Sukses

Takut Lihat Bunga? Bisa Jadi Anda Punya Anthophobia

Sedikit aneh, tetapi ada, lho, orang yang memendam perasaan takut berlebihan dan irasional terhadap bunga. Ini dinamakan anthophobia alias fobia bunga.

Semua orang memiliki rasa takut yang berbeda-beda, bahkan beberapa menunjukkan gejala fobia. Ini adalah rasa takut berlebihan dan tidak wajar pada kondisi atau objek tertentu. Salah satunya adalah anthophobia, yaitu rasa takut irasional pada bunga.

Kata anthophobia atau antofobia itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu “anthos” yang berarti bunga dan phobos yang berarti takut.  Bila melihat bunga, mereka yang punya fobia ini akan merasa ketakutan yang tak masuk akal, meski bunga tersebut tidak beracun atau berbahaya.

Ciri-Ciri Anthophobia

Mirip dengan jenis fobia lainnya, berikut ini adalah ciri-ciri anthophobia yang sering dilaporkan.

  • Serangan panik.
  • Tak mampu menenangkan diri.
  • Susah konsentrasi.
  • Cepat marah.
  • Merasa pusing.
  • Adanya sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum.
  • Sensasi jantung berdebar atau palpitasi.
  • Nyeri.
  • Kelelahan.
  • Mulut kering dan lengket.
  • Banjir keringat.
  • Sesak napas.
  • Migrain dan sakit kepala.

Artikel lainnya: Apa Bedanya Fobia dengan Takut?

1 dari 3 halaman

Penyebab Ketakutan Irasional terhadap Bunga

Anthophobia termasuk jenis fobia yang langka. Penyebabnya pun beragam. Sama halnya dengan berbagai jenis fobia lainnya, anthophobia biasanya diawali dengan pengalaman traumatis di masa lalu.

Terdapat beberapa kejadian yang mungkin dialami penderita sehingga mengalami ketakutan berlebihan pada bunga, seperti:

1. Merasakan Nyeri yang Berhubungan dengan Bunga

Contohnya, saat anak memegang bunga mawar yang berduri tajam dan menimbulkan luka yang dalam. Perasaan takut dan nyeri yang dialami bisa amat membekas di dalam diri anak, dan ini bisa menjadi pencetus anthophobia.

2. Diserang Binatang yang Berkaitan dengan Bunga

Bunga terutama yang mengandung nektar dan berwarna cerah tak hanya menarik perhatian manusia, tetapi juga hewan misalnya serangga seperti lebah. Nah, lebah bisa merasa terganggu dan menyerang bila merasa terancam saat menikmati nektar.

Bila kejadian disengat lebah ini terjadi, apalagi yang sampai melibatkan kerumunan lebah, rasa takut yang dirasakan dapat menjadi cikal bakal fobia.

3. Pengalaman yang Berhubungan dengan Kematian

Bagi beberapa orang, bunga berkaitan erat dengan kematian. Hal ini bisa membuat seseorang teringat akan kematian orang terdekat atau kematian tragis yang pernah disaksikannya. Hal tersebut kadang bisa menimbulkan rasa takut atau perasaan sedih yang mendalam.

4. Reaksi Alergi Terhadap Bunga

Serbuk bunga merupakan salah satu alergen atau pemicu alergi. Reaksinya bisa menimbulkan gejala yang ringan seperti gatal-gatal dan bersih, hingga yang berat seperti sesak napas atau gangguan sirkulasi darah yang dapat mengancam nyawa.

Jika reaksi alergi yang berat terjadi pada seseorang setelah berkontak langsung dengan bunga, pengalaman tersebut bisa menimbulkan trauma, dan pada akhirnya bisa berkembang menjadi sebuah fobia.

Artikel lainnya: Ini Dia Kiat Sederhana Taklukkan Fobia

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Fobia terhadap Bunga

Kalau sudah merasa terganggu dengan fobia yang dimiliki, ada beberapa cara untuk mengatasinya, misalnya dengan psikoterapi. Pengobatannya bisa dengan hipnoterapi atau terapi perilaku kognitif (CBT) dengan bantuan dari ahli kejiwaan profesional atau psikiater.

Selain itu, dokter juga mungkin akan memberikan obat antidepresan atau anti panik untuk membantu mengurangi gejala saat serangan fobia terjadi.

Selain itu, perlu juga diberikan pengertian mengenai kondisi yang dialami. Jika rasa takut timbul akibat adanya reaksi alergi, maka perlu diberikan pengertian mengenai alergi itu sendiri dan juga bagaimana cara mengatasi dan menghindarinya.

Pengobatan anthophobia juga bisa dilakukan secara mandiri di rumah, yaitu dengan berlatih teknik meditasi. Cara ini, misalnya dengan menarik napas perlahan saat rasa cemas menyerang, bisa membantu mengingatkan diri bahwa  Anda tidak sedang dalam bahaya.

Selain itu, Anda juga bisa membiasakan diri menghadapi sumber ketakutan, dalam hal ini adalah bunga, untuk mengontrol rasa takut tersebut.

Anda juga bisa mencari hobi atau aktivitas lainnya yang disuka agar rasa takut pada bunga bisa teralihkan, sekaligus memberikan rasa tenang.

Meski terdengar sedikit aneh dan termasuk langka, tetapi memang ada orang-orang yang punya ketakutan berlebihan dan irasional terhadap bunga, alias anthophobia.

Meski tak bisa 100 persen sembuh, tetapi pemilik anthophobia tetap dapat mengendalikan ketakutannya dengan berkonsultasi dengan ahli kejiwaan, sehingga kualitas hidup tetap optimal.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar