Putih

Cara mencegah komedo putih bisa dilakukan dengan mengendalikan faktor risiko yang menjadi penyebabnya, seperti:

  • Menggunakan kosmetik non-comedogenic dan non-acnegenic
  • Mengelola stress dengan baik
  • Tidur yang cukup dan berkualitas
  • Membatasi konsumsi makanan manis dan berlemak
  • Bila mengonsumsi obat tertentu, seperti kortikosteroid dan antikonvulsan dalam jangka panjang, maka diskusikan dengan dokter yang merawat
  • Menggunakan tabir surya, topi, dan kacamata untuk mengurangi kerusakan kulit akibat radiasi ultraviolet

Artikel Lainnya: Penyebab Komedo di Telinga dan Cara Mengatasinya

Komplikasi Komedo Putih

Memencet komedo bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi dan infeksi. Dalam kondisi yang parah, hal ini bisa menimbulkan jaringan parut atau komedo hitam di wajah. Akibatnya, permukaan kulit menjadi tidak rata dan bertekstur. 

Menghadapi wajah penuh komedo juga bisa menyebabkan penderitanya tidak percaya diri, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi.

Obat Terkait Komedo Putih

Obat untuk mengatasi komedo putih bergantung pada kondisi penderita. Berikut adalah beberapa jenis obat yang bisa membantu mengatasi komedo putih:

  • Asam retinoat
  • Benzoil peroksida
  • Asam azelaic
  • Asam salisilat
  • Doksisiklin
  • Eritromisin
  • Ciprofloxacin
  • Antiandrogen
  • Isotretinoin

Kapan harus ke Dokter?

Segera ke dokter, bila kamu merasakan gejala dan tanda di atas. Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang cara mengatasi komedo putih, yuk #JagaSehatmu dengan download aplikasi KlikDokter

Manfaatkan layanan konsultasi kesehatan 24 jam langsung dengan dokter melalui fitur Tanya Dokter online.

Terakhir diperbarui:  24 Juli 2023

(APR)

  1. Panduan Praktik Klinis bagi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Indonesia. PERDOSKI. 2017.
  2. Behayaa HR, Juda TM, Mohammed SB. The effect of androgen hormones in acne pathogenesis: A review. Medical Journal of Babylon. 2022.
  3. Cleveland Clinic. Whiteheads. 2021. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22039-whiteheads Diakses pada  24 Juli 2023.
  4. Kamra M, Diwan A. Acne: current perspective. Journal of Applied Pharmaceutical Research. 2017.
  5. Ulfah N. Hubungan paparan kosmetik dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswi fakultas kedokteran. Jurnal health sains. 2020.
  6. Pile HD, Sadiq NM. Isotretinoin. StatPearls [Internet]. 2021.  https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK525949 Diakses pada 24 Juli 2023.
  7. Gabros S, Nessel TA, Zito PM. Sunscreens and photoprotection. StatPearls [Internet]. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537164/  Diakses pada 24 Juli 2023.
  8. Sanchez C, Keri J. Androgen Receptor Inhibitors in the Treatment of Acne Vulgaris: Efficacy and Safety Profiles of Clascoterone 1% Cream. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2022.
  9. Sutaria AH, Masood S, Schlessinger J. Acne vulgaris. StatPearls [Internet]. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459173/  Diakses pada 24 Juli 2023.
  10. Kraft J, Freiman A. Management of acne. Cmaj. 2011.
  11. Cacciapuoti S, Luciano MA, Megna M, Annunziata MC, Napolitano M, Patruno C, Scala E, Colicchio R, Pagliuca C, Salvatore P, Fabbrocini G. The Role of Thermal Water in Chronic Skin Diseases Management: A Review of the Literature. J Clin Med. 2020.
  12. American Academy of Dermatology Association. Lasers and Lights: How well do they treat acne. https://www.aad.org/public/diseases/acne/derm-treat/lasers-lights Diakses pada 24 Juli 2023.