Sukses

Mengenal Diare yang Mengancam Nyawa

Meskipun terlihat biasa-biasa saja, namun tahukah Anda bahwa diare berpotensi mengancam nyawa?

Diare adalah penyakit yang umum terjadi pada masyarakat di Indonesia. Tidak hanya terjadi pada anak-anak, penyakit ini juga bisa menyerang usia dewasa. Jangan sepelekan karena penyakit ini berpotensi mengancam nyawa.

Diare adalah peningkatan jumlah frekuensi buang air besar disertai penurunan konsistensi dari tinja yang dikeluarkan. Seseorang bisa dikatakan diare apabila ia mengalami buang air besar lebih dari tiga kali sehari, dengan konsistensi cair (sedikit atau tanpa ampas).

Berdasarkan lama terjadinya, diare dibagi menjadi 3. Diare akut (jika terjadi kurang dari 14 hari), diare persisten (jika terjadi 14 hari-1 bulan), dan diare kronik (jika terjadi lebih dari 1 bulan. Penyakit ini menyebabkan penderitanya kehilangan banyak cairan tubuh, sehingga mengancam keselamatan hidup.

Beberapa kondisi di bawah ini adalah pertanda untuk segera mengunjungi dokter:

  1. Diare tidak membaik setelah 24 jam. Terlebih jika penderita tidak mau mengonsumsi makanan dan minuman sedikit pun.
  2. Mengalami demam lebih dari 39? celcius.
  3. Buang air besar disertai darah dan lendir.
  4. Mulut kering, atau bahkan merintih kesakitan.
  5. Penderita mengalami penurunan kesadaran. Anda dapat memeriksanya dengan memanggil-manggil namanya.
  6. Mata sembap, dan keelastisan kulit berkurang. Kondisi ini menunjukkan bahwa penderita mengalami dehidrasi, yang bisa berujung pada kematian.

Jika pasien diare dengan kondisi di atas terlambat dibawa ke dokter, bukan tidak mungkin nyawanya tidak dapat diselamatkan.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar