Sukses

Pengertian Benoson-N

Benoson-N adalah obat anti infeksi topikal (oles) yang memiliki komposisi Betamethasone valerat yang dikombinasikan dengan antibiotik Neomycin sulfate. Betamethasone valerat pada Benoson-N digunakan untuk membantu mengobati berbagai kondisi kulit, seperti eksim (peradangan kulit yang menyebabkan kulit menjadi gatal, merah dan kering), dermatitis (peradangan kulit yang disebabkan oleh berhubungan dengan zat tertentu), alergi pada kulit, dan ruam (bercak kemerahan) dan Neomycin sulfate yang berfungsi membunuh dan menghentikan pertumbuhan bakteri. Benoson-N juga dapat digunakan sebagai obat untuk membantu mengatasi jerawat yang membandel. Hindari pemakaian Benoson-N pada ibu hamil dan menyusui. 

Keterangan Benoson-N

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti infeksi topikal dengan kortikosteroid
  • Kandungan: Betamethasone valerat 0.1 %, Neomycin sulfate 0.5 %
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Box, Tube @ 5 gram dan 15 gram
  • Farmasi: Bernofarm.

Kegunaan Benoson-N

Benoson-N digunakan untuk membantu mengobati peradangan kulit, alergi kulit yang disertai dengan infeksi bakteri, dermatitis atau eksim yang disertai dengan infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Benoson-N

Benoson-N termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Oleskan tipis-tipis Benoson-N krim pada bagian kulit yang terinfeksi sebanyak 2-3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Benoson-N

Efek samping yang mungkin muncul pada pemakaian Benoson-N, antara lain:

  • Rasa terbakar pada kulit
  • Iritasi
  • Ruam merah, dan gatal pada kulit

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif terhadap kandungan obat.
  • Penderita rosacea, akne vulgaris, dermatitis perioral, pruritus perianal dan genital serta infeksi virus kutaneus primer.
  • Tidak untuk digunakan pada otitis eksterna dengan komplikasi perforasi gendang telinga.
  • Tidak untuk digunakan pada lesi kulit primer yang terinfeksi yang disebabkan oleh jamur atau bakteri; infeksi primer atau sekunder akibat jamur; atau infeksi sekunder karena spesies Pseudomonas atau Proteus.
  • Anak-anak usia

Interaksi Obat
Jika terdapat absorpsi sistemik yang signifikan, neomisin sulfat dapat meningkatkan efek depresan pernapasan dari penghambat neuromuskuler.

Overdosis

  • Penggunaan berlebihan yang berkepanjangan dapat menyebabkan penyerapan sistemik yang cukup yang mengakibatkan gejala sindrom Cushing, dalam hal ini, pengeluaran obat dari dalam tubuh secara bertahap dianjurkan. Absorpsi sistemik neomisin sulfat yang signifikan dapat menyebabkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas.
  • Perawatan meliputi penghentian penggunaan obat dan pemantauan status umum, ketajaman pendengaran, fungsi ginjal dan neuromuskuler pasien. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait