Sukses

Penyebab Air Mani Berdarah

Dalam dunia kedokteran, sperma berdarah dikenal dengan istilah hematospermia. Berbahayakah? Apakah hal tersebut berarti kemandulan? Berikut penjelasan dr. Alvin Nursalim disini.

KlikDokter.com – Air mani merupakan cairan ejakulasi yang berwarna keputihan. Namun dalam beberapa keadaan, air mani dapat berubah warna, menjadi kemerahan. Hal ini disebabkan karena adanya darah pada air mani. Dalam dunia kedokteran, sperma berdarah dikenal dengan istilah hematospermia.

Berbahayakah kondisi air mani berdarah? Dapat berdampak burukkah pada kesuburan? Jika menelusuri penyebabnya, kondisi air mani berdarah terdapat beberapa penyebabnya.

Apa sajakah pencetus air mani berdarah? Mri kita simak ulasan berikut ini. 

1 dari 4 halaman

Apa penyebab sperma berdarah?

air mani, sperma, berdarahDarah pada sperma dapat disebabkan oleh berbagai hal. Darah dapat keluar pada sperma, akibat perlukaan sepanjang saluran kencing pria. Salah satu penyebab sperma berdarah yang cukup umum adalah prosedur yang dilakukan pada saluran kencing pria.

Prosedur yang dapat menyebabkan keluhan darah pada sperma adalah prosedur biopsi prostat.  Namun, bagaimana jika seorang belum pernah menjalani prosedur biopsi? Terdapat beberapa penyebab lain dari sperma berdarah, diantaranya:

  • Tumor dari prostat, kandung kemih, testis.
  • Infeksi chlamydia, herpes, cytomegalovirus dan trikomoniasis
  • Peradangan prostat
  • Batu sepanjang saluran kencing
2 dari 4 halaman

Apa gejala lain yang dapat dialami oleh pasien dengan sperma berdarah?

air mani, sperma, darahGejala lain yang dapat dialami pasien dengan keluhan sperma berdarah dapat bermacam- macam, tergantung dari penyebabnya.

Gejala lain yang dapat dijumpai, diantaranya:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri ejakulasi
  • Nyeri pinggang
  • Demam
  • Pembengkakan pada testis atau skrotum

Bagaimana penanganan darah pada sperma? Berikut penjelasan selengkapnya:

3 dari 4 halaman

Bagaimana penanganan darah pada sperma?

Penanganan darah pada sperma ditujukan pada penyebab yang mendasarinya. Karena itu, pemeriksaan untuk mencari penyakit yang mendasarinya perlu dilakukan. Setelah dokter melakukan wawancara medis, maka pemeriksaan penunjang dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis.

Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan urin rutin, ultrasound atau MRI.  Jika dicurigai adanya infeksi pada saluran kencing, maka antibiotik dapat diberikan. Namun, obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter. Sperma berdarah yang berlangsung terus menerus tanpa adanya keluhan lain memerlukan evaluasi lebih lanjut dari dokter.

4 Komentar