Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Lebih Baik Mana, Kondom Aneka Rasa atau Kondom Konvensional?

Berikut ini perbedaan antara kondom aneka rasa dengan kondom konvensional dari sudut padang kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi. Kondom dapat menghalangi sperma masuk ke dalam tubuh wanita, sehingga tidak terjadi kehamilan saat sepasang suami istri berhubungan seksual.

Ada beragam variasi kondom yang dijual di pasaran, salah satunya yaitu kondom aneka rasa. Bicara tentang kondom aneka rasa, kondom ini berbahan lateks dengan lapisan perasa di bagian luar. Lapisan tersebut biasanya berupa lubrikan.

Jika membayangkan tentang rasa sarung tangan dokter gigi, Anda pasti tahu bahwa lateks memiliki rasa yang asing. Bahkan, cenderung tidak enak di mulut dan lidah. Dari sinilah asal ide pembuatan kondom dengan lapisan perasa.

Meski tujuan utama pembuatannya untuk meningkatkan penjualan, kondom dengan lapisan perasa juga memiliki fungsi yang mungkin Anda belum tahu. Kondom dengan lapisan perasa dapat digunakan sebagai bagian dari foreplay saat oral seks. Oral seks merupakan hubungan seksual yang dilakukan dengan menstimulasi penis atau vagina menggunakan mulut, lidah, atau bibir.

Saat melakukan oral seks, banyak orang cenderung tidak menggunakan kondom karena tidak merasa ada resiko yang ditimbulkan. Padahal, sebagai salah satu jenis foreplay maupun kegiatan utama dalam berhubungan seksual, oral seks juga tidak terlepas dari risiko penularan beberapa jenis infeksi menular seksual seperti herpes, gonore, sifilis, dan sebagainya. Kondom dengan lapisan perasa berperan membantu oral seks menjadi lebih nyaman.

Sementara itu, saat melakukan hubungan seksual dengan penetrasi penis ke dalam vagina, Anda sebaiknya menggunakan kondom konvensional. Pemakaian kondom aneka rasa saat aktivitas seksual dengan penetrasi penis ke dalam vagina tidak disarankan. Sebab, kondom aneka rasa mengandung bahan kimia yang dapat berbahaya untuk kesehatan vagina.

Terlebih lagi, kondom tersebut mengandung perasa, terutama pemanis buatan. Kandungan gula pada kondom aneka rasa dapat mengubah kadar pH dalam vagina yang bisa mengakibatkan infeksi jamur dan kuman lainnya.

Meskipun kondom merupakan alat kontrasepsi yang tersedia bebas dan mudah didapatkan, Anda harus tetap menghindari berhubungan seks sebelum menikah dan berganti-ganti pasangan. Sebab, aktivitas itu dapat menyebabkan berbagai penyakit.

[BA/ RVS]

1 Komentar