Sukses

Waspada Penyakit Asam Urat Kambuh saat Hamil

Penyakit asam urat yang kambuh dapat membuat masa kehamilan menjadi tak nyaman. Ketahui penyebab dan gejala asam urat saat hamil.

Pada kondisi tertentu, gejala asam urat dapat kambuh. Bagi ibu hamil yang menderita penyakit tersebut, tanda-tanda asam urat dan penyebabnya perlu dipahami agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Asam urat sangat identik dengan kesulitan bergerak. Karena, biasanya penyakit ini terjadi di persendian, tendon, dan jaringan lainnya.

Nah, apa saja penyebab kekambuhan dan gejala asam urat yang mesti diwaspadai ibu hamil dengan kondisi tersebut?

1 dari 3 halaman

Penyebab Asam Urat Kambuh saat Hamil

Sebenarnya, asam urat jarang terjadi atau kambuh selama masa kehamilan. Hal ini disebabkan oleh peran hormon estrogen di dalam tubuh ibu hamil.

"Asam urat atau gout jarang ditemukan pada ibu usia reproduktif atau sedang hamil. Hal ini terjadi karena hormon estrogen menekan kadar asam urat, terutama di awal kehamilan," ungkap dr. Astrid Wulan Kusumoastuti.

Namun, dr. Astrid mengatakan kalau ibu hamil punya riwayat asam urat sebelumnya maka akan memperbesar risiko terjadinya gout selama kehamilan.

"Hal yang memengaruhi selain riwayat asam urat sebelumnya dan dari keluarga ialah tentu gaya hidup seperti pola makan," tegas dr. Astrid.

Asam urat pada kehamilan berkaitan dengan peningkatan risiko komplikasi kehamilan dan hal-hal merugikan lainnya.

Artikel lainnya: Kenali PPCM, Penyakit Jantung pada Ibu Hamil

Melansir MDEdge Rheumatology, dalam studi pada 473.529 wanita di Taiwan dengan kelahiran tunggal (singleton) tahun 2001-2003, sebanyak 4.361 di antaranya (sekitar 0,9 persen) telah didiagnosis asam urat dalam 2 tahun sebelum melahirkan.

Dalam subkelompok dengan 3.261 subjek yang memiliki diagnosis tersebut, asam urat secara signifikan meningkatkan risiko preeklamsia, kelahiran prematur, persalinan caesar, bayi berat lahir rendah, dan lainnya.

Namun, peneliti mengakui relevansi klinis dari temuan tersebut mungkin masih dipertanyakan dikarenakan faktor-faktor tertentu.

Meski begitu, hal ini tetap perlu menjadi perhatian bagi wanita yang sedang hamil dan memiliki kondisi asam urat.

Artikel lainnya: 5 Penyebab Obesitas Saat Hamil

2 dari 3 halaman

Tanda Bahaya Asam Urat saat Hamil

Keluhan asam urat saat hamil jangan dibiarkan saja. Sebab, kondisi ini dapat mengganggu keseharian ibu hamil khususnya saat berjalan.

"Tanda asam urat yang paling sering dirasakan adalah rasa nyeri di sendi, terutama kaki," kata dr. Astrid.

"Selama hamil, keluhan ini bisa memburuk karena massa tubuh semakin berat. Akhirnya, beban kaki jadi makin berat hingga nyeri bisa sampai menyebabkan gangguan aktivitas seperti berjalan," sambungnya.

Dokter Astrid menyarankan, saat gangguan ini benar-benar mengganggu dan rasa nyeri tidak tertahankan, sebaiknya segera konsultasi.

"Jangan minum obat di luar pengawasan dokter selama kehamilan. Karena, ada beberapa jenis obat yang bisa melewati plasenta ke janin," tegas dr. Astrid.

Jadi, bagi Anda yang sedang hamil dan mengalami gejala asam urat yang kambuh, segera konsultasi ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat dan aman.

Pakai Live Chat di KlikDokter untuk konsultasi dengan dokter spesialis kandungan lebih mudah.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar