Sukses

Lakukan Ini Saat Terkena Serangan Jantung

Sudah siapkah Anda melakukan tindakan pertolongan jika dihadapkan dengan korban serangan jantung?

Serangan jantung merupakan suatu kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan dengan segera. Sebab kondisi ini kerap berakibat fatal, yang dapat berujung pada kematian.

Serangan jantung merupakan kondisi berbahaya yang bergejala nyeri dada atau rasa berat di dada. Terkadang juga timbul sesak napas seolah sedang ditekan atau diremas selama 20 menit dan tidak membaik dengan istirahat.

Keluhan nyeri tersebut dapat menjalar hingga ke rahang, punggung atau lengan kiri. Saat ini terjadi, korban biasanya mengeluarkan keringat dingin serta rasa seperti mual.

Jika Anda menemukan seseorang dengan kondisi di atas, segera lakukan tindakan berikut ini:

  • Segera berteriak minta tolong. Tanya apakah ada perawat atau dokter yang kebetulan berada di tempat tersebut. Atau mintalah bantuan orang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
  • Usahakan untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti oleh dokter.
  • Jika korban diketahui memiliki penyakit jantung koroner, biasanya ia membawa obat golongan isosorbid dinitrat di tas atau sakunya. Jika Anda menemukannya, segera taruh satu tablet obat tersebut di bawah lidah korban.
  • Longgarkan baju korban dan beri ruang untuk bernapas. Hindari untuk berkerumun di sekitar korban. Setelah itu, segera telepon ambulans agar korban dapat segera dibawa ke rumah sakit terdekat.
  • Hindari untuk membuat korban batuk. Karena batuk bukan merupakan tindakan pertolongan pertama, namun justru membahayakan keselamatan korban. Tindakan ini hanya boleh dilakukan oleh petugas medis, hanya jika pasien dalam kondisi pemantauan yang ketat.

Pada intinya,  jika Anda mendapati kondisi seseorang yang sedang mengalami serangan jantung, segera hubungi rumah sakit terdekat agar korban dapat segera diberikan tindak lanjut sebelum terlambat.

Jangan bertindak gegabah. Meskipun maksud Anda baik, tindakan gegabah justru membahayakan nyawa korban.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar