Sukses

Benarkah Cuka Apel Ampuh untuk Mengobati Diare?

Cuka apel dikenal punya banyak khasiat bagi kesehatan. Namun, benarkah boleh diminum untuk mengatasi diare? Ini apa kata dokter.

Beberapa tahun belakangan, cuka apel mulai populer karena memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Cuka apel sering dikonsumsi untuk menurunkan berat badan, dipercaya mengatasi jerawat, bahkan disebut-sebut bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Tak hanya itu, baru-baru ini, kandungan zat di dalam cuka apel diyakini bisa mengobati diare yang menyiksa.

Lalu, benarkah minuman rasa asam dari buah apel ini bermanfaat untuk mengatasi diare?

Sekilas Tentang Diare

Diare umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit yang menyerang pencernaan.

Ketika terinfeksi, pencernaan akan mengeluarkan virus, bakteri, atau parasit tersebut dengan cara buang air besar (BAB) dan dalam bentuk feses.

Selain BAB lebih dari tiga kali sehari, gejala diare sering ditandai dengan feses cair, demam, dan rasa tidak nyaman pada perut.

Umumnya, diare dialami selama tiga hari atau kurang dari seminggu. Apabila berlangsung lebih dari seminggu, diare yang Anda alami kemungkinan disebabkan oleh penyakit lain.

Artikel Lainnya: Tak Hanya untuk Masakan, Ini Manfaat Cuka Apel bagi Kesehatan

1 dari 3 halaman

Benarkah Cuka Apel Ampuh untuk Atasi Diare?

Cuka apel adalah minuman yang terbuat dari buah apel yang difermentasi. Setelah difermentasi, buah apel yang sedari awal mengandung pektin ini dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di pencernaan.

Pektin juga dapat meningkatkan konsistensi feses serta mengurangi peradangan di usus.

Selain itu, penelitian dari jurnal Scientific Report melaporkan bahwa cuka apel mengandung sifat antibakteri.

Sifat antibakteri ini dapat membunuh bakteri E. coli dan Salmonella yang umum menyebabkan diare.

Karena adanya kandungan pektin dan antibakteri tersebut, cuka apel jadi dipercaya masyarakat bisa mengobati diare.

Menanggapi soal khasiat cuka apel untuk mengatasi diare, begini pendapat dari dr. Atika, “Kalau secara teori, cuka apel hasil fermentasi ini berpotensi memiliki probiotik yang bermanfaat untuk sistem pencernaan. Yang pasti, sudah ada beberapa studi yang mengaitkan kelebihan konsumsi cuka apel dan diare. Ini karena gula di dalamnya memicu peristaltik, jadi membuat gerakan usus terlalu cepat.”

Kendati demikian, dr. Atika tidak menyarankan mengobati diare menggunakan cuka apel. Dalam beberapa kondisi, minum cuka apel malah bisa menyebabkan masalah kesehatan lain.

Tak hanya itu, belum banyak bukti medis yang mengatakan diare bisa diobati menggunakan bahan alami ini.

“Efektivitas cuka apel untuk diare belum banyak diteliti, belum juga menjadi rekomendasi dokter gizi. Sebaiknya hati-hati, efek sampingnya bisa berbeda pada setiap orang. Apalagi karena rasa cuka apel itu asam, ini bisa membuat perih di ulu hati pada penderita maag,” jelas dr. Atika.

Artikel Lainnya: Ini 6 Akibatnya jika Kebanyakan Cuka Apel

2 dari 3 halaman

Obat Alami yang Ampuh Atasi diare

Daripada minum cuka apel yang belum tentu efektif khasiatnya, ada baiknya Anda mengikuti beberapa cara aman untuk atasi diare berikut:

  1. Mengonsumsi Banyak Cairan

Diare pada dasarnya tidak perlu langsung diobati. Sebab, diare merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan bakteri, virus, atau racun yang menginfeksi pencernaan.

Para ahli sering menyarankan penderita diare untuk minum banyak cairan. Karena saat sedang diare, pencernaan butuh banyak cairan untuk mengeluarkan feses melalui anus.

Agar diare tidak menyebabkan dehidrasi, konsumsi minuman mengandung elektrolit yang dapat dibeli di apotek. Alternatif lainnya adalah dengan meminum jus buah, atau makanan berkuah hangat seperti sup ayam.

  1. Diet BRAT

Diet BRAT (banana, rice, apple, dan toast) adalah pola makan yang direkomendasikan ketika Anda sedang diare.

Di setiap jenis makanan tersebut mengandung serat yang dapat membuat feses jadi lebih padat. Makanan ini juga mengandung protein yang dapat meredakan peradangan di usus, sehingga perut terasa lebih nyaman.

Terakhir, konsumsi juga roti, pisang, apel, dan nasi. Makanan-makanan tersebut cenderung punya rasa hambar, yang jika dikonsumsi tidak memperparah gejala mual yang Anda rasakan.

  1. Mengonsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang sering dianjurkan dikonsumsi saat sedang diare.  Pasalnya, saat BAB terus menerus, banyak bakteri sehat di usus yang hilang keluar bersama feses.

Dengan mengonsumsi probiotik yang mengandung bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium, mikroorganisme pelindung usus bisa cepat tergantikan.

Bakteri tersebut juga dapat membantu memulihkan fungsi usus agar kembali normal.  Untuk mendapatkan manfaat tersebut, konsumsi yoghurt atau susu kefir sebanyak dua kali dalam sehari.

Apabila masih ada yang ingin diketahui terkait manfaat cuka apel untuk diare, konsultasi langsung ke dokter. Agar lebih mudah, ajukan pertanyaan secara online dengan dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(JKT/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar