Sukses

Ini Cara Bahagia meski Dikelilingi Orang-Orang Negatif

Menjadi orang yang optimis dan bahagia adalah pilihan meski Anda berada di lingkungan penggerutu. Bagaimana caranya?

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki sifat optimis, selalu bahagia, dan sabar merupakan anugerah tersendiri. Setiap harinya, pembawaan diri Anda pasti akan memancarkan aura positif yang juga bisa memengaruhi keadaan orang lain.

Namun, ada kalanya Anda terjebak bersama orang-orang negatif, dalam hal ini suka mengeluh, iri hati, galak, dan suka bertengkar. Tak menutup kemungkinan bahwa hal tersebut malah memengaruhi pribadi Anda, yang semula positif menjadi ikut negatif.

Bisa juga, saat mengetahui bahwa Anda dikelilingi oleh orang negatif, Anda malah menghindari bahkan memutus hubungan dengan mereka. Padahal, langsung memutus hubungan sosial bukanlah tindakan bijaksana, apalagi bila Anda berada di lingkungan profesional.

Hal tersebut tentu berdampak pada pekerjaan dan hal-hal penting lainnya. Mengubah sifat mereka pun juga bukan perkara mudah. Lagipula, Anda tak memiliki hak untuk mengubah karakter seseorang demi keuntungan sendiri.

Lantas, apa yang bisa dilakukan dan tidak merugikan semua pihak? Mengutip Psychology Today, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

1. Jangan mudah tersinggung

Bila keadaan sedang sulit, rekan kerja Anda mungkin akan berbicara kasar dengan nada yang tinggi. Atau, rekan Anda pergi begitu saja saat waktu makan siang. Hal-hal seperti itu sangat mungkin terjadi, dan Anda tidak bisa mengontrolnya.

Cara terbaik untuk menghadapi situasi yang seperti itu, dan agar Anda tidak ikut terpengaruh untuk berubah menjadi pribadi yang negatif, upayakan untuk tidak mudah tersinggung alias jangan diambil hati.

Sebab, jika Anda memikirkan dan merasakan terlalu dalam setiap kejadian negatif, hal itu hanya membuat diri Anda kecewa dan menjadi pribadi yang ikut negatif. Bila ada orang yang sedang berperilaku buruk, ingatlah bahwa itu semua tentang dirinya, bukan tentang Anda, maka jangan terlalu dirasakan.

2. Berlatih untuk selalu bersyukur

Bila Anda dikelilingi oleh orang-orang yang suka mengeluh, jangan ikut-ikutan. Lebih baik, perdalam rasa syukur atas apa pun yang sudah Anda lewati dan miliki hingga saat ini.

Terlalu sering mengeluh adalah tanda bahwa orang tersebut tidak mampu menikmati segala sesuatu yang ia sudah perjuangkan dan raih hingga saat ini. Padahal di luar sana masih banyak yang kondisinya tidak sebaik orang-orang yang sering mengeluh, namun mereka tetap tersenyum menjalani hari-harinya.

3. Anggap tantangan sebagai peluang

Pernahkah Anda berada di situasi saat atasan memberikan tugas yang terlalu berat? Bila ya, jangan terlalu diambil pusing. Atasan Anda memberikan tugas yang begitu banyak karena ia percaya bahwa Anda mampu menyelesaikannya dengan baik.

Dengan menggunakan sudut pandang seperti itu, semangat untuk menyelesaikan semua pekerjaan akan datang. Anggap saja itu adalah peluang Anda untuk mengasah dan memajukan diri sendiri.

4. Balas dengan humor

Situasi tak selamanya "adem ayem". Ada kalanya orang di sekitar Anda terlibat permusuhan, yang akhirnya membuat suasana memanas atau bahkan terlalu "dingin".

Kalau sudah begitu, jadilah penengah dengan mencairkan suasana dengan humor. Kalau mereka menganggap Anda tidak lucu, akuilah dan tertawakan saja diri Anda sendiri atau setidaknya tersenyum. Mereka pun akan mengerti bahwa Anda hanya ingin mencairkan suasana.

Namun, Anda juga harus berhati-hati ketika mengeluarkan humor. Jangan sampai mengeluarkan lelucon yang menyinggung perasaan orang lain atau malah semakin memperburuk keadaan.

5. Perbanyak "Me-Time"

Jangan lupa untuk memberikan waktu kepada diri Anda sendiri. Dengan menghabiskan waktu sendiri dan melakukan berbagai hal yang disenangi, maka energi positif yang Anda miliki akan terisi ulang hingga penuh kembali. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kemampuan untuk menangkal segala pengaruh negatif yang ada di sekeliling Anda.

Dengan mengaplikasikan kelima cara di atas, Anda pun tetap bisa menjadi pribadi yang menyenangkan, bahagia, dan positif, meski terjebak bersama orang-orang negatif. Jangan lupa bahwa menjadi pribadi yang positif adalah pilihan Anda sendiri, bukan dipengaruhi orang lain.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar