HomeGaya hidupSeks8 Cara Mengatasi Overdosis Viagra dan Menghilangkan Efeknya
Seks

8 Cara Mengatasi Overdosis Viagra dan Menghilangkan Efeknya

dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons, 24 Nov 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Demi ereksi maksimal, Viagra dikonsumsi berlebihan. Bukannya tahan lama, jadinya malah overdosis! Jika itu terjadi, berikut adalah pertolongan pertamanya.

8 Cara Mengatasi Overdosis Viagra dan Menghilangkan Efeknya

Bila menelusuri pencarian Google, kamu dapat menemukan beberapa kasus overdosis Viagra di berbagai penjuru dunia. Bisa menimbulkan kecacatan, bahkan kematian jika tak segera ditangani.

Oleh karena itu, kamu harus tahu langkah pertolongan pertama untuk menangani overdosis pil biru ini. 

Berikut adalah cara menghilangkan efek Viagra sebagai pertolongan pertama, yang disesuaikan dengan gejalanya. 

1. Flushing

Rasa panas dan kemerahan pada wajah akibat peningkatan tekanan darah (flushing) bisa terjadi ketika seseorang overdosis Viagra. 

Cara mengatasinya bisa dengan menyalakan kipas angin dan minum air dingin. Hindari alkohol pada saat ini. 

2. Gangguan Pencernaan 

Pencernaan Sehat Daya Tahan Tubuh Meningkat? Kok Bisa?

Penggunaan Viagra dapat menimbulkan gangguan pencernaan. Misalnya perut kembung atau rasa tidak nyaman pada ulu hati. 

Keluhan ini bisa diredakan dengan menggunakan antasida. Batasi pula beberapa jenis makanan, seperti brokoli, kol, dan kacang-kacangan. 

Artikel Lainnya: Vakum Penis untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi, Benarkah Efektif?

3. Pusing 

Overdosis Viagra dapat memicu rasa pusing yang sangat mengganggu. Untuk menghilangkan efek samping Viagra yang satu ini, caranya bisa dengan duduk atau berbaring di ruangan yang sejuk dan minum cukup air.

Untuk sementara, jangan mengonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi karena bisa memperparah rasa pusing.

4. Nyeri Otot 

Nyeri otot dan pegal-pegal dapat dialami ketika seseorang overdosis pil biru ini. Istirahatlah agar cepat pulih dan lakukan pemijatan lembut. Bisa juga mengompres bagian yang pegal dengan menggunakan es yang dibungkus kain. 

Selain itu, obat antinyeri bisa dikonsumsi. Paracetamol adalah obat pereda nyeri yang paling sering digunakan untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga sedang.

5. Gangguan Penglihatan 

Penglihatan Menurun di Malam Hari? Waspada Retinitis Pigmentosa

Viagra dapat mencetuskan gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau sensitif terhadap cahaya. Kondisi ini biasanya terjadi setelah mengonsumsi 100 mg Viagra. 

Pada kasus yang jarang, bahkan Viagra dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah pada saraf optik sampai kebutaan. Jika mengalami masalah penglihatan mendadak pada kedua mata, jangan tunda untuk pergi ke dokter. 

Artikel Lainnya: Konsumsi Makanan Ini agar Ereksi Tahan Lama

6. Priapismus 

Priapismus adalah ereksi yang terjadi secara terus-menerus dan terasa nyeri. Ini merupakan keadaan gawat darurat, dan bila dibiarkan dapat merusak jaringan pada penis dan disfungsi ereksi

Apabila terjadi ereksi selama lebih dari empat jam, sebaiknya segera ke rumah sakit. 

7. Reaksi Alergi 

Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi. Tanda dan gejalanya berupa gatal, kulit memerah, sakit perut, bengkak pada kelopak mata, bibir tangan, serta kaki. 

Untuk menghilangkan efek Viagra yang satu ini, caranya berbeda-beda tergantung kondisi. Apabila gejalanya ringan, maka dapat mengonsumsi obat alergi biasa seperti loratadine, cetirizine, dan lain-lain. 

Namun, jika gejalanya berat (seperti bengkak pada mulut, lidah, dan tenggorokan sehingga menyebabkan sulit bernapas yang bisa membahayakan nyawa), segeralah ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

8. Gejala-Gejala Berbahaya 

Motion Sickness, Penyebab Mual dan Muntah Saat Main Game

Kenali juga tanda dan gejala overdosis Viagra yang dapat menyebabkan kematian, seperti: 

  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Keringat dingin
  • Pupil mata berukuran tidak normal
  • Mulai panik, agresif, dan bertingkah kasar
  • Perut terasa kram
  • Berhalusinasi
  • Penurunan atau kehilangan kesadaran

Jika seorang pria mengalami satu atau beberapa gejala di atas pasca menelan Viagra, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah segera menghubungi petugas medis. Sembari menunggu, kamu bisa melakukan ini:

  • Periksa pernapasan penderita. Jika pernapasannya tak normal, coba berikan pernapasan buatan atau CPR.
  • Jika penderita sampai kehilangan kesadaran tetapi masih bernapas, baringkan ia ke sisi kiri. Lalu, tekuk kaki bagian atas sampai lutut berada di atas pinggul.
  • Longgarkan pakaian yang ia kenakan dan jaga suhu tubuhnya tetap hangat.
  • Jika penderita masih sadar dan efek panik atau agresifnya belum hilang, cobalah untuk menenangkannya.

Artikel Lainnya: Macam-Macam Kelainan yang Bisa Terjadi pada Penis

Dosis umum Viagra ada tiga, yaitu 25 mg, 50 mg, dan 100 mg. Dokter biasanya hanya menyarankan untuk mengonsumsi satu pil per hari karena kandungannya dapat bertahan selama 24 jam.

Viagra membutuhkan waktu satu hingga dua jam untuk memberikan efek pada tubuh. Dengan demikian, Viagra sebaiknya dikonsumsi sekitar satu jam sebelum hubungan intim.

Viagra bekerja langsung pada jantung serta aliran darah. Setiap dosis pun disesuaikan dengan kondisi medis dari setiap pasien. 

Jika kamu membelinya secara mandiri, menentukan dosis sendiri, padahal kamu punya riwayat penyakit tertentu, risikonya bisa sangat berbahaya. 

Selain itu, tak semua pria boleh mengonsumsi Viagra. Pria dengan riwayat penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes harus melakukan konsultasi dulu dengan dokter jika ingin mengatasi disfungsi ereksi dengan pil biru ini.

Artikel Lainnya: Masalah Seksual yang Sering Menimpa Pasangan Suami Istri

Itu dia pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan saat menemukan seseorang yang dicurigai mengalami overdosis Viagra. 

Hal yang terpenting adalah segera cari pertolongan medis dan memastikan kondisi penderita sembari menunggu bantuan datang.

Masih penasaran dengan topik ini? Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter via layanan online Tanya Dokter. Baca juga informasi kesehatan lainnya yang terbaru di aplikasi KlikDokter. Yuk, #JagaSehatmu selalu.

[RS]

OverdosisPertolongan PertamaViagra

Konsultasi Dokter Terkait