Ginjal dan Saluran Kemih

Cuaca Panas Ekstrem Meningkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Cuaca panas, terutama saat musim peralihan, dapat meningkatkan risiko ISK. Simak di sini alasan di balik fenomena ini dan langkah-langkah efektif untuk mencegah ISK di cuaca panas

Cuaca Panas Ekstrem Meningkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi yang umum terjadi di mana bakteri, virus, atau jamur menginfeksi bagian saluran kemih, termasuk uretra, kandung kemih, ureter, atau ginjal.

Cuaca panas ekstrem, terutama saat musim peralihan ke panas, sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko ISK.

Dalam artikel ini, dr. Dyah Novita Anggraini akan menjelaskan dengan rinci mengapa cuaca panas dapat meningkatkan risiko ISK, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya.

Artikel lainnya: Perbedaan Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih

Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih saat Cuaca Panas Ekstream

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) saat cuaca panas ekstrem:

1. Dehidrasi

Salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan risiko ISK saat cuaca panas adalah dehidrasi. Saat suhu meningkat, tubuh cenderung kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat.

Dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya produksi urin, yang pada gilirannya dapat memperlambat aliran urin. Ini menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi bakteri untuk berkembang biak di saluran kemih.

2. Kurangnya hygiene pribadi

Pada cuaca panas, orang cenderung berkeringat lebih banyak dan menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan.

Kurangnya akses ke fasilitas sanitasi yang memadai atau kesulitan dalam menjaga kebersihan pribadi dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi. Bakteri dari lingkungan yang tidak bersih dapat dengan mudah memasuki saluran kemih melalui uretra.

Artikel lainnya: Makanan dan Minuman Pantangan Saat Alami Infeksi Saluran Kemih

3. Pakaian yang Ketat 

Pakaian yang ketat dapat menciptakan lingkungan yang lembap di sekitar area genital, yang meningkatkan pertumbuhan bakteri.

Selain itu, pakaian renang yang digunakan untuk waktu yang lama dapat mengiritasi kulit dan meningkatkan risiko iritasi pada saluran kemih.

4. Menahan kencing

Pada cuaca panas, orang cenderung minum lebih banyak cairan untuk mengatasi dehidrasi, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Namun, situasi yang tidak nyaman atau kurangnya akses ke toilet umum sering kali membuat orang menahan kencing.

Menahan kencing dapat memungkinkan bakteri untuk berkembang biak di saluran kemih karena urin yang tertahan memberikan lingkungan yang ideal bagi bakteri.

Artikel lainnya: 11 Penyebab Nyeri Saat Buang Air Kecil, Berbahayakah?

5. Lemahnya sistem kekebalan tubuh

Pada cuaca panas, tubuh mungkin mengalami peningkatan stres karena suhu yang tinggi. Stres panas dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi.

Akibatnya, bakteri atau mikroorganisme patogen lainnya dapat lebih mudah menginfeksi saluran kemih.

6. Pemakaian pembalut wanita

Di cuaca panas, pemakaian pembalut pada wanita cenderung lebih sering karena perasaan lembap atau keputihan yang dapat meningkat akibat suhu yang tinggi.

Pembalut yang digunakan untuk waktu yang lama atau digunakan dalam keadaan lembap dapat menyebabkan iritasi pada daerah genital dan meningkatkan risiko ISK.

Artikel lainnya: 7 Kebiasaan Pemicu Terjadinya Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih saat Cuaca Panas Ekstrim

Lalu bagaimana melakukan pencegahan dan perawatan yang tepat? Coba perhatikan 7 langkah berikut ini:

  1. Minum banyak cairan: Pastikan untuk minum banyak air untuk mencegah dehidrasi dan meningkatkan produksi urin yang sehat.
  2. Jaga kebersihan pribadi: Mandi dan ganti pakaian dalam yang bersih secara teratur.
  3. Gunakan pakaian yang longgar: Hindari pakaian yang ketat dan pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman dan cenderung longgar.
  4. Segera mandi setelah berenang: Jika Kamu berenang, mandilah segera setelahnya untuk menghilangkan bakteri yang mungkin ada di kulit.
  5. Jangan tahan kencing: Buanglah air seni secara teratur dan hindari menahan kencing.
  6. Gunakan toilet yang bersih: Pastikan untuk menggunakan fasilitas toilet yang bersih dan menjaga kebersihan area genital.
  7. Konsultasikan dengan dokter: Jika Kamu mengalami gejala ISK seperti nyeri saat buang air kecil atau perubahan warna atau bau urin, segera konsultasikan dengan dokter untuk perawatan yang tepat.


Artikel lainnya: Awas, Infeksi Saluran Kemih Berujung Kemandulan Pria!

Penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk mencegah ISK, termasuk minum banyak cairan, menjaga kebersihan pribadi, mengenakan pakaian yang sesuai, dan menghindari menahan kencing.

Dengan perhatian yang tepat terhadap kesehatan dan kebersihan pribadi, risiko ISK saat cuaca panas dapat diminimalkan, dan kondisi tubuh yang sehat dapat dipertahankan.

Jika Kamu memiliki pertanyaan seputar topik diatas, Kamu bisa gunakan fitur layanan Tanya Dokter atau Temu Dokter untuk konsultasi yang lebih praktis.

Kamu bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat, dengan cara booking di layanan medis & lab di KlikDokter!

Atau cari tahu informasi kesehatan lainnya dengan Download Aplikasi KlikDokter di Google Play dan App Store. Gunakan juga KALStore untuk beli suplemen dan vitamin untuk menjaga kesehatan Kamu, Jangan lupa untuk selalu #JagaSehatmu.