Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Efek Nocebo, Pikiran Negatif yang Bikin Sakit Jadi Beneran

Efek Nocebo, Pikiran Negatif yang Bikin Sakit Jadi Beneran

Jangan biasakan berpikir negatif, ya, kalau sedang sakit. Bisa-bisa, efek nocebo atau kondisi buruk Anda pikirkan malah betulan terjadi!

Saat berobat ke dokter, umumnya kita dianjurkan untuk tetap semangat dan punya keyakinan sembuh. Bukan sekadar basa-basi, ternyata pikiran positif yang ditanamkan dokter punya efek baik bagi kesembuhan pasien.

Maka saat dalam masa pengobatan, kita diwanti-wanti agar jangan sampai berpikir negatif atau macam-macam.

Ini karena dengan memikirkan hal yang nggak-nggak, efek buruk saat pengobatan kemungkinan dapat terjadi. Hal ini disebut sebagai efek atau respons nocebo.

Artikel Lainnya: Sering Sakit Perut? Bukan Masalah Pencernaan, tapi Stres!

Apa itu Efek Nocebo?

Sering mendengar kalimat, “Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan kita rasakan?” Ya, kalimat ini benar adanya dan sering dikaitkan untuk penelitian pengobatan.

Biasanya dalam studi medis, ada obat kosong (pil isi gula) yang diberikan pada kelompok uji tertentu. Tujuannya, melihat adanya efek plasebo (kondisi tubuh membaik) dari obat tersebut.

Kelompok tersebut dibuat yakin bahwa obat kosong ini adalah pengobatan betulan. Karena yakin dan berpikir positif, kelompok penerima obat tersebut merasa kondisi kesehatan atau gejala sakit yang dialaminya membaik.

Sedangkan efek atau respons nocebo menurut dr. Sara Elise Wijono MRes, terjadi ketika ada pemikiran dan keyakinan negatif seseorang terhadap pengobatan yang dijalaninya.

Misalnya, ketika khawatir dan berpikir akan demam setelah minum obat kosong ini, suhu tubuh Anda bisa naik betulan, lho!

Artikel Lainnya: Ampuh, Inilah 10 Cara Mengatasi Kebiasaan Overthinking

“Iya, jadi nocebo itu sederhananya kebalikan dari placebo. Kalau placebo muncul efek positif, sedangkan nocebo muncul efek negatifnya. Padahal konsumsi zat yang nggak berpengaruh terhadap penyakitnya,” jelas dr. Sara.

“Misalnya, Anda pakai obat yang kandungan aktifnya sama. Namun karena respons nocebo (berpikir negatif), jadi bisa muncul efek samping. Padahal, obat A sama obat B ini cuma beda merek, isinya tetap sama,” katanya menambahi.

Perlu dipahami jelas, bahwa efek nocebo terjadi bukan karena adanya zat aktif yang memengaruhi tubuh. Efek atau respons ini muncul akibat seseorang yakin dan percaya bahwa suatu zat (obat-obatan) akan memengaruhi tubuhnya.

Efek samping nocebo berbeda-beda, namun tidak ada pengaruhnya dengan zat obat atau dosis yang diberikan. Gejala dari efek nocebo sering kali meliputi beberapa hal ini.

  • Mengantuk.
  • Mual.
  • Pusing.
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sakit kepala.
  • Insomnia,
  • Kelelahan.
  • Gatal.
  • Kembung.
  • Sakit perut.
  • Kehilangan nafsu makan.

Artikel Lainnya: Penyebab Gangguan Kecemasan Sering Muncul di Malam Hari

1 dari 4 halaman

Rasa Cemas dan Stres Saat Pengobatan juga Berpengaruh

Efek nocebo sudah dibuktikan oleh studi dari jurnal Psychiatry Research yang meneliti tentang kondisi depresi melawan efek plasebo.

Pasien depresi dalam penelitian tersebut diberikan pil kosong yang tidak punya khasiat penyembuhan sama sekali.

Saat diberikan, pasien yakin pengobatannya akan menyebabkan efek samping dan tidak akan berhasil. Hasilnya, mereka benar mengalami efek samping obat karena pikirannya tersebut!

Dilaporkan sebanyak 44,7 persen pasien mengalami efek seperti nyeri, gatal-gatal, dan perubahan detak jantung. Bahkan 4,5 persen pasien lainnya sampai berhenti ikut proses penelitian karena takut jadi betulan sakit.

Para ahli mengatakan, pasien yang cemas dan stres dalam kondisi depresi cenderung mengalami efek nocebo. Rasa cemas akan mengaktifkan hormon kolesistokinin (hormon pembawa pesan antar sel saraf) dan dapat meningkatkan persepsi nyeri.

Akhirnya, efek samping yang seharusnya tidak ada pun dapat terjadi karena mereka ragu dan berpikiran negatif.

Artikel Lainnya: Toxic Positivity, Dampak Negatif Berpikir Positif

2 dari 4 halaman

Faktor Lain yang Memicu Efek Nocebo

Selain sulit mengendalikan pikiran, ada faktor lain yang dapat memicu tubuh jadi sakit karena persepsi negatif ini. Antara lain beberapa hal berikut ini.

  • Biaya

Jangan menganggap obat yang harganya terlalu murah atau terlalu mahal tidak dapat menyembuhkan Anda, ya.

Ini karena persepsi negatif seperti ini akan memicu Anda berpikiran yang tidak-tidak. Hasilnya, efek nocebo pun bisa timbul.

  • Ekspektasi Pasien

Dilansir dari Very Well, ada sebuah penelitian yang mengumumkan akan ada obat baru untuk diresepkan ke pasien. Sayangnya, si pasien langsung berekspektasi obatnya malah bikin tubuh semakin tidak membaik.

Akibatnya, si pasien yang cemas jadi mengalami respon nocebo dengan efek samping lainnya. Padahal, para peneliti sama sekali belum memberikan obat baru itu ke pasien.

  • Pengalaman

Beberapa orang dapat mengalami efek nocebo dari pengalaman. Misalnya, dulu pernah diobati dengan obat A lalu mengalami efek samping.

Ketika mau dikasih obat B yang baru, ia langsung berpikir negatif menganggap obat A dan B sama. Hasilnya, efek samping karena pikiran pun dapat terjadi. 

Artikel Lainnya: 6 Gejala Kesehatan Ketika Tubuh Mengalami Stres, Apa Saja?

3 dari 4 halaman

Biasakan Berpikir Positif untuk Kesehatan Tubuh

Menurut informasi dari Psych Central, negative thinking dan pesimis terhadap pengobatan dapat membuat Anda stres. Akibatnya, kadar hormon stres di dalam darah akan meningkat. Lalu, efek atau gejala sakit bisa muncul.

Penting sekali untuk jangan ragu-ragu berpikir positif ketika sedang sakit. Tujuannya bukan sekadar motivasi, ini karena pikiran yang baik akan menimbulkan efek yang pula bagi tubuh kita.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar selalu berpikir positif selama masa pengobatan:

  • Katakan dan yakinkan pikiran bahwa penyakit yang Anda alami akan sembuh membaik. Misalnya dengan bicara kalimat, “Sakit lutut ini akan sembuh, saya percaya!”
  • Jangan bandingkan kemajuan pengobatan orang lain dengan diri Anda. Tubuh setiap orang punya respons dan kondisi yang berbeda. Bukan berarti karena lama membaik menandakan Anda tidak bisa sembuh sama sekali.

Artikel Lainnya: Banyak Pikiran? Awas Nyeri Otot!

  • Lakukan hal menyenangkan sesuai kondisi. Berkebun, jalan-jalan di sekitar rumah, atau memasak makanan favorit dapat menurunkan tingkat stres. Alhasil, pikiran negatif pun dapat menjauh dari benak Anda.
  • Rajin konsultasi ke dokter juga dapat membantu Anda berpikir positif lebih lanjut. Dengan mendengar kemajuan pengobatan yang sedang dijalani, dapat membuat diri ini makin semangat sembuh!

Apabila masih ada yang ingin ditanyakan tentang efek nocebo atau cara berpikir positif, jangan ragu ajukan pertanyaan ke dokter, ya. Untuk lebih praktis, konsultasi dengan dokter atau psikolog lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

[AYU/ARM]

0 Komentar

Belum ada komentar