Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Parasetamol dan Soda Bisa Menggugurkan Kandungan, Apa Kata Dokter?

Parasetamol dan Soda Bisa Menggugurkan Kandungan, Apa Kata Dokter?

Kombinasi parasetamol dan soda disebut bisa jadi cara menggugurkan kandungan. Benar atau tidaknya hal tersebut, berikut penjelasan fakta medis dari ahlinya.

Klikdokter.com, Jakarta Ternyata, menggugurkan kandungan tak melulu berkaitan dengan hal negatif. Hal ini disebakan abortus memang dapat dilakukan oleh dokter jika ada alasan medis yang mendasarinya. Misalnya, cacat janin yang tidak dapat disembuhkan dan akibat beberapa penyakit lain yang bisa membahayakan ibu serta janinnya. 

Sayangnya, karena kurang edukasi mengenai hal tersebut, beberapa orang justru tidak meminta pertolongan dokter. Mereka bahkan melakukannya secara mandiri. Alasannya macam-macam, mulai dari tidak mau repot, malu, dan lain sebagainya. Padahal, itu sangat berbahaya bagi keselamatan si ibu! 

Adapun hal yang kerap dijadikan alat menggugurkan kandungan adalah parasetamol dan soda. Banyak orang berpikir kombinasi antara obat nyeri dan demam serta soda efektif dalam menghancurkan janin. Hasilnya, kehamilan sebelum usia 20 minggu bisa berakhir. 

Lantas, bagaimana tanggapan dokter mengenai hal tersebut? Apakah benar campuran obat dan minuman tersebut bisa menggugurkan janin dalam kandungan ibu? Ini jawaban dari dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter mengenai cara menggugurkan kandungan yang cukup aneh itu. 

Parasetamol sebenarnya obat aman untuk ibu hamil, tapi...

Menurut dr. Iqbal, parasetamol pada dasarnya dapat digunakan oleh ibu hamil sejak trimester pertama hingga trimester ketiga untuk mengatasi rasa nyeri atau demam. Itu artinya, parasetamol aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan tidak akan memberikan efek samping, apabila dosis konsumsinya tepat. 

“Akan tetapi, akan menjadi berbahaya bila ibu hamil mengonsumsi parasetamol melebihi batasan yang dianjurkan. Jika dia mengonsumsi lebih dari 4.000 mg dalam sehari atau lebih dari 8 tablet, tanpa dipasangkan dengan air soda pun, parasetamol sudah berbahaya bagi janin,” jelas dr. Iqbal. 

Memang, belum ada penelitian medis yang membenarkan bahwa kombinasi antara parasetamol dan soda bisa digunakan sebagai cara menggugurkan kandungan. Namun, dilihat dari efek yang ditimbulkan oleh parasetamol itu sendiri, hal tersebut memang berbahaya bagi janin. Tak menutup kemungkinan, risiko keguguran pun akan terjadi. 

1 dari 2 halaman

Bagaimana jika parasetamol dicampur dengan soda?

Uniknya di sini, dari sekian banyak minuman, entah mengapa soda yang dipilih untuk dicampurkan bersama parasetamol. Padahal, dr. Iqbal mengatakan, soda justru dapat mengganggu penyerapan obat parasetamol. 

Dengan kata lain, dalam kondisi ini, soda justru yang dapat menurunkan risiko keguguran akibat parasetamol. 

Di sisi lain, minuman bersoda mengandung berbagai zat yang dapat memengaruhi perkembangan janin jika kadarnya dikonsumsi berlebihan. Zat-zat tersebut, antara lain asam karbonat, gula, kafein, pemanis buatan, atau aditif. 

Dalam jumlah yang sedikit, minuman soda dapat mengurangi penyerapan obat parasetamol. Namun, bila soda dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, itu memang bisa meningkatkan risiko gangguan pada janin. Misalnya saja, berat badan bayi lahir rendah, gangguan perkembangan otak, hingga kelahiran prematur

Kombinasi parasetamol dan kafein juga tidak disarankan

Perlu diketahui juga bahwa ada beberapa parasetamol ada yang menyertakan kandungan kafein di dalamnya. Penambahan ini dilakukan agar efek antinyeri parasetamol bisa lebih ditingkatkan lagi. Nyeri dengan intensitas sedang pun dapat diatasi dengan kombinasi tersebut. 

Namun, dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons dari KlikDokter mengungkapkan, penggunaan parasetamol yang mengandung kafein tidak direkomendasikan untuk ibu hamil. 

“Itu karena, kadar kafein yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berat badan bayi terlalu rendah saat lahir, bahkan bisa menyebabkan keguguran,” katanya. 

Perlu alasan medis yang kuat untuk membuat dokter merekomendasikan abortus. Jadi, melakukan berbagai cara menggugurkan kandungan seorang diri adalah hal yang sangat tidak dianjurkan. Jika punya masalah pada kandungan dan kehamilan, lebih baik Anda minta bantuan dokter kandungan dan bidan, maupun psikolog.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar