HomeInfo SehatKesehatan UmumDoyan Makan Tapi Badan Tetap Kurus, Apa yang Salah?
Kesehatan Umum

Doyan Makan Tapi Badan Tetap Kurus, Apa yang Salah?

dr. Muhammad Isman S, 10 Mar 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Apakah kamu merasa sering makan tapi tubuh tetap kurus? Yuk, temukan penyebabnya di sini.

Doyan Makan Tapi Badan Tetap Kurus, Apa yang Salah?

Banyak cara yang bisa ditempuh seseorang untuk meningkatkan berat badannya. Cara termudah adalah dengan menambah porsi makan. 

Namun, beberapa orang justru tidak mengalami peningkatan berat badan walau sudah melakukan hal tersebut. Sebenarnya, apa penyebab badan tetap kurus walaupun sudah makan banyak? 

Ternyata, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang makan banyak tapi tetap kurus. Berikut di antaranya:

1. Keturunan

Ilustrasi Faktor Genetik atau Keturunan

Faktor genetik atau keturunan merupakan salah satu penyebab badan kurus. Ya, bukan hanya penyakit saja yang diturunkan dalam keluarga, namun juga gen tubuh kurus. 

Pada faktor genetik, biasanya seluruh anggota keluarga termasuk orang tua atau saudara memiliki karakteristik susah gemuk walaupun makan banyak.

Orang yang diketahui memiliki garis keturunan kurus, sekalipun berusaha ingin menambah berat badan dengan makan berlebihan, tetap tidak akan memengaruhi ukuran tubuhnya. 

Faktor genetik tersebut sangat memengaruhi tubuh seseorang dalam merespons makanan yang masuk dalam tubuh.

Artikel lainnya: Badan Kurus? Anda Juga Perlu Diet! 

2. Stres yang Berkepanjangan

Penyebab lainnya dari makan banyak tapi tetap kurus adalah stres yang berkepanjangan. 

Pada sebagian besar orang yang mengalami stres, nafsu makannya akan terganggu. Alhasil, mereka tidak makan dan badan menjadi semakin kurus dan tidak berdaya. 

Oleh sebab itu, jika terdapat masalah yang menjadi beban pikiran, tak ada salahnya jika kamu menyelesaikannya dengan berkonsultasi kepada keluarga atau psikolog untuk mencari jalan keluarnya.

3. Konsumsi Alkohol

Kecanduan alkohol dapat membuat kamu sulit untuk gemuk. Sebab, alkohol yang masuk ke tubuh akan dicerna dan diserap oleh darah untuk diedarkan ke seluruh organ, yang pada akhirnya akan menekan sistem saraf.

Dalam jumlah kecil, alkohol bisa menghasilkan efek tenang, namun berbeda dalam jumlah besar. Kamu disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi alkohol jika berniat ingin menggemukkan badan.

4. Kurang Gizi

Ilustrasi Tubuh Kurang Gizi

Ketika tubuh kekurangan gizi dan nutrisi, hal ini sangat berpengaruh terhadap berat badan kamu. Tak hanya itu, jika seseorang kekurangan asupan gizi, maka kesehatan yang dimilikinya pun ikut terancam.

Untuk membuat tubuh menjadi lebih berisi, kamu bisa memperbanyak asupan protein dan karbohidrat kompleks. 

Contoh makanan yang dapat membantu kamu menaikkan berat badan, yaitu beras merah, kentang, ubi jalar, alpukat, dan pisang.

Artikel lainnya: Mitos atau Fakta Badan Kurus Tak Berisiko Mengalami Gangguan Jantung

5. Sering Begadang

Begadang hingga kurang tidur di malam hari adalah hal yang harus dihindari. Kebiasaan inilah yang menjadi penyebab tubuh menjadi kurus. 

Pasalnya, begadang membuat metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik, terutama dalam penyerapan nutrisi.

Jadi, jika kamu makan banyak tapi berat badan malah turun, itu bisa terjadi karena penyerapan nutrisi oleh tubuh kurang baik. Oleh sebab itu, hindarilah kebiasaan bedagang agar tubuh bisa lebih gemuk dan kualitas tidur lebih maksimal.

6. Hipertiroidisme

Ilustrasi Seorang Wanita Menderita Hipertiroidisme

Salah satu penyebab makan banyak tapi tetap kurus adalah adanya penyakit kelenjar tiroid, seperti hipertiroidisme. Kondisi ini menyebabkan kadar hormon tiroid pada tubuh berlebihan, sehingga terjadi peningkatan metabolisme tubuh.

Biasanya penderita hipertiroidisme susah gemuk walaupun makan banyak. 

Jika kamu susah gemuk dan memiliki keluhan jantung berdebar-debar, mudah berkeringat, dan lainnya, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

7. Tuberkulosis (TB)

Penyakit infeksi paru-paru ini juga merupakan penyebab orang kurus tidak bisa gemuk. 

Saat tubuh terinfeksi bakteri tuberkulosis, metabolisme tubuh akan meningkat untuk melawan infeksi tersebut. Sehingga, walaupun penderita makan banyak tapi tetap kurus.

Gejala tuberkulosis lainnya adalah batuk berdahak lama lebih dari dua minggu, keringat malam, dan sesak napas. Hati-hati jika kamu memiliki gejala tersebut karena kamu dapat menularkan TB ke orang lain. 

Segera periksakan diri kamu jika merasa memiliki gejala tersebut.

Artikel lainnya: Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh untuk Turunkan Berat Badan

8. Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 merupakan salah satu penyakit autoimun, di mana sistem imun menghancurkan sel beta pankreas, sel penghasil hormon insulin. 

Insulin berperan penting dalam proses metabolisme glukosa. Jika hormon insulin tidak ada atau hanya sedikit, maka akan tubuh tidak dapat menyerap glukosa.

Oleh karena itu, jika penyakit diabetes tipe 1 tidak dikontrol dengan benar, maka akan menyebabkan glukosa darah meningkat dan dikeluarkan melalui urine. Kondisi itu akan membuat kamu sulit gemuk meskipun banyak makan.

9. Inflammatory Bowel Disease

Inflammatory bowel disease (IBD) atau radang usus juga bisa menjadi penyebab badan tetap kurus walaupun makan banyak. 

Kondisi IBD dapat berdampak negatif pada kemampuan tubuh untuk mempertahankan berat badan. 

Selain itu, kondisi IBD membuat tubuh sering mengalami diare yang menyebabkan penurunan berat badan.

10. Kanker

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab sulitnya berat badan naik walaupun sering makan. 

Hal itu karena pertumbuhan sel kanker akan menyerap banyak nutrisi tubuh, sehingga sel-sel lain akan mengalami kekurangan nutrisi. 

Kondisi tersebut membuat penderita kanker akan kekurangan banyak berat badannya.

Itulah beberapa penyebab orang kurus tidak bisa gemuk. Jika kamu sudah makan banyak tapi tetap kurus, jangan senang hati dulu. Bisa jadi kamu memiliki penyakit atau kondisi medis yang telah dijelaskan. 

Konsultasikan porsi makanan kamu dengan dokter spesialis gizi agar memperoleh asupan yang tepat.

Kamu masih memiliki pertanyaan terkait topik ini? Tanyakan saja langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Tanya Dokter di KlikDokter

Kamu juga bisa mengecek indeks massa tubuh untuk mengetahui apakah kamu kurus, gemuk, atau obesitas lewat Kalkulator BMI.  

[RS]

DietKurus

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter