Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cara Mengatasi Kondom yang Tersangkut di Vagina

Mungkin terdengar konyol, tapi kondom tersangkut di vagina juga ada di kehidupan nyata! Saat ini terjadi, bagaimana cara mengatasinya?

Anda pernah menonton film Love, Rosie? Jika iya, Anda pasti ingat betapa paniknya Rosie, sang tokoh utama, ketika mengetahui ada kondom tertinggal di vaginanya. Mungkin terdengar konyol, tapi hal tersebut bisa terjadi di kehidupan nyata.

1 dari 3 halaman

Penyebab Kondom Tersangkut di Vagina

Dalam istilah medis, kejadian kondom tersangkut di vagina disebut dengan corpus alienum di vagina atau vaginal foreign bodies. Menurut Alyssa Dweck, MD, dokter kandungan yang berbasis di New York, kondisi tersebut bukanlah hal yang aneh.

Bahkan, menurut dia, kondom bisa “bersembunyi” di dalam vagina usai berhubungan seks tanpa disadari.

“Jika seorang pria kehilangan ereksi saat penis masih berada di dalam vagina, kondom bisa terlepas, terlipat, atau tersangkut di dalam tubuh wanita. Alat kontrasepsi itu bisa berada di sana tanpa disadari, bahkan terkadang selama berhari-hari,” tutur dr. Dweck.

Selain itu, menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, kondom bisa tertinggal di vagina ketika tidak dipasang dengan benar.

“Atau bisa juga terjadi apabila kondom longgar karena sudah digunakan berkali-kali. Jadi, tidak selalu kondom akan terlepas saat digunakan,” ujar dr. Sepriani. 

Selain kondom, sebenarnya masih ada beberapa benda yang kerap kali ditemukan tersangkut di vagina. Misalnya, tampon dan menstrual cup.

“Pada wanita usia tua, benda yang tersangkut bisa disebut dengan pessarium. Ini semacam alat untuk mengatasi penyakit prolaps uteri atau rahim turun pada wanita lanjut usia,” ucap dr. Sepriani. 

“Pada balita atau bayi, benda yang sering ditemukan nyangkut di vagina adalah mainan dan tisu. Jadi, apa pun benda asingnya, bisa menyebabkan iritasi pada vagina,” kata dia.

Artikel lainnya: Bahaya di Balik Penggunaan Kondom Kedaluwarsa

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Kondom yang Nyangkut pada Vagina

Jika tidak dikeluarkan secara segera, kondom tertinggal dalam miss V tersebut bisa menimbulkan beberapa efek samping. Melansir Healthline, ada beberapa cara mengeluarkan kondom yang tertinggal di dalam vagina, yaitu:

  • Keluarkan secara Mandiri 

Menurut Michael Ingber, ahli urologi dan spesialis pengobatan panggul wanita di The Center for Specialized Women's Health, New Jersey, panjang saluran vagina sekitar 10-12 cm.

Karena tidak terlalu dalam, biasanya para wanita atau pasangannya masih bisa menjangkau kondom dengan tangannya sendiri. 

Tapi perlu diperhatikan, Anda hanya boleh mangambil kondom dengan menggunakan jari yang sudah dibersihkan. Bukan dengan alat penjepit, gunting, dan benda asing lainnya. Benda asing yang masuk dalam vagina bisa menyebabkan iritasi atau luka pada vagina. 

Artikel lainnya: Minyak Zaitun untuk Pelumas Seks, Apakah Aman?

  • Atur Posisi 

Agar lebih mudah, Anda bisa berjongkok atau telentang saat hendak mengeluarkan kondom dari vagina. Pastikan Anda sedang berada di posisi yang rileks dan tenang agar vagina lebih mudah untuk terbuka.

Sama halnya dengan memasukkan menstrual cup, Anda perlu tenang agar vagina lebih mudah untuk dibuka. Jika vagina Anda terlalu kering, coba tambahkan sedikit pelumas seks ke ujung jari.

Jari Anda lebih mudah masuk ke dalam vagina dan meraih kondom yang tertinggal. 

  • Minta Bantuan Tenaga Medis 

Memang rasanya malu untuk mengakui kondom menyangkut di vagina kepada tenaga medis. Tapi jika memang diperlukan, Anda harus segera pergi ke rumah sakit atau klinik untuk mendapatkan pertolongan.

Jika kondom tertinggal di vagina dalam waktu yang lama, ada beberapa dampak yang harus diwaspadai. Disebutkan dr. Sepriani, dampak kesehatan itu adalah:

  • Munculnya keputihan berbau dan berwarna kuning kehijauan
  • Munculnya perdarahan pada vagina 
  • Terasa nyeri pada perut bagian bawah 
  • Infeksi organ reproduksi akibat penjalaran dari infeksi yang sebelumnya terjadi 
  • Infeksi saluran kemih 
  • Demam tinggi yang disertai dengan menggigil

Masih punya pertanyaan seputar kesehatan reproduksi? Jangan ragu konsultasikan pada dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

 [HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar