Sukses

Ini Akibatnya jika Jam Biologis Tubuh Terganggu

Saat jam biologis tubuh Anda terganggu, berhati-hatilah dengan penyakit yang akan datang menghampiri.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap jaringan dan organ dalam tubuh mempunyai jam biologis masing-masing, jam ini dikenal sebagai ritme sirkadian. Ritme ini bertanggung jawab tidak hanya untuk mengendalikan pola tidur, tapi juga untuk menghubungkan dengan setiap proses biologis seperti suhu, tekanan darah dan hormon.

Dalam keadaan sehat, tubuh menjaga jadwal tidur dan makan secara teratur sesuai jam normal. Saat pagi hari, suhu tubuh akan meningkat sehingga membuat Anda terbangun. Sedangkan di malam hari tubuh lebih banyak untuk tidur.

Namun, saat jam tubuh Anda terganggu, entah sekali waktu atau terus menerus, ritme sirkadian alami tubuh bisa melambat atau semakin cepat yang pada akhirnya mengganggu kesehatan Anda.

1. Risiko kanker

Penelitian yang dilakukan oleh Nurses Health Study mengungkapkan, peningkatan risiko kanker terjadi pada mereka yang bekerja pada shift malam, termasuk kanker payudara dan kolorektal. Peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan paparan cahaya di malam hari mengakibatkan penurunan hormon melatonin yang dapat menyebabkan pertumbuhan kanker.

2. Depresi

Sebuah analisis baru-baru ini menunjukkan, mengatur ulang jam biologis tubuh dapat membantu meringankan depresi. Meski begitu, penelitian ini tidaklah menjelaskan secara rinci kenapa hal tersebut bisa terjadi. Teori yang dikaitkan adalah beberapa orang dengan gangguan mood mungkin memiliki jam biologis yang tidak berjalan dengan baik.

3. Serangan jantung

Serangan jantung lebih mungkin terjadi di pagi hari. Bukti menunjukkan bahwa ritme sirkadian berhubungan erat dengan kesehatan jantung. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa stroke lebih sering terjadi di pagi hari.

4. Waktu makan

Banyak penelitian yang menghubungkan nutrisi, obesitas dan ritme sirkadian. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa perubahan atau gangguan pada ritme sirkadian tidak hanya mengubah waktu makan tetapi juga menghasilkan penambahan berat badan. Orang yang bekerja pada shift malam memiliki peningkatan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung sebagai akibat dari waktu makan yang tidak biasa.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

5. Infeksi

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Prosiding National Academy of Sciences menemukan, bahwa virus bereproduksi sepuluh kali lebih cepat pada hewan yang terinfeksi saat matahari terbit. Hal ini mungkin terjadi karena tubuh tidak siap untuk melawan kuman pada waktu-waktu tertentu.

Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui apakah infeksi pada waktu tertentu memengaruhi kerentanan terhadap suatu penyakit.

6. Kulit gatal

Kulit, seperti organ lain di dalam tubuh, mengikuti jam internalnya sendiri. Suhu kulit, keseimbangan pH, dan produksi minyak bervariasi setiap saat. Untuk diketahui, pada malam hari, daya tahan kulit menghadapi bakteri, virus, dan iritasi lebih rendah daripada waktu lainnya. Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa Anda sering merasa gatal setelah matahari terbenam.

7. Kesuburan

Banyak penelitian menunjukkan, gangguan terhadap ritme sirkadian memiliki efek negatif pada kesuburan seorang wanita. Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal PLOS mengungkapkan bahwa pola tidur yang tidak teratur akan membuat wanita lebih sulit untuk hamil.

Meski begitu, penelitian baru dilakukan pada tikus, sehingga penelitian lebih lanjut harus dilakukan pada reproduksi perempuan.

Kegagalan untuk beradaptasi dengan waktu normal tubuh menyebabkan jam biologis tubuh Anda terganggu. Hal inilah yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik Anda. Usahakan beristirahat dengan cukup, terutama di malam hari, agar Anda terhindar dari serangan berbagai penyakit berbahaya.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar