Sukses

Benarkah Morning Sickness Tingkatkan Kecerdasan Anak?

Konon, morning sickness di masa kehamilan dapat meningkatkan kecerdasan anak. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Gejala mual dan muntah pada awal kehamilan atau sering disebut dengan morning sickness bisa saja terjadi sepanjang hari. Sebagian orang percaya bahwa kondisi yang membuat ibu hamil tidak nyaman ini dapat meningkatkan kecerdasan anak nantinya.

Mual dan muntah merupakan pertanda baik, di mana hormon kehamilan bekerja dengan baik dalam mempertahankan kehamilan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan gejala mual dan muntah lebih jarang mengalami keguguran.

Anda tidak mengalami morning sickness selama kehamilan? Tak perlu resah karena ini bukan berarti kehamilan Anda tidak sehat.

Sepuluh penelitian berbeda dilakukan pada tahun 2009 hingga 2012 di lima negara. Penelitian yang dilakukan pada 850.000 ibu hamil ini, menemukan bahwa anak yang dilahirkan oleh ibu yang mengalami morning sickness, berisiko lebih kecil mengalami kelainan pada organ tubuhnya.

Dari hasil penelitian tersebut juga diperoleh kesimpulan bahwa ibu hamil dengan pengalaman morning sickness memiliki risiko kelahiran prematur lebih sedikit, yakni sekitar 6,4 persen. Sementara itu ibu hamil yang tidak mengalaminya memiliki risiko lebih tinggi, yaitu 9,5 persen.

Hal ini dapat terlihat dari risiko kerusakan pada tempurung kepala dan kelainan jantung, dan risiko berat badan kecil yang lebih rendah. Risiko cacat lahir ini bisa berkurang antara 30–80 persen.

Sebuah penelitian dari Kanada juga menemukan bahwa ibu hamil yang tidak menderita mual dan muntah pada kehamilannya, lebih mungkin mengalami keguguran pada tiga bulan pertama.

Hal ini sama seperti penelitian yang dilakukan oleh JAMA Internal Medicine. Pada percobaan Effects of Aspirin in the Gestation and Reproduction (EAGeR) yang mempelajari pengaruh dosis rendah aspirin terhadap tingkat keguguran pada 797 ibu hamil.

Hasilnya, responden yang mereka mengalami morning sickness (57,3 persen) memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami keguguran. Sebanyak 188 responden yang tidak merasakan mual dan muntah sayangnya berakhir dengan keguguran.

Tak hanya itu, Ibu yang mengalami morning sickness juga berkemungkinan memiliki anak yang lebih cerdas ketika mereka tumbuh besar. Hal ini dapat dilihat saat anak berusia antara 3–7 tahun.

Berbagai studi menunjukkan bahwa anak yang dilahirkan oleh ibu hamil yang mengalami morning sickness memiliki IQ yang lebih tinggi, kemampuan verbal yang lebih baik, dan memori yang lebih kuat.

Jadi, jika di masa kehamilan Anda merasa kesal dengan morning sickness, ingatlah bahwa kondisi ini merupakan tanda dari kehamilan yang sehat dan dapat meningkatkan kecerdasan anak nantinya. Tapi jika tak mengalaminya, Anda tak perlu khawatir karena ini bukan pertanda buruk.

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar