Sukses

Ini Dia Manfaat Suntik Vitamin C!

Suntik vitamin C dipercaya lebih efektif dan menyehatkan. Apa sebenarnya manfaat suntik vitamin C untuk kesehatan? Yuk, simak di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki tampilan kulit yang sempurna tentu diinginkan banyak orang. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, Anda mungkin pernah tertarik mendapatkan suntik vitamin C.

Suntik vitamin C menjadi suatu metode perawatan kulit yang semakin meraih kepopuleran. Lalu, selain untuk kulit, manfaat suntik vitamin C untuk kesehatan mencakup berbagai aspek di tubuh kita.

Mengungkap Manfaat Suntik Vitamin C

Vitamin C atau asam askorbat merupakan salah satu zat penting yang diperlukan untuk berbagai proses di dalam tubuh. Pemberian vitamin C dengan cara diminum maupun suntik hanyalah variasi dari aspek administrasi dan dosis obat. 

Dosis vitamin C yang diberikan lewat suntik umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan yang diminum. Manfaat keduanya cenderung sama, karena intinya adalah memasukkan vitamin C ke dalam tubuh. 

Artikel Lainnya: Inilah Manfaat Vitamin C yang Anda Harus Tahu

Berikut manfaat suntik vitamin C untuk kesehatan:

  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Vitamin C diyakini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Mengonsumsi vitamin C dalam kondisi infeksi ringan (contohnya, pilek atau selesma) dapat mempercepat penyembuhan. 

Hal ini dikarenakan keterlibatan vitamin C dalam sistem imunitas dan kandungan antioksidannya yang tinggi.

  • Membentuk Kolagen di Dalam Jaringan

Kolagen adalah sebuah protein yang memberikan kekuatan pada jaringan tubuh. Kolagen berada di bagian kulit, otot, dan tulang. Dalam proses pembentukan kolagen, terdapat peran vitamin C di dalamnya. 

Zat ini juga turut berperan dalam menjaga kekenyalan kulit. Oleh sebab itu, bila Anda ingin memiliki kulit yang lembut dan kenyal, jangan lupa mencukupi asupan vitamin C. Dengan begitu, proses pembentukan kolagen juga tidak akan terganggu.

  • Penyembuhan Luka

Sudah menjadi praktik rutin di rumah sakit untuk menambahkan suplementasi vitamin C pada luka bekas operasi. 

Sebagai contoh, terkadang diberikan suntik vitamin C pada orang yang baru menjalani operasi caesar demi menunjang proses penyembuhan luka.

Selain luka besar, tentunya luka kecil juga dapat memperoleh manfaat dari vitamin C. Oleh sebab itu, bila Anda mengalami luka di tubuh, jangan lupa mencukupi asupan vitamin C.

Artikel Lainnya: Mitos Seputar Vitamin C yang Tidak Perlu Dipercaya

  • Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Berdasarkan studi, vitamin C dapat dijadikan pengobatan penunjang untuk terapi kanker

Studi laboratorium membuktikan, suntik vitamin C dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker prostat, pankreas, hati, usus besar, dan lainnya. 

Hal ini berkaitan dengan kandungan antioksidan kuat yang terdapat pada vitamin C. Bahkan, suntik vitamin C sebagai pengobatan pasien kanker sudah dimulai sejak tahun 1970. 

  • Membantu Mencerahkan Warna Kulit

Vitamin C dipercaya dapat membantu menghilangkan kemerahan pada kulit. Selain itu, suntik vitamin C dosis tinggi juga dikaitkan dengan tampilan kulit yang lebih cerah. 

Hal ini terjadi kemungkinan karena efek vitamin C dosis tinggi yang menghambat kerja melanin. Melanin adalah sel yang memberikan pigmen atau warna pada kulit. Meskipun begitu, efek ini masih kontroversial.

  • Mencegah Penuaan Dini

Radikal bebas bisa berasal dari mana saja, luar maupun dalam tubuh. Dari luar tubuh, radikal bebas bisa diperoleh dari lingkungan, asap, dan polusi. Dari dalam tubuh, radikal bebas bisa muncul dari metabolisme sel, salah satunya sel imun.

Radikal bebas yang menyerang sel normal dapat menimbulkan serangkaian efek, salah satunya penuaan dini. Maka, bagi Anda yang ingin mencegah terjadinya penuaan dini, vitamin C diyakini bermanfaat.

Artikel Lainnya: Menkes Meminta Perusahaan Sediakan Vitamin C, Mengapa Jadi Penting?

Kapan Perlu Suntik Vitamin C? 

Vitamin C dapat diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari, seperti buah dan sayur. Anda juga dapat menemukan vitamin ini pada suplemen atau suntikan khusus yang diberikan oleh dokter.

Terkait suntik vitamin C, tindakan ini dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal karena langsung masuk ke sistem peredaran darah dan tidak harus dicerna terlebih dahulu.

Dosis vitamin C yang dibutuhkan setiap hari adalah 70-150 mg. Bagi mereka yang mengalami kekurangan vitamin C, kebutuhannya adalah 300-1.000 mg. 

Namun, meski diberikan pada dosis yang tinggi, tidak semua vitamin C dapat terserap oleh tubuh. Karena, zat ini juga dapat dibuang melalui urine.

Nah, jika Anda berpikir untuk menerima suntik vitamin C, batas maksimal yang aman adalah sebanyak 500-1.000 mg, alias dilakukan seminggu sekali. 

Jika dilakukan terlalu sering atau terlalu banyak mendapatkan dosis vitamin C, maka kerja organ ginjal dan hati akan lebih berat. 

Bagi orang-orang yang memiliki riwayat sakit ginjal, sebaiknya menghindari suntik vitamin C. 

Pada orang-orang dengan gangguan ginjal, terdapat laporan yang menyatakan kemunculan kasus gagal ginjal pascapengobatan dengan vitamin C dosis tinggi. 

Selain itu, orang-orang yang memiliki kecenderungan untuk terbentuk batu ginjal juga perlu menghindari suntik vitamin C.

Jika Anda tertarik mendapatkan manfaat suntik vitamin C untuk kesehatan, awali dengan berkonsultasi kepada dokter. 

Konsultasikan apakah Anda benar-benar membutuhkan suntik vitamin C dan apakah aman untuk kesehatan. Gunakan LiveChat KlikDokter untuk konsultasi lebih mudah dan cepat.

Sebaiknya, pihak yang memberikan suntikan vitamin C juga harus dokter atau tenaga kesehatan yang berkompeten.

(FR/AYU)

1 Komentar