Sukses

Pusing Usai Makan, ini Penyebabnya

Sering merasakan pusing setelah makan? Mungkin beberapa kondisi ini penyebabnya.

Anda yang hobi kuliner pastinya sering mengonsumsi beragam menu makanan. Namun, pernahkah Anda alami kondisi habis makan pusing? Sampai-sampai berpikir bahwa kadar kolesterol Anda naik atau bahkan menduga Anda mengalami keracunan makanan.

Beberapa orang ternyata sering mengalami pusing setelah makan. Karena gejala tersebut mirip dengan gejala keracunan makanan, tak jarang Anda pun berpikir pusing tersebut berasal dari zat tertentu yang terkandung dalam makanan yang baru saja dikonsumsi.

Berpikiran seperti itu memang tidak sepenuhnya salah. Namun, ada penyebab pusing setelah makan lainnya yang juga perlu Anda tahu.

1 dari 4 halaman

Pusing Setelah Makan, Ini Alasannya

Pusing setelah makan tak melulu karena keracunan, melainkan bisa juga karena postprandial hypotension. Ini merupakan kondisi tekanan darah yang mendadak rendah setelah makan. Kondisi ini rupanya dialami oleh sepertiga wanita dan pria di dunia.

Mekanisme organ yang kompleks terjadi pada tubuh saat kita makan. Ketika proses pencernaan terjadi, aliran darah akan difokuskan pada daerah lambung dan usus kecil.

Di saat yang bersamaan, organ jantung akan berdetak lebih cepat dan pembuluh darah di daerah yang jauh dari saluran pencernaan akan mengecil, supaya aliran darah ke otak, kaki, dan bagian tubuh lainnya tidak terganggu.

Sayangnya pada sebagian orang, mekanisme tersebut justru tidak berjalan baik. Alhasil, tekanan darah di luar sistem pencernaan menjadi rendah dan menimbulkan beberapa keluhan.

Keluhan-keluhan yang bisa dirasakan, seperti pusing, gangguan penglihatan, mual, nyeri dada, dan pingsan. Bahkan pada kondisi yang cukup berat, stroke kecil pun bisa terjadi.

Artikel Lainnya: Anda Mengalami Pusing? Bisa Jadi 5 Hal Ini Penyebabnya

2 dari 4 halaman

Penyebab Lain Pusing Setelah Makan

Selain postprandial hypotension, beberapa hal di bawah ini dapat menjadi faktor penyebab pusing setelah makan: 

1. Gula Darah Rendah 

Saat Anda makan, kadar gula dalam darah akan meningkat. Hormon insulin akan mulai bekerja untuk menurunkan kadar gula darah tersebut. Gula darah yang turun secara tiba-tiba dengan cepat inilah yang menyebabkan habis makan pusing.

Biasanya ini menimpa orang dengan diabetes atau prediabetes. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat mengkalkulasi dengan tepat jumlah insulin yang dibutuhkan. Selain itu, orang yang mempunyai kelainan kekurangan enzim pencernaan juga dapat mengalami kondisi seperti ini. 

Artikel Lainnya: Penyebab Pusing dan Mual Usai Makan Mecin

2. Hipertensi

Orang dengan penyakit hipertensi memiliki pembuluh darah lebih kaku dan keras, sehingga menyebabkan darah lebih sulit mengalir ke otak saat terjadi proses pencernaan. Aliran darah yang berkurang ke otak ini dapat menyebabkan rasa pusing setelah makan. 

3. Konsumsi Obat-obatan Diabetes

Obat-obatan diabetes berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah. Apabila dosis atau waktu penggunaannya tidak tepat, maka dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu banyak.

Apabila Anda mengonsumsi obat diabetes secara teratur, tapi mengalami pusing setelah makan, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan pengaturan ulang pada dosis dan waktu pemberian obat. 

4. Sensitif terhadap Makanan atau Minuman Tertentu 

Salah satu penyebab pusing setelah makan adalah sensitivitas terhadap makanan atau minuman tertentu. Misalnya pada beberapa orang, minum alkohol atau kafein dapat memicu kondisi habis makan pusing. 

Artikel Lainnya: Pusing Usai Makan Udang, Alergi atau Kolesterol?

5. Hipotensi Ortostatik

Hipotensi ortostatik adalah rasa pusing saat perubahan posisi dari duduk menjadi berdiri. Hal ini disebabkan karena tubuh terlambat menyesuaikan perbedaan tekanan dari rendah ke tinggi.

Bila Anda sering mengalami pusing saat perubahan posisi, kemungkinan letak permasalahannya bukan pada makanannya. 

Beberapa penyebab lain pusing setelah makan, di antaranya kehamilan, dehidrasi, masalah jantung, infeksi, demam, gangguan sistem saraf, anemia

3 dari 4 halaman

Bisakah Pusing Setelah Makan Dicegah?

Adapun sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rasa pusing atau sakit kepala setelah makan, yaitu sebagai berikut:

  • Sebelum makan, minum air putih sebanyak 350-500 ml.
  • Makanlah dalam jumlah atau porsi yang sedikit, tetapi frekuensinya lebih sering.
  • Perbanyak asupan serat, seperti sayur dan buah.
  • Jika gejala telanjur muncul, jangan langsung berdiri setelah makan. Duduk sambil bersandar selama 30-60 menit untuk mengurangi keluhan. Selain duduk, berjalan perlahan sebenarnya juga dapat membantu meringankan gejala.

Sementara itu, apabila penyebab pusing setelah makan adalah obat penurun tekanan darah atau obat diabetes, dokter mungkin akan menyarankan penyesuaian dosis. Bisa dengan mengurangi dosis obat, atau melakukan pengaturan ulang pada jadwal pemberian. 

Meski bukan karena keracunan makanan, Anda tetap perlu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Apabila gejala pusing selalu muncul setelah banyak makan karbohidrat, maka Anda wajib mengurangi asupan karbohidrat.

Bila cara di atas sudah dilakukan, tapi kondisi habis makan pusing masih menetap, jangan sungkan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lengkap dan penanganan yang sesuai, ya!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar