Sukses

Perawatan Wajah Pada Wanita Aktif

Kulit penting dirawat sejak dini, dimana perawatan kulit sebaiknya mulai dilakukan sejak masih akil balik. Bagi wanita berusia...

Klikdokter.com - Perawatan wajah pada wanita aktif agar tetap sehat merona adalah penting bagi seorang wanita, karena selalu tampil cantk merupakan nilai kebanggaan tersendiri bagi setiap wanita. Kulit penting dirawat sejak dini, dimana perawatan kulit sebaiknya mulai dilakukan sejak masih akil balik.

Bagi wanita berusia 30 tahun ke atas, perawatan kulit harus dilakukan karena pada usia itu kulit mulai memasuki tahap penuaan, karena kulit memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh. Selain sebagai estetika penampilan, kulit juga berfungsi untuk pertahanan dan pelindung tubuh. Kulit juga mengeluarkan zat yang tidak dibutuhkan tubuh dan mengatur suhu badan, yakni dengan pengeluaran keringat. Kulit juga menjadi tempat pembentukan vitamin D yang berguna untuk tulang.

Proses penuaan kulit bukan cuma terjadi lantaran bertambahnya usia. Kalangan usia muda bisa cepat kelihatan tua akibat ekses photoaging. Photoaging adalah proses kerusakan kulit dari ekses sinar matahari langsung. Sinar ultra violet (UVB: ultra violet ”Bad”, dan UVA: ultra violet "Aging") bekerja menghancurkan pasokan collagen dan elastin kulit di dalam dermis.

Untuk melakukan perawatan kulit secara benar, setiap orang dianjurkan agar mengetahui jenis kulitnya. Sebagian dari Anda mungkin mencuci wajah dengan produk yang terlalu keras untuk jenis kulitnya. Sebagai contoh, jika kulit Anda berminyak dan mencuci dengan sabun kasar, apalagi sering melakukannya, maka kulit Anda akan tambah berminyak.

Ada tes sederhana yang bisa menentukan jenis kulit. Tes penentuan jenis kulit, sebaiknya dilakukan saat terbangun di pagi hari. Mulailah dengan mencuci wajah dengan pembersih facial sejuk dan ulasan yang kering. Jangan ditambahkan produk lainnya, sambil Anda menunggu sekitar beberapa jam. Kemudian tekanlah tisu facial, atau tisu minyak ke dahi, hidung, dagu dan pipi untuk mengecek ekses minyak pada wajah.

Jika kulit Anda tidak terlalu berkilau akibat ekses minyak, maka kulit Anda terbilang normal. Jika Anda berminyak pada T-zone (dahi, hidung dan dagu) dan normal di bagian pipi, Anda termasuk berkulit kombinasi.
Kulit Anda disebut berminyak, jika secara dominan berkilau dengan minyak, atau residu berminyak menempel pada kesemua tisu. Lain lagi jika efeknya membuat kulit Anda seperti merapat atau berarea melapis. Itu disebut berkulit kering. Kulit jenis ini mudah menjadi keriput dan tampak tua tanpa produk pelembab.
Namun paling gawat kalau tes tersebut menimbulkan benjolan merah atau lengkungan, karena jelas menandakan kulit Anda sensitif. Ini menyulitkan Anda saat memerlukan produk kosmetik dan perawatan kulit.

Ada dua macam penyakit kulit, yakni penyakit yang mengenai kulit secara langsung dan penyakit atau hormon dalam tubuh yang secara tidak langsung mempengaruhi kesehatan kulitnya. Misalnya, karena stres, ibu melahirkan, dan pengaruh dari obat-obatan untuk penyakit tertentu.

Perawatan kulit yang tidak tepat tidak hanya berupa pemakaian produk yang salah, tetapi bisa juga berupa prosedur atau urutan yang salah. Misalnya, hanya membersihkan tata rias dengan air dan sabun. Padahal, seharusnya sebelum menggunakan air dan sabun, wajah mesti dibersihkan terlebih dahulu dengan krim pembersih. Dengan demikian, semua kotoran dan kosmetik bisa terangkat tuntas dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Kulit tidak harus berwarna putih. Tetapi jika kita tertawa atau malu-malu, akan tampak semburat merah di wajah tanpa harus memakai perona pipi.

Untuk mengetahui apakah suatu produk itu cocok atau tidak, gunakan produk tersebut selama enam minggu. Jika memang dalam kurun waktu itu tidak terjadi sesuatu yang negatif pada kulit, maka produk itu cocok pada kulit pemakainya.

Sedangkan bagi perempuan aktif dan sering berada di luar ruangan, perawatan kulit sangat penting karena mereka banyak mengalami stres, terkena polusi, atau mengonsumsi makanan dengan gizi tidak seimbang, dan jarang berolah raga.

Pada saat kulit terpapar sinarultraviolet, akan terbentuk molekul oksigen tunggal, yang sering dikenal dengan radikal bebas. Unsur radikal bebas itu dapat merusak membran sel-sel dan DNA di dalam inti sel-sel di seluruh tubuh, termasuk sel-sel kulit. Serabut-serabut kolagen dan elastin yang menjadi penyangga struktur kulit pun ikut rapuh, sehingga kulit menjadi rapuh, keriput, dan mengerut.

Untuk mengatasi masalah itu, upaya yang bisa dilakukan adalah mengkonsumsi suplemen khusus kulit yang mengandung vitamin E alami. Minyak biji bunga matahari mengandung banyak mengandung vitamin E, asam linoleat dan linolenat, salah satu lemak yang baik untuk kesehatan tubuh.

Asam lemak ini bertanggung jawab terhadap pembentukan jaringan hormon yang mengatur kesehatan pembuluh darah jantung, kesuburan, daya tahan tubuh, dan sistem saraf pusat. Selain itu, suplemen kulit ini mengandung ekstrak biji gandum yang mengandung vitamin E aktif dan alami.

Untuk mendapatkan kulit sehat dan cerah dan antikeriput sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Hasil penelitian University of California menyimpulkan bahwa metode relaksasi, seperti halnya tidur dan olahraga teratur, merupakan cara yang penting untuk mendapatkan kulit yang sehat dan mulus.

"Riset membuktikan orang yang secara rutin melakukan meditasi akan tampak awet muda dibanding orang yang tidak melakukannya," meditasi dapat meningkatkan produksi hormon muda yang disebut DHEA (dehidroepiandrosteron-- hormon yang secara alami hanya dibuat oleh kelenjar-kelenjar adrenal) yang menurun pada saat usia kita bertambah.

"Hormon tersebut sangat penting dalam mempertahankan libido, rasio lemak tubuh, energi dan daya ingat, serta melindungi kita dari hormone penuaan kortisol,"  berdasarkan Journal American Psychineuroendocrinology.

Sebaiknya tidak menggunakan tata rias jika memang tidak diperlukan. Jika harus memakai tata rias, pakailah dengan mengolesnya tipis-tipis, kemudian jangan lupa untuk membersihkannya. 

Perawatan kulit sebenarnya tidak memerlukan biaya yang besar, apalagi jika mau melakukannya sendiri secara teratur. Selain itu, makanlah makanan yang mengandung protein untuk menggantikan sel-sel yang mati. Perbanyak makan sayuran, buah-buahan, minumlah air putih delapan gelas sehari.

Konsumsi makanan segar yang banyak mengandung air seperti buah-buahan juga sangat bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit, sekaligus melancarkan proses pembuangan (buang air besar dan kecil). Pola buang air yang teratur sangat menunjang kesehatan kulit.

Melihat fungsinya yang sangat penting itu, kesehatan kulit perlu dijaga karena banyak hal bisa mempengaruhi kulit yakni; usia, ras, iklim, polusi, genetik, penyakit, hormonal, dan hidup. Dari semua faktor itu, yang paling bisa diintervensi adalah gaya hidup. Dengan menjaga gaya hidup, setidaknya kita mengurangi risiko kulit yang tidak sehat.

Gaya hidup yang berisiko bagi kesehatan kulit antara lain stres, diet yang salah, kurang olahraga, merokok, minum minuman beralkohol, berjemur di matahari, memakai rias wajah yang tebal, dan perawatan kulit yang tidak tepat.

Kalaupun melakukan aktivitas yang mengharuskan berada di luar ruangan sehingga terpapar matahari, maka harus memakai krim pelindung tabir surya (sunblock).

Krim ini selain untuk mencegah kulit terbakar, juga mencegah dari sinar ultraviolet matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Jika sudah kembali berada di ruangan tertutup untuk waktu lama, segera bersihkan krim tersebut agar debu dan kotoran tidak menempel lama di kulit.

Jangan merokok karena bisa membuang vitamin C. Vitamin C sangat diperlukan tubuh sebagai antioksidan dan berguna sebagai stimulan pembentuk kolagen yang bisa mencegah kulit keriput.

    0 Komentar

    Belum ada komentar