Sukses

Pusing Usai Makan, ini Penyebabnya

Sering merasakan pusing setelah makan? Mungkin beberapa kondisi ini penyebabnya.

Pusing setelah makan dapat terjadi pada beberapa orang. Tak jarang, kondisi tersebut dikaitkan dengan kolesterol tinggi, atau bahkan keracunan makanan.

Umumnya gejala yang dirasakan serupa dengan gejala keracunan makanan. Oleh sebab itu, pusing tersebut dianggap berasal dari zat tertentu dalam makanan yang baru saja dikonsumsi.

Boleh saja mencurigai hal itu. Namun, waspadai juga kondisi lain penyebab pusing setelah makan. Simak daftar lengkapnya berikut ini:

1 dari 7 halaman

1. Postprandial Hypotension

JIka Anda merasa pusing setelah makan, bisa jadi itu dipicu oleh postprandial hypotension. Kondisi ini rupanya dialami oleh sepertiga wanita dan pria di dunia.

Postprandial hypotension terjadi ketika tekanan darah tiba-tiba rendah setelah makan.

Artikel Lainnya: Kenapa Gula Darah Rendah Bikin Mual? Ini Jawabannya

Mekanisme organ yang kompleks terjadi pada tubuh saat makan. Ketika proses pencernaan terjadi, aliran darah akan difokuskan pada daerah lambung dan usus kecil yang bekerja lebih keras dibanding kondisi normal.

Di saat yang bersamaan, tubuh akan mengupayakan mekanisme agar aliran darah di bagian tubuh lain tetap tersedia sebagaimana kondisi normal.

Kemungkinan besar pada sebagian orang, mekanisme tersebut justru tidak berjalan baik.

Alhasil, tekanan darah di luar sistem pencernaan menjadi rendah dan menimbulkan beberapa keluhan.

Salah satu keluhan yang dapat ditimbulkan, misalnya setelah makan merasa pusing dan mual. Bisa juga disertai dengan gejala lainnya, seperti gangguan penglihatan, nyeri dada, dan pingsan.

Untuk mencegah kondisi ini, sebelum makan Anda dianjurkan minum air putih sebanyak 350-500 ml.

2 dari 7 halaman

2. Hipertensi

Orang dengan penyakit hipertensi memiliki pembuluh darah lebih kaku dan keras. Hal itu diperkirakan berisiko mengurangi aliran darah menuju otak pasca makan.

Aliran darah yang berkurang ke otak ini kemungkinan dapat menyebabkan rasa pusing setelah makan. 

Sebagai pencegahan, atasi hipertensi dengan obat dari dokter. Terapkan juga gaya hidup yang lebih sehat.

Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Anda Punya Bakat Hipertensi

3 dari 7 halaman

3. Konsumsi Obat-obatan Diabetes

Obat-obatan diabetes ternyata bisa menimbulkan keluhan pusing setelah Anda makan.

Pada penderita, fungsi obat tersebut adalah untuk menurunkan kadar gula darah. Hanya saja, bila dosis atau waktu penggunaannya tidak tepat, maka dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu banyak.

Jika konsumsi obat sudah teratur tapi muncul keluhan pusing setelah makan, sebaiknya segera konsultasi kepada dokter untuk memperbarui aturan dosis dan waktu pemberian obat.

4 dari 7 halaman

4. Sensitif terhadap Makanan atau Minuman Tertentu 

Salah satu penyebab pusing setelah makan adalah sensitivitas terhadap makanan atau minuman tertentu. Misalnya pada beberapa orang, minum alkohol atau kafein dapat memicu rasa pusing.

Agar kondisi ini bisa dicegah, penting untuk mengetahui jenis makanan atau minuman yang menjadi pemicunya.

Anda bisa membuat diary untuk mengetahui jenis makanan yang paling mungkin mencetuskan rasa pusing.

Artikel Lainnya: Penyebab Pusing yang Disertai Mual

5 dari 7 halaman

5. Hipotensi Ortostatik

Hipotensi ortostatik adalah rasa pusing saat perubahan posisi dari duduk menjadi berdiri. Hal ini disebabkan karena tubuh terlambat menyesuaikan perbedaan tekanan dari rendah ke tinggi.

Bila Anda sering mengalami pusing saat perubahan posisi, kemungkinan letak permasalahannya bukan pada makanannya. 

6 dari 7 halaman

6. Infeksi Virus

Hal lain yang mungkin menjadi penyebab dari kondisi pusing setelah makan adalah infeksi virus. Sebagai contoh rhinovirus, virus penyebab pilek. Infeksi virus ini bisa memberikan gejala pusing atau nyeri kepala. Pusing juga dapat terjadi setelah makan.

Selain pusing, gejala lainnya yang dapat muncul seperti mual, nyeri otot, nyeri sendi, demam, bahkan tidak nafsu makan.

Nah, itulah berbagai penyebab pusing setelah makan yang umum ditemui. Mana yang kira-kira cocok dengan kondisi Anda?

Bila masih ragu mengenai pemicu dari keluhan yang Anda rasakan, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Anda juga bisa berkonsultasi seputar kondisi kesehatan Anda kepada dokter via Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar