Sukses

Sakit Kepala Sebelah Kanan Biasanya Gejala Apa?

Sakit kepala bisa terjadi di salah satu sisi kepala. Jika terjadi di sebelah kanan, biasanya merupakan gejala apa?

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala adalah keluhan yang hampir tiap orang pernah mengalaminya, termasuk sakit kepala sebelah kanan. Nyeri kepala di bagian kanan ini biasanya merupakan gejala apa, ya?

Sakit kepala bisa menyebabkan denyut yang tumpul maupun intens di beberapa area, termasuk di pelipis kanan, dasar tengkorak, serta bisa meliputi leher, gigi, maupun mata.

Sakit kepala sebelah kanan, gejala apa?

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit kepala di sebelah kanan, yaitu:

1. Migrain

“Penyebab sakit kepala sebelah kanan yang paling mudah dideteksi itu karena migrain. Biasanya, sakit kepala disertai sensasi denyut dan penglihatan kabur,” kata dr. Bambang Hady dari KlikDokter.

Selain itu, keluhan lainnya bisa muncul adalah: mual, sensitivitas terhadap cahaya dan suara, dan muntah. Pemicunya beragam, mulai dari perubahan cuaca, stres emosional, makanan dan minuman tertentu, kelelahan, perubahan hormomal pada wanita, dan lain-lain.

2. Trauma

"Trauma karena benda tumpul maupun tajam juga bisa menyebabkan sakit kepala di sebelah kanan, khususnya jika trauma terjadi di sisi kanan kepala,” terang dr. Bambang.

Ia juga menjelaskan bahwa kalau trauma akibat benda tajam, biasanya terlihat jelas dari luka yang menyertai. Namun jika akibat benda tumpul, sakit kepala itulah tandanya.

3. Neuralgia oksipital

Neuralgia oksipital atau nyeri saraf oksipital adalah peradangan dan cedera pada saraf oksipital di otak. Kondisi ini sering disalahpahami sebagai migrain atau nyeri kepala lainnya karena gejala yang mirip.

Neuralgia oksipital tidak mengancam nyawa. Meski begitu, nyerinya bisa menyakitkan dan menyebar hingga ke bagian depan dan sisi kepala, serta mata.

Gejalanya berupa nyeri hebat seperti ditusuk-tusuk, tertekan, atau terkena serangan listrik di area kepala bagian (kanan) belakang. Selain itu, rasa nyeri juga bisa timbul di area leher.

Gejala lainnya berupa: nyeri dan rasa terbakar dari dasar kepala dan menjalar ke kulit kepala, nyeri pada satu atau kedua sisi kepala, nyeri di belakang mata, meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya, dan nyeri saat menggerakkan leher.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

4. Sakit kepala tipe tegang (tension headache)

Sakit kepala tipe tegang umumnya memengaruhi kedua sisi kepala, tetapi pada beberapa orang mungkin memiliki gejala di satu sisi saja. Tanda-tandanya termasuk: nyeri tumpul, pegal, kulit kepala terasa lebih lunak, otot bahu dan leher bisa tegang bisa juga lunak, rasa tegang atau tekanan di sepanjang dahi, samping kepala, dan belakang kepala.

5. Sakit kepala cluster

Beda dengan migrain atau sakit kepala tipe tegang, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter mengatakan bahwa sakit kepala cluster adalah yang paling jarang dialami.

“Karakteristiknya nyeri tiba-tiba, intensitasnya berat, ada sensasi seperti ditusuk-tusuk, dan lokasinya di sekitar lingkar mata atau salah satu sisi kepala,” jelas dr. Astrid. Itulah kenapa sakit kepala cluster juga dikenal dengan sakit kepala belakang mata, karena di situlah area utama munculnya nyeri.

Gejala lain yang menyertai biasanya mata merah dan berair, salah satu kelopak mata layu atau bengkak, ukuran pupil mata mengecil di salah satu sisi, dan hidung mampet atau berair.

Serangan bisa berlangsung antara 15 menit hingga 3 jam, dan bisa dialami sekali sehari atau berulang hingga delapan kali dalam sehari. Sakit kepala cluster juga dapat dialami setiap hari hingga 4-12 minggu sebelum serangan sakit kepala akhirnya mereda dan menghilang. Periode ini biasanya diikuti oleh periode bebas serangan. Periode ini dapat berlangsung hingga hitungan tahun, sebelum akhirnya serangan sakit kepala cluster kembali menyerang.

6. Tumor otak

Tidak semua sakit kepala berarti kanker otak. Sakit kepala biasa bisa saja terjadiakibat terlambat makan, kurang tidur atau tidak cukup minum. Namun, berdasarkan keterangan dari dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, sakitkepala yang mengindikasikan kanker otak punya karakteristik yang berbeda, yakni:

  • Menetap atau bertambah parah dari waktu ke waktu.
  • Tidak membaik setelah minum obat pereda nyeri standar.
  • Disertai muntah atau pusing berputar.
  • Makin parah ketika berubah posisi atau beraktivitas.
  • Umumnya terjadi pada pagi hari ketika bangun tidur.''

Selain enam penyebab di atas, sebetulnya masih ada lagi penyebab sakit kepala di sebelah kanan, seperti arteritis temporal, neuralgia trigeminal, alergi, aneurisme, kelehan, dan sebagainya.

Apabila Anda mengalami gejala sakit kepala di sebelah kanan, enam poin di atas mungkin adalah penyebabnya. Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, khususnya jika intensitas nyeri sangat berat, berulang, serta disertai gejala lain yang tak biasa.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar