Sukses

Pengertian

Polip hidung adalah kelainan pada selaput permukaan hidung. Karakteristiknya berupa massa lunak yang bertangkai, berbentuk bulat atau lonjong, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan licin dan agak bening.

Risiko menderita polip hidung semakin meningkat jika Anda memiliki asma, rinitis alergi, dan sinus.

Jika tidak ditangani dengan baik, polip hidung dapat berkembang menjadi obstructive sleep apnea atau terganggunya pernapasan ketika sedang tidur. Selain itu, polip hidung juga dapat menyebabkan sinus lebih mudah untuk terinfeksi.

Diagnosis

Diagnosis polip hidung dapat dilakukan dengan pemeriksaan rinoskopi anterior. Dalam pemeriksaan tersebut, biasanya polip sudah dapat dilihat. Polip yang masif sering kali menciptakan kelainan pada hidung bagian luar.

Selain itu, diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan rontgen dan CT scan untuk mendeteksi adanya sinusitis.

Gejala

Gejala yang dapat muncul pada polip hidung adalah:

  •  Hidung tersumbat
  • Bersin-bersin
  • Meler
  • Nyeri wajah
  • Mati rasa
  • Gangguan pendengaran
  • Rasa gatal di sekitar mata
  • Infeksi

Pengobatan

Pengobatan polip hidung terdiri dari terapi obat-obatan dan operasi. Terapi obat ditujukan pada polip yang masih kecil dan biasanya dapat ditangani dalam waktu singkat.

Selain pemberian obat, tindakan pengangkatan polip juga dapat digunakan melalui operasi. Biasanya operasi ditujukan untuk polip yang besar dan menyebabkan kelainan pada hidung.

Penyebab

Hingga kini, penyebab utama dari polip hidung belum diketahui. Namun, ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa penderita polip hidung cenderung memiliki respons sistem kekebalan tubuh yang berbeda dibanding mereka yang tidak mengalami polip.

Polip hidung dapat terbentuk pada usia berapapun, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa.