Ginjal dan Saluran Kemih

Penyebab Oliguria, Keluar Urine Lebih Sedikit dari Biasanya

Zahra Aminati, 07 Feb 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Urine yang keluar sedikit dari tubuh disebut oliguria. Apa yang menyebabkannya? Simak di sini.

Penyebab Oliguria, Keluar Urine Lebih Sedikit dari Biasanya

Pernahkah Anda merasakan bahwa dalam sehari hanya buang air kecil dalam jumlah yang sedikit? Jika ya, mungkin Anda sedang mengalami oliguria.

Menurut dr. M. Iqbal Ramadhan, “Oliguria merupakan istilah medis yang menggambarkan penurunan volume urine atau air urine yang keluar dari dalam tubuh.”

Urine merupakan produk limbah tubuh yang dibuat oleh ginjal dan dikeluarkan melalui saluran kemih. Saat urine tidak keluar secara maksimal, itu dapat memengaruhi tubuh.

Gejala utama dari oliguria adalah tubuh lebih sedikit memproduksi urine dari biasanya. Selain itu, warna urine yang lebih gelap atau pekat dari biasanya juga bisa menjadi tanda Anda mengalami oliguria.

Apa penyebab oliguria dan bahayakah kondisi bagi penderitanya? Simak jawabannya lewat ulasan berikut ini.

Penyebab Oliguria

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya kondisi oliguria, antara lain dehidrasi, penyumbatan, dan obat-obatan. Berikut ulasannya:

1. Dehidrasi

Penyebab paling umum dari oliguria adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. Saat tubuh tidak mengganti cairan yang hilang, Anda akan mengalami dehidrasi.

Dehidrasi yang terjadi pada anak kecil umumnya karena diare dan muntah-muntah parah.

Artikel Lainnya: Berapa Kali Normalnya Buang Air Kecil dalam Sehari?

Orang yang sudah lanjut usia secara alami akan memiliki volume air yang lebih rendah dalam tubuh mereka dan mungkin memiliki kondisi yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Ini berarti bahwa penyakit ringan, seperti infeksi yang dapat memengaruhi paru-paru atau kandung kemih, juga dapat menyebabkan dehidrasi pada lansia.

Dehidrasi juga bisa terjadi pada semua kelompok umur apabila mereka tidak minum cukup air selama cuaca sedang panas, terutama setelah berolahraga intens.

2. Penyumbatan di Saluran Kemih

Penurunan jumlah urine yang keluar dapat terjadi akibat adanya penyumbatan di saluran kemih. Umumnya terjadi pada orang dewasa.

Bisa disebabkan oleh batu ginjal atau prostat yang membesar yang membatasi aliran urine. Penyumbatan pun bisa terjadi di seluruh bagian sepanjang saluran kemih, termasuk ureter, uretra, dan ginjal.

Batu ginjal sendiri bisa disebabkan oleh kurang minum air putih, olahraga terlalu jarang, obesitas, atau konsumsi makanan dengan banyak kandungan garam dan gula.

Makan terlalu banyak fruktosa pun dapat meningkatkan risiko pengembangan batu ginjal. Fruktosa biasanya ditemukan dalam gula dan sirup jagung fruktosa tinggi.

Infeksi dan riwayat keluarga pun merupakan salah satu faktor risiko penyumbatan urine akibat batu ginjal.

Artikel Lainnya: Sakit Saat Kencing, Mungkin Ini Penyebabnya

3. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Beberapa obat berikut ini dapat menyebabkan jumlah urine yang sedikit:

  • Antikoligernik yang biasa digunakan untuk gangguan pencernaan atau penyakit Parkinson.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin dan ibuprofen.
  • Diuretik adalah zat yang mendorong tubuh untuk memproduksi dan melepaskan lebih banyak urine. Saat digunakan secara berlebihan, dapat mengakibatkan penurunan produksi urine seseorang.
  • Penggunaan beberapa antibiotik, seperti ciprofloxacin dan penisilin, dapat membahayakan ginjal serta dapat memengaruhi keluaran urine.

Komplikasi Oliguria

Kondisi oliguria harus segera ditangani untuk menghindari beberapa komplikasi yang mengancam jiwa. Orang yang mengalami oliguria berisiko mengembangkan infeksi sekitar 30 hingga 70 persen.

Berisiko mengembangkan beberapa gangguan kesehatan, seperti anemia, tekanan darah tinggi, trombosit tubuh yang tidak berfungsi, hingga terjadinya gagal jantung.

Oliguria yang disebabkan oleh dehidrasi bisa ditangani dengan perbanyak minum air mineral. Tetapi jika dehidrasi sudah kronis harus membutuhkan perawatan medis.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika merasa bahwa volume air kencing Anda lebih sedikit dari biasanya agar dokter memberikan tindakan yang tepat.

Demikian ulasan terkait penyebab urine sedikit atau oliguria. Pastikan segera memeriksakan diri ke dokter apabila kondisi ini dibarengi dengan gejala lain yang mengganggu aktivitas Anda.

Konsultasi langsung dengan dokter seputar masalah kesehatan ginjal lainnya lewat fitur Tanya Dokter online di aplikasi KlikDokter.

(PUT/AYU)

Referensi:

  • Very Well Health. Diakses Januari 2022. An Overview of Oliguria.
  • Mayo Clinic. Diakses Januari 2022. Dehydration.
  • National Kidney Foundation. Diakses Januari 2022. Kidney Stones.
  • Wawancara dr. M. Iqbal Ramadhan
urine
ginjal
Oliguria