Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeInfo SehatPencernaanCara-Cara Mencegah Diare
Pencernaan

Cara-Cara Mencegah Diare

Tri Yuniwati Lestari, 20 Jul 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Diare bisa dicegah dengan cara-cara mudah, kok! Ketahui di sini apa saja pencegahan diare untukmu dan keluarga.

Cara-Cara Mencegah Diare

Diare merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi. Padahal, diare sebenarnya bisa dicegah dengan cara-cara mudah, lho.

Hal yang utama, kamu perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat demi menghindari paparan virus atau bakteri penyebab diare. Pencegahan diare ini penting dilakukan baik dalam kegiatan sehari-hari bahkan saat berlibur.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, diare kerap terjadi ketika traveling karena tidak menjaga pola hidup bersih.

Diare yang disebabkan oleh infeksi dapat dicegah. Beberapa pencegahan penyakit diare antara lain:

1. Rajin Cuci Tangan

Mencuci tangan dengan sabun adalah kunci penting dalam pencegahan diare menurut WHO. Jangan malas cuci tangan setelah dari toilet dan sebelum makan ataupun menyiapkan makanan.

Selain itu, kamu juga harus membersihkan tangan setelah memegang gagang pintu atau tempat duduk umum.

Jika mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer dengan setidaknya 60 persen alkohol.

2. Bersihkan Permukaan Benda

Rutin bersihkan berbagai permukaan benda di rumah dengan disinfektan, mulai dari pegangan pintu, meja, hingga kursi. Bakteri penyebab diare bisa saja mengenai benda-benda dari orang yang sedang terinfeksi ataupun baru sembuh.

Bila ada keluarga di rumah yang kena diare, penting juga untuk selalu membersihkan toilet untuk mencegah diare menular kepada orang lain. Diare dapat menular jika kontak langsung dengan feses atau area yang terkontaminasi bakteri penyebab diare.

3. Konsumsi Minuman dan Makanan Matang

Pencegahan diare berikutnya adalah hindari mengonsumsi susu dan produk olahannya yang tidak dipasteurisasi, termasuk es krim. Selain itu, sebaiknya jangan makan daging, ikan, dan kerang mentah atau setengah matang.

Makanlah makanan yang dimasak dengan baik dan disajikan panas. Proses pencucian dan memasak makanan sampai matang dapat mematikan bakteri yang terdapat pada makanan.

4. Gunakan Air Kemasan yang Aman

Hindari minum air yang tidak steril dari keran, sumur, atau sungai. Gunakanlah air kemasan untuk minum, menyikat gigi, dan membuat susu anak ketika bepergian.

Jika ragu dengan kebersihan air, rebus air selama tiga menit. Kemudian, tuang air pada wadah tertutup yang bersih. Menggunakan alat khusus untuk mensterilkan air minum (portable water purifier) juga dapat menjadi alternatif.

Selain itu, lebih baik gunakan pompa penyaring air di rumah yang dapat menyaring mikroorganisme.

5. Perhatikan Kebersihan Makanan

Dokter Dyah Novita mengingatkan, “Tidak makan jajanan di pinggir jalan yang tidak tertutup baik, serta terpapar udara kotor ataupun lalat.” Untuk mencegah diare, kamu juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas dan asam terlalu banyak.

Cara mencegah diare juga dapat dilakukan dalam hal konsumsi buah. Pilih buah yang bisa kamu kupas sendiri, seperti pisang, jeruk, dan alpukat.

Hindari makan salad dan buah-buahan yang tidak dikupas seperti anggur dan beri, apalagi kalau kebersihannya tidak terjamin. Jika ingin memakannya, cuci bersih terlebih dahulu. Pastikan juga piring dan peralatan makan bersih dan kering.

6. Hindari Berbagi Barang Pribadi

Saat ada anggota keluarga di rumah yang mengalami diare, pastikan untuk tidak menggunakan barang pribadi secara bergantian dengannya, misal handuk atau pakaian.

Pencegahan penyakit diare ini juga berlaku saat kamu traveling. Pastikan untuk tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain, ya.

7. Hindari Berenang di Kolam Umum

Berenang di kolam umum memang berisiko menularkan berbagai penyakit, termasuk diare akibat bakteri. Diare bisa saja menular bila ada orang yang sedang mengalaminya berenang di situ.

Kalau kolam terlihat tidak terjaga kebersihannya, lebih baik urungkan niat untuk berenang di dalamnya. Orang yang sedang diare juga sebaiknya tidak berkontak dengan orang lain demi mencegah penularan.

8. Beri ASI dan Vaksin untuk Bayi

Ibu disarankan untuk terus menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Menyusui memberikan kekebalan penting yang dapat mencegah diare pada bayi.

Selain itu, diare akibat rotavirus dapat dicegah dengan pemberian vaksin rotavirus untuk bayi.

Pencegahan diare pada anak yang tak kalah penting adalah bersihkan tangan anak dan mainannya secara rutin. Pasalnya, anak-anak kerap memasukkan tangan dan benda-benda ke mulut. Pastikan juga lantai tempat ia bermain bersih.

Ingatlah untuk tetap menjaga kebersihan di mana pun kamu berada. Selain itu, pastikan tubuh kamu sehat dengan makan-makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup agar terhindar dari diare dan penyakit lainnya.

Jika kamu sakit saat traveling, konsultasi dengan dokter online lebih praktis di aplikasi KlikDokter. #JagaSehatmu dan keluarga tercinta bersama KlikDokter!

(FR/NM)

Referensi:

  • World Health Organization. Diakses 2022. Diarrhoeal disease.
  • Mayo Clinic Amerika Serikat. Diakses 2022. Traveler's diarrhea.
  • National Library of Medicine Amerika Serikat. Diakses 2022.

Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini

pencernaanDiare

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter