Sukses

Pengertian Bleocin

Bleocin adalah obat dalam bentuk sediaan injeksi yang mengandung Bleomycin. Obat ini digunakan untuk membantu mengobati kanker. Bleocin bekerja dengan memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. Bleocin juga dapat digunakan untuk mengontrol penumpukan cairan di sekitar paru-paru yang disebabkan oleh tumor yang telah menyebar ke paru-paru. Hindari penggunaan Bleocin pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Bleocin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kemoterapi Sitotoksik
  • Kandungan: Bleomycin 15 mg
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial @ 15 mg
  • Farmasi: Nippon Kayaku/ Kalbe Farma.

Kegunaan Bleocin

Bleocin digunakan untuk mengobati kanker kulit, kanker serviks (mulut rahim), kanker kepala dan leher, limfoma (kanker darah).

Dosis & Cara Penggunaan Bleocin

Bleocin termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter.

  1. Injeksi intravena (melalui pembuluh darah), intramuskular (melalui otot) atau subkutan (melalui bawah kulit)
    • Dosis pemberian: 15-30 mg di suntikkan melalui intramuskular (melalui otot) / subkutan (melalui kulit) / intravena (pembuluh darah).
  2. Injeksi intrapleural (disuntikkan melalui rongga paru-paru)
    • Dosis pemberian: 30-60 mg di suntikkan melalui intrapleural (melalui rongga paru-paru)

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 2-8 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Bleocin

Efek samping penggunaan Bleocin yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, muntah
  • Demam, menggigil dan mengi
  • Penebalan pada dinding vena
  • Toksisitas paru
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Toksisitas ginjal
  • Gatal

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang hipersensitif terhadap Bleomycin 
  • Ganggung fungsi paru
  • Infeksi paru
  • Ibu menyusui
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan brentuximab, cisplatin atau oksigen

Interaksi Obat

  • Meningkatkan keparahan toksisitas paru jika diberikan sebelumnya atau diberikan bersamaan dengan tindakan radioterapi dada 
  • Kombinasi dengan alkaloid vinca dapat menyebabkan sindrom morbus Raynaud, iskemia yang dapat menyebabkan nekrosis pada bagian perifer tubuh (jari tangan, kaki, ujung hidung).
  • Dapat mengurangi penyerapan fenitoin didalam tubuh.
  • Meningkatkan risiko agranulositosis jika diberikan bersamaan dengan clozapine.
  • Berpotensi Fatal: Meningkatkan toksisitas paru jika diberikan bersamaan dengan oksigen, cisplatin, atau brentuximab.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Bleocin ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Overdosis

  • Gejala: Hipotensi (tekanan darah rendah), demam, nadi cepat dan gejala umum syok.
  • Penatalaksanaan: Gejala. Jika terjadi komplikasi pernapasan, obati dengan kortikosteroid dan antibiotik spektrum luas. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait