Sukses

Benarkah Jatuh Cinta Bisa Bikin Gemuk?

Tidak cuma makan berlebihan dan stres yang bikin berat badan Anda naik, ternyata jatuh cinta juga bisa bikin gemuk, lho. Ini penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda melihat pasangan yang baru “jadian” atau baru menikah terlihat gemuk ketimbang saat mereka masih melajang? Atau justru Anda sendiri yang mengalaminya? Jika ya, pasti tak jarang dalih Anda ketika ditanya, “Ih, gemukan, ya!”, jawabannya adalah, “Iya, soalnya lebih bahagia!” Sebetulnya, apa yang terjadi pada tubuh ketika Anda sedang jatuh cinta sehingga bisa bikin gemuk?

Jatuh cinta terbukti bisa bikin gemuk

Dilansir dari Healthline, pasangan yang baru menjalin cinta umumnya lebih sering pergi berjalan-jalan dan mencari kuliner lezat sembari mengenal satu sama lain. Hal ini diduga bisa menjadi faktor pendukung terjadinya peningkatan berat badan.

Selain itu, ada pula penelitian yang melaporkan bahwa berat badan wanita yang menikah selama lima tahun dan tinggal bersama pasangannya naik sekitar 24 pound (sekitar 10 kg). Sedangkan pada wanita yang menjalin hubungan tapi belum menikah, ditemukan berat badannya naik sebanyak 15 pound (sekitar 6 kg). Temuan ini membuktikan bahwa hidup bersama pasangan yang dicintai memang berpotensi meningkatkan berat badan.

Jika pernikahan yang dijalani bahagia, penelitian menyebut, pasangan bahagia yang puas dengan hubungan tersebut umumnya sudah tidak lagi memikirkan penampilan. Mereka jadi kehilangan motivasi untuk menjaga kebugaran tubuh serta berat badan ideal. Ini karena mereka tak lagi berusaha untuk menarik perhatian lawan jenis lain.

Nah, jika Anda termasuk orang yang suka dengan pasangan yang romatis, berhati-hatilah. Hal ini karena kemungkinan Anda menjadi gemuk semakin besar! Pada wanita yang memiliki pasangan romantis, peningkatan berat badan umumnya terjadi pada tahun pertama hubungan terjalin, sedangkan pada pria keadaan ini cenderung terjadi pada tahun kedua.

Sementara itu, penyebab sejati dari fenomena “makin cinta makin jadi gemuk” ini diduga karena adanya perilaku yang “menular”. Saat Anda terbiasa melakukan aktivitas bersama-sama secara terus-menerus, apa pun yang disukai dan apa pun yang dikerjakan akan memengaruhi satu sama lain, termasuk perubahan berat badan.

1 dari 2 halaman

Jangan ubah kebiasaan sehat Anda setelah berpasangan

Mungkin awalnya Anda termasuk tipe orang yang sesibuk apa pun, tetap ingin berolahraga. Namun, semua bisa berubah saat memiliki pasangan yang malas bergerak dan lebih memilih bertahan di tempat tidur atau wisata kuliner di akhir pekan. Lama-kelamaan, Anda pun akan ikut berperilaku seperti itu.

Dilansir dari Everyday Health, kehabisan waktu sendiri atau "me time" juga bisa meningkatkan berat badan, terutama bagi wanita yang menikah dan punya momongan. Setiap hari, ia akan berkutat dengan urusan rumah, anak, dan suaminya. Maka dari itu, ia kehilangan waktu dan energinya untuk berolahraga.

Tips agar Anda dan pasangan tak menggemuk bersama

Sebenarnya, masih ada kesempatan bagi Anda untuk tetap memiliki tubuh ideal meski sedang bahagia bersama pasangan. Bagaimana pun juga, naiknya berat badan hingga menjadi gemuk atau obesitas tidak baik untuk kesehatan jangka panjang. Untuk mencegah hal ini terjadi, lakukan tips di bawah ini agar Anda dan pasangan tak kompak menggemuk.

  1. Ganti tempat kencan yang biasanya bertemu di resoran, Anda bisa bertemu pasangan di pusat kebugaran atau fasilitas olahraga gratis yang ada. Dengan begitu, Anda bisa berolahraga bersama.
  2. Jangan biarkan pasangan menulari Anda dengan kebiasaan tak sehat. Jangan korbankan kebiasaan positif Anda karena orang lain.
  3. Yakinkan diri bahwa meski sudah berpasangan, tapi menjaga penampilan tubuh tetap penting. Tubuh yang ideal, bugar, dan sehat bisa berdampak positif di segala aspek kehidupan.
  4. Ganti kudapan dengan makanan yang lebih sehat.

Memang ada penelitian yang menemukan bahwa jatuh cinta bisa bikin gemuk, tapi jangan khawatir, ini tak harus terjadi pada Anda! Memang benar memiliki pasangan yang pengertian dan mencintai Anda apa adanya membuat bahagia. Meski begitu, jangan sampai Anda yang tadinya menerapkan pola hidup sehat, kini jadi malas dan hilang motivasi untuk mempertahankan kebiasaan sehat tersebut. Motivasi diri Anda (dan pasangan) untuk lebih disiplin dalam menjaga pola makan dan tetap sediakan waktu untuk berolahraga. Ingat, kebiasaan baik seperti inilah yang harus ditularkan!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar