Sukses

Cara Menentukan Masa Subur Jika Haid Tidak Teratur

Masa subur bisa dipengaruhi oleh siklus haid. Bagaimana jika siklus haid tidak teratur? Simak cara menghitung masa subur haid tidak teratur di sini.

Menentukan masa subur (secara medis disebut dengan istilah ovulasi) tidaklah sulit bagi Anda yang memiliki siklus haid teratur. Ovulasi atau keluarnya sel telur umumnya jatuh 14 hari sebelum hari pertama dari siklus haid bulan berikutnya. 

Namun, kebanyakan wanita dengan haid tidak teratur kebingungan menghitung masa subur. Pasalnya, mereka kesulitan memastikan tanggal haid selanjutnya. Meski demikian, memiliki siklus haid yang tidak teratur bukan berarti Anda tak bisa mengetahui masa subur. 

Tanpa tanggalan siklus haid, ada beberapa perubahan tubuh yang bisa dijadikan patokan untuk menghitung masa subur dengan akurat.

1 dari 3 halaman

Pengaruh Siklus Haid terhadap Masa Subur

Setiap bulannya, akan terjadi siklus haid mulai dari awal haid, berhentinya haid, masa subur, hingga haid berikutnya datang. Hal yang selalu berulang inilah yang disebut siklus.

Hari pertama siklus dimulai pada hari pertama haid Anda. Umumnya, haid berlangsung selama beberapa hari hingga seminggu.

Semasa haid, jaringan yang melapisi bagian dalam rahim akan luruh dan keluar melalui vagina. Setelah haid selesai, lapisan rahim akan kembali menjalani proses penebalan sebagai persipan jika terjadi kehamilan.

Artikel lainnya: Tips Program Hamil Meski Haid Tidak Teratur

Di tengah siklus haid, kurang lebih pada hari ke-14, sel telur akan dilepaskan dari ovarium. Jika berhubungan intim di masa subur, ada kemungkinan sel sperma berhasil mencapai sel telur dan membuahinya.

Sel telur yang sudah dibuahi akan menempel pada rahim dan terjadi kehamilan jika terus berkembang.

Sementara, jika tidak terjadi kehamilan, siklus haid akan mendekati akhirnya. Menstruasi pun datang lagi. 

2 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Menghitung Masa Subur Haid Tidak Teratur?

Beberapa panduan berikut bisa jadi petunjuk cara menghitung masa subur haid tidak teratur. 

  1. Catat Siklus Haid Selama 6-12 Bulan Berturut-turut

Jika siklus haid tidak teratur, Anda harus lebih disiplin dalam mencatat siklus tersebut. Anda harus mencatat tanggal dimulai dan tanggal berakhirnya haid, setidaknya selama enam siklus haid berturut-turut. 

Dengan mencatat, Anda dapat menunjukkannya kepada dokter saat pemeriksaan. Nantinya dokter bisa melihat pola haid Anda. Dari sini, dokter bisa membantu Anda memperkirakan kapan masa subur terjadi. 

Artikel lainnya: Siklus Haid Tidak Teratur, Perlu Khawatir? Ini 7 Penyebabnya!

  1. Perhatikan Lendir Serviks

Setelah haid selesai, tak lama kemudian serviks (mulut rahim) akan mengeluarkan lendir jernih dan tak berbau. Lendir ini sering dikenal dengan keputihan yang normal. Lendir tersebut bisa terlihat kental dan hanya sedikit, tapi bisa pula terlihat agak encer dan berjumlah lebih banyak.

Masa subur ditandai dengan lendir serviks yang agak encer dan konsistensinya mirip dengan putih telur. Lendir serviks yang seperti ini akan mempermudah sperma untuk masuk ke dalam rahim dan membuahi sel telur.

  1. Ukur Suhu Basal Tubuh

Suhu tubuh sepanjang hari bersifat fluktuatif. Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh yang diukur pada pagi hari saat baru bangun tidur. Cara terbaik untuk mengukurnya adalah dengan menggunakan termometer, yang pengukurannya dilakukan di mulut.

Catatlah suhu basal tubuh setiap pagi. Saat ovulasi terjadi, suhu basal tubuh akan meningkat 0,5-1 derajat Celcius dibandingkan dengan suhu basal pada hari-hari sebelumnya.

Jika Anda dan pasangan berencana untuk memiliki anak, saat suhu basal tubuh meningkat, sebaiknya lakukan hubungan seksual.

Artikel lainnya: Siklus Haid Tidak Teratur, Apakah Tanda Wanita Tidak Subur?

  1. Gunakan Alat untuk Mendeteksi Ovulasi

Cara lain untuk mendeteksi masa subur adalah dengan menggunakan alat pengecek ovulasi dengan menggunakan urine. Alat ini sangat mirip bentuknya dengan test pack, demikian pula cara kerjanya.

Jika test pack mendeteksi adanya hormon beta human chorionic gonadotrophin (b-HCG) di urine, alat deteksi ovulasi akan mendeteksi adanya luteinizing hormone (LH) dalam kadar yang tinggi di urine.

Hormon LH akan meningkat drastis jumlahnya pada 24-48 jam menjelang ovulasi. Jadi, saat alat deteksi ovulasi menunjukkan hasil positif, kemungkinan besar dalam 24-48 jam ke depan masa subur terjadi.

Alat tes ovulasi ini diketahui akurat dan mudah untuk membantu menentukan masa subur. Namun, dibandingkan dengan metode penentuan masa subur lainnya, Anda harus mengeluarkan biaya untuk membeli strip pemeriksaan pada metode ini.

Menentukan masa subur dengan kondisi haid tidak teratur membutuhkan usaha lebih dan kedisiplinan dalam mencatat dan mengukur.

Menurut sebuah studi di Amerika Serikat, akurasi penentuan masa subur wanita dengan siklus haid tidak teratur yang mengombinasikan keempat metode di atas tingkat keberhasilannya mencapai 90 persen, lho!

Itulah empat cara menghitung masa subur pada perempuan dengan haid tidak teratur. Jika siklus haid tidak teratur terjadi berkepanjangan, sebaiknya segera mendiskusikannya pada dokter kandungan agar diketahui penyebabnya.

Jangan ketinggalan berita menarik seputar kesehatan reproduksi dan kesuburan dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS-JKT]

7 Komentar

  • Bahagia

    Dok saya bingung cara mengetahui masa subur saya Krn haid saya TDK teratur Bulan ni saya haid tgl 16 -18 masa suburnya tgl brp yah dok

  • Eroh Toheroh

    Assalamualaikum, dok saya mau tanya usia saya 42 tahun sy mau promil tp haid sy tdk teratur, bln januari haid tgl 14,15 dan 16 tp d tgl 16 flek, di bulan februari sy haid tgl 12,13,14 tp d tgl 14 flek sperti biasa haid deres hanya 2 hari aja, hr trakhir flek aja, jatuh masa subur saya kapan ya, mohon bimbingn nya krn sy g ngerti cara menghitung masbur tuk haid yg tdk teratur khusus usia 42 tahun...sblum trima kasih dok

  • Syifa Fauzah

    pagi Dok,saya mau bertanya kenapa sekarang saya telat haid sudah satu bln lebih tapi tes (-) padahal 3bln kebelangkang lancar dan bln kemarin hanya flek 1hari mohon penjelasan nya???