HomeIbu Dan anakKesehatan Anak6 Obat Radang Tenggorokan Anak yang Ampuh di Apotek
Kesehatan Anak

6 Obat Radang Tenggorokan Anak yang Ampuh di Apotek

dr. Jessica Florencia, Sp.PK, 13 Jul 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Anak kamu terkena radang tenggorokan? Tenang. Berikut daftar obat radang tenggorokan anak yang efektif dan umum digunakan.

6 Obat Radang Tenggorokan Anak yang Ampuh di Apotek

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang sering pada anak-anak. Ditandai dengan rasa nyeri di tenggorokan, nyeri bertambah saat menelan atau bicara, dan bagian belakang mulut tampak merah. 

Adakalanya juga, gejalanya disertai demam, pembengkakan di daerah leher dengan nyeri, nyeri kepala, hidung mampet, hidung berair, dan nyeri otot. Anak bayi mungkin sulit menyampaikan keluhannya, tapi kamu bisa curiga jika anak tampak kesakitan atau menangis saat menelan. 

Paling sering, penyebab radang tenggorokan adalah infeksi, bisa berupa infeksi virus ataupun bakteri. Tetapi, penyebabnya terbesar adalah virus, yaitu sekitar 50%-80% kasus. Radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh keduanya, yaitu ketika infeksi bakteri terjadi setelah infeksi virus terlebih dahulu dialami.

Bakteri dan virus ini merusak mukosa di tenggorokan, sehingga menyebabkan radang. Ada juga kondisi lain ketika tenggorokan menjadi iritasi karena ingus yang turun dari hidung ke tenggorokan, sehingga menimbulkan nyeri. 

Artikel Lainnya: Tips Mengatasi Radang Tenggorokan pada Bayi 

Baik disebabkan oleh bakteri maupun virus, biasanya sakit radang tenggorokan akan membaik dalam 5-7 hari. Namun, sebagai pertolongan pertama, berikut ini adalah obat radang tenggorokan anak yang dijual bebas dan dapat kamu berikan. 

1. Obat Penurun Panas dan Pereda Nyeri

Obat penurun panas sekaligus pereda nyeri yang merupakan obat radang tenggorokan anak di apotek adalah parasetamol dan ibuprofen. Keduanya efektif untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, karena radang tenggorokan sering disertai nyeri. 

Baik parasetamol maupun ibuprofen, keduanya ada di pasaran dalam beberapa bentuk. Ada yang berupa tablet, sirup tetes, sirup biasa, sirup forte, atau suppositoria (dimasukkan lewat anus). 

Pastikan kamu membaca label obat dan memperhatikan usia serta berat badan anak untuk menentukan dosis obat dengan teliti. Bicaralah dengan dokter sebelum memberikan parasetamol apabila anak kamu berusia kurang dari 2 bulan. 

Anak dengan ukuran badan yang lebih kecil atau lebih besar dari teman sebayanya mungkin memerlukan penyesuaian dosis untuk obat ini. Begitu pula anak yang memiliki masalah pada hati atau ginjal, serta mengonsumsi obat-obatan epilepsi atau tuberkulosis (TBC)

2. Semprot Hidung atau Tetes Hidung

Kamu bisa mendapatkan semprot hidung atau tetes hidung berisi cairan saline atau air laut di apotek sebagai obat radang tenggorokan untuk anak.

Cairan saline atau air laut ini dapat meredakan radang, mengencerkan lendir hidung di hidung maupun tenggorokan, dan meredakan hidung tersumbat. 

Dengan meringankan keluhan tersebut, anak pun bisa tidur dengan lebih baik dan mendapat istirahat yang lebih panjang. Istirahat yang cukup tentunya akan membantu mempercepat proses penyembuhan. 

Semprot hidung atau tetes hidung ini dapat digunakan sejak usia bayi, hanya pastikan kamu membeli produk yang sesuai usia dan bacalah label produk dengan teliti sebelum membeli dan memberikannya kepada anak. 

Artikel Lainnya: Sering Radang Tenggorokan, Haruskah Khawatir?

3. Madu

Yang berikutnya memang bukan obat medis, namun penelitian membuktikan bahwa madu dapat meringankan keluhan radang tenggorokan terutama batuk. 

Pada kondisi batuk tidak berdahak, madu berpotensi mengurangi batuk. Pada kondisi batuk berdahak, madu dapat membantu saluran pernapasan untuk mengeluarkan lendir sehingga dahak mudah dikeluarkan. 

Penelitian juga memperlihatkan bahwa madu menambah kualitas tidur anak pada saat sakit karena keluhan batuk berkurang. Selain itu, madu memiliki efek anti mikroba atau mematikan bakteri dan virus. Ini membantu membersihkan kuman yang menyebabkan radang tenggorokan. 

Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Radang Tenggorokan

Namun, madu tidak boleh diberikan kepada anak berusia di bawah 1 tahun, karena adanya bahaya toksin botulinum penyebab botulisme (otot kaku). Pada anak berusia 1 tahun ke atas, madu dapat diberikan secara langsung maupun diencerkan dengan air. 

4. Obat Oles Dada

Obat oles di dada yang dijual di pasaran ada yang berupa vaporub (berisi mentol, camphor, dan minyak atsiri), ada pula yang berisi jeli petrolatum. Penelitian menunjukkan bahwa pengolesan vaporub dan petrolatum dapat membantu mengurangi keluhan batuk dan hidung tersumbat di malam hari. 

Vaporub memiliki efek yang lebih kuat daripada petrolatum. Namun, efek sampingnya lebih besar, yaitu berupa iritasi kulit dan iritasi saluran pernapasan. Ini terutama pada anak yang berusia kurang dari 2 tahun. 

Karena itu, obat oles dada tidak dianjurkan untuk anak berusia 2 tahun ke bawah. Pastikan selalu membaca label produk sebelum memberikannya kepada anakmu. 

5. Obat Flu dan Batuk

Terdapat banyak merek obat flu dan batuk di pasaran. Obat flu dan batuk ini terdiri dari beberapa kombinasi zat obat, umumnya mengandung obat penurun panas dan pereda nyeri. 

Obat flu dan batuk juga biasanya hadir dalam pilihan untuk batuk kering atau berdahak dan obat untuk hidung tersumbat. Begitu pula pilihan dengan kandungan antihistamin yang mampu mengurangi hidung berair, bersin-bersin, serta rasa gatal di hidung dan tenggorokan. 

Artikel Lainnya: Makanan yang Aman Dikonsumsi Saat Sakit Radang Tenggorokan

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua obat flu dan batuk di pasaran aman untuk anak-anak berusia di bawah 4 tahun. Oleh karena itu, bicaralah terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya. 

6. Obat Antibiotik

Obat antibiotik sebagai obat untuk anak radang tenggorokan, digunakan pada kasus infeksi bakteri. Obat ini pun tidak tidak dapat mengatasi radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus. 

Penggunaan obat antibiotik harus dengan resep dokter dan dihabiskan sesuai dengan dosis yang diberikan. Risiko penggunaan antibiotik yang tidak benar adalah meningkatnya jumlah bakteri kebal di tubuh.  

Itulah sederet obat untuk mengatasi radang tenggorokan pada anak. Sebagian besar memang merupakan obat sakit tenggorokan untuk anak yang dijual di apotek. 

Meski begitu, tidak ada salahnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya ke anak. Kamu bisa gunakan fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter untuk bertanya langsung kepada dokter. 

(PUT/NM)

AnakRadang Tenggorokan

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter