THT

Berbagai Penyebab Polip Hidung, Salah Satunya Sinusitis

Fatin NurJauhara, 22 Nov 2022

Ditinjau Oleh dr. Arina Heidyana

Penyebab utama polip hidung belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko polip hidung. Apa saja faktor tersebut? Yuk, simak ulasan berikut.

Berbagai Penyebab Polip Hidung, Salah Satunya Sinusitis

Polip hidung adalah jaringan lunak yang tumbuh di lapisan pernapasan dan sinus (rongga kecil di dalam hidung). Jaringan tersebut biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi menyebabkan hidung tersumbat, atau hidung berair.

Polip hidung bisa menyerang siapa saja, tetapi kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dewasa. Meski penyebab utama polip hidung belum diketahui secara pasti, terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko polip hidung.

Yuk, ketahui kemungkinan penyebab polip hidung pada ulasan berikut ini.

Faktor Penyebab Terjadinya Polip Hidung

Polip hidung ini memiliki bentuk seperti anggur yang menggantung di bagian dalam hidung bagian mana saja, tetapi paling sering terjadi di sinus.

Disampaikan oleh dr. Arina Heidyana, “Terdapat beberapa faktor risiko yang dicurigai menjadi penyebab tumbuhnya polip hidung, yaitu alergi, infeksi, peradangan pembuluh darah hidung, dan riwayat penggunaan obat anti inflamasi non steroid”.

Lebih jelasnya, mari simak beberapa faktor yang bisa jadi penyebab polip hidung.

1. Usia

Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami penurunan baik secara fisik maupun fungsinya. Jadi, penuaan akan membuat sekresi lendir berkurang sehingga membuat tubuh lebih sulit untuk melawan sumber iritan dan faktor biologis lainnya, seperti virus, bakteri, jamur.

Hal ini menyebabkan orang dewasa lebih rentan untuk mengalami infeksi dan peradangan hingga menimbulkan polip hidung.

Berdasarkan penjelasan dari buku Nasal Polyps, polip hidung lebih sering diderita oleh laki-laki yang berusia 40 sampai 60 tahun.

Artikel Lainnya: Polip Bisa Picu Sakit Kepala?

2. Genetik

Dilansir dari Mayo Clinic, riwayat polip hidung pada salah satu anggota keluarga mungkin akan berpengaruh pada timbulnya polip hidung.

Faktor keturunan ini akan memicu terjadinya polip hidung terlebih jika kamu memiliki genetik tertentu yang berhubungan dengan reaksi peradangan dan sistem imunitas tubuh.

3. Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi terjadi ketika kamu menghirup suatu partikel alergen, misalnya sari bunga.

Hal ini akan menimbulkan peradangan dan pembengkakan di dalam hidung. Kondisi tersebut dapat memicu infeksi sinus atau sinusitis penyebab polip hidung.

4. Sinusitis dan Rhinosinusitis

Sinusitis dan Rhinosinusitis

Infeksi sinus atau sinusitis terjadi ketika adanya peradangan di dalam rongga hidung. Peradangan ini dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau alergen.

Infeksi sinus yang berulang ditandai dengan terjadinya kondisi ini sebanyak empat kali atau lebih dalam setahun. Timbulnya peradangan pada rongga hidung meningkatkan risiko terjadinya polip hidung kembali.

Selain itu, rhinosinusitis kronis, yakni gabungan antara rhinitis dan sinusitis juga bisa menjadi penyebab munculnya polip hidung.

Pasalnya, kondisi ini dapat disertai dengan atau tanpa polip hidung. Sayangnya, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengetahui hubungan sinusitis kronis dengan polip hidung.

Artikel Lainnya: Tanda Kamu Mengalami Sinusitis

5. Kistik fibrosis

Kistik fibrosis merupakan salah satu kelainan genetik yang membuat penderitanya memiliki lendir di dalam tubuh yang lengket dan kental.

Hal ini dapat menyumbat beberapa bagian tubuh,salah satunya sinus dan membuat infeksi. Akibatnya, kondisi ini meningkatkan peluang penyebab terjadinya polip hidung.

6. Kekurangan Vitamin D

Vitamin D telah terkenal sebagai zat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengandung antiradang dan hormon steroid.

Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam jurnal International Forum of Allergy & Rhinology, dItemukan bahwa pasien yang mengalami polip hidung memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Studi tersebut dapat menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebab polip hidung adalah kurangnya kadar vitamin D dalam tubuh.

7. Pasien Asma yang Sensitif dengan Aspirin

Selain keenam penyebab di atas, pengidap asma yang memiliki sensitivitas terhadap aspirin diketahui menjadi faktor pemicu terjadinya polip hidung.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan hubungan keduanya terhadap polip hidung.

Artikel Lainnya: Cara Mengobati Polip Hidung Tanpa Operasi

Deteksi dini polip hidung dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Segera periksakan diri ke dokter THT apabila kamu merasakan gejala flu yang tak kunjung hilang. Hal tersebut bisa jadi tanda adanya perkembangan polip hidung.

Yuk #JagaSehatmu agar terbebas dari polip hidung dengan meminimalkan penyebab polip hidung, seperti mencukupi kadar vitamin D dalam tubuh.

Bila terdapat pertanyaan mengenai polip hidung lainnya, kamu bisa langsung konsultasi melalui fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(APR/NM)

Polip Hidung
  • del Toro E, Portela J. Nasal Polyps. Diakses pada 2022. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
  • Kwon E, O'Rourke MC. Chronic Sinusitis. Diakses pada 2022. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
  • harma GK, Lofgren DH, Taliaferro HG. Recurrent Acute Rhinosinusitis. Diakses pada 2022. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
  • Carroll, W. W., et al. Diakses pada 2022. Vitamin D Deficiency is Associated with Increased Human Sinonasal Fibroblast Proliferation in Chronic Rhinosinusitis with Nasal Polyps. International Forum of Allergy & Rhinology6(6), 605–610.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Nasal Polyps.
  • Cedars Sinai. Diakses pada 2022. Nasal Polyps.
  • World Health Organization. Diakses pada 2022. Noncommunicable Diseases: Allergic Rhinitis and Sinusitis.
  • Cystic Fibrosis Trust. Diakses pada 2022. What is Cystic Fibrosis?
  • Cystic Fibrosis Trust. Diakses pada 2022. Additional Symptoms of Cystic Fibrosis.
  • University of Michigan Health. Diakses pada 2022. Chronic Sinusitis and Nasal Polyps.