Sukses

Ciri-Ciri Psikopat yang Bisa Anda Kenali

Dalam dunia nyata, apakah psikopat itu benar-benar ada dan bagaimana cara mengenalinya? Simak ciri-cirinya lewat artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, film Hollywood berjudul “Joker” tengah menghiasi layar lebar dan dibahas di mana-mana. Film ini mengisahkan karakter Joker yang disebut-sebut sebagai psikopat. Dalam dunia nyata, apakah psikopat benar-benar ada? Ada beberapa cara untuk mengenalinya.

Apa itu psikopat?

Psikopat adalah orang yang karena kelainan jiwa menunjukkan perilaku yang menyimpang, sehingga mengalami kesulitan dalam kehidupan sosial.

Psikopat merupakan gejala yang berkaitan dengan antisosial, baik dari sikap maupun perilaku. Walaupun psikopat merupakan faktor risiko perilaku fisik agresif, tapi tidak semua psikopat menunjukkan tanda-tanda tersebut. Ada juga psikopat yang ditemukan dalam komunitas.

Tidak ada yang tahu persis bagaimana seseorang bisa menjadi seorang psikopat. Namun, kombinasi antara faktor genetik, lingkungan, dan faktor interpersonal merupakan faktor-faktor penyebabnya.

Selain itu, pengalaman buruk pada awal kehidupan juga merupakan faktor risiko seseorang menjadi psikopat. Misalnya pada anak, orang tuanya sering memberikan hukuman tetapi jarang memberikan hadiah atau reward. Bisa juga akibat pendidikan dari orang tua yang tidak konsisten membuat anak bisa menjadi psikopat kelak.

Kemudian, pengalaman akan penganiayaan (child abuse), anak yang diabaikan (neglected), perpisahan dengan orang tua saat anak masih kecil, maupun abuse obat-obatan terlarang oleh orang tua ke anak juga merupakan faktor risiko tambahan anak bisa menjadi psikopat.

Inilah ciri-ciri psikopat yang bisa dikenali

Ada banyak tanda dan gejala psikopat yang dapat Anda kenali. Namun sebenarnya, Anda tidak dapat langsung menilai seseorang psikopat atau bukan hanya dengan 1-2 kali interaksi. Butuh observasi dalam periode waktu tertentu untuk bisa sampai pada kesimpulan apakah seseorang merupakan psikopat atau bukan.

Berikut ini adalah tanda-tanda umum psikopat yang bisa Anda kenali.

  • Sering berbohong
  • Manipulatif dan pandai memanfaatkan orang lain
  • Tidak memiliki rasa bersalah
  • Emosi dangkal
  • Kurang empati
  • Tampak menawan secara superfisial serta pandai berbicara
  • Sulit mengontrol perilaku
  • Kebiasaan seksual yang berganti-ganti pasangan atau menikah berulang kali
  • Merasa diri sangat berharga secara berlebihan
  • Kurang realistis dan tidak memiliki tujuan jangka panjang
  • Riwayat masalah perilaku saat kecil
  • Impulsif
  • Tidak bertanggung jawab
  • Sering menyalahkan orang lain dan menolak untuk menerima tanggung jawab
  • Sering melakukan kejahatan saat usia muda
  • Mudah untuk melakukan tindakan kriminal atau kecurangan

Meskipun demikian, tanda-tanda di atas belum tentu sama pada setiap psikopat. Perlu diingat juga bahwa psikopat juga memiliki beragam intensitas, mulai dari gejala ringan hingga berat. Itulah sebabnya, bisa jadi psikopat yang Anda temui mungkin mengalami gangguan yang ringan, dalam arti tanpa melakukan suatu kejahatan atau tindak kriminal berat.

Psikopat dan kelainan mental

Dalam dunia medis, psikopat dikenal sebagai orang dengan gangguan kepribadian antisosial (antisocial personality disorder atau ASPD). Gangguan ini merupakan kelainan mental yang termasuk dalam gangguan personalitas.

Untuk itu, deteksi dini gejala psikopat sejak awal kehidupan dan intervensi sedini mungkin oleh psikiater dapat meringankan gejala yang dialami.

Selain ciri-ciri yang sebelumnya disebutkan, ada pula beberapa hal yang diasosiasikan dengan ASPD, yaitu:

  • Diagnosis lebih banyak dialami pria.
  • Secara teknis, untuk menerima diagnosis ASPD seseorang harus setidaknya berusia 18 tahun. Namun, beberapa orang bisa menunjukkan tanda-tanda gangguan perilaku yang mungkin adalah indikasi awal ASPD pada usia 11 tahun.
  • ASPD adalah kondisi kronis yang bisa membaik seiring bertambahnya usia.
  • Angka kematian lebih tinggi pada orang-orang dengan ASPD akibat perilakunya.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, mari lebih peduli pada isu gangguan mental. Demikian informasi mengenai ciri-ciri psikopat yang secara umum bisa Anda kenali. Apabila ada seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda yang disebutkan di atas, cobalah lakukan intervensi. Anda bisa mencoba mengajaknya berbicara atau menemui tenaga medis profesional. Jika tidak, bisa-bisa ia bisa berakhir di penjara karena terjerat hukum akibat perbuatannya, atau hal lainnya yang lebih buruk.

[NP/RN]

1 Komentar