Masalah Autoimun

Gondongan

dr. Marsita Ayu Lestari, 06 Sep 2023

Ditinjau Oleh

Gondongan adalah penyakit menular yang ditandai dengan peradangan kelenjar parotis yang sebabkan bengkak antara rahang dan telinga, demam, hingga sulit menggerakan leher.

Gondongan

Gondongan

Dokter Spesialis

Dokter umum, Spesialis terkait: dokter spesialis penyakit dalam (untuk dewasa), dokter spesialis anak (untuk anak)

Gejala

Nyeri dan bengkak antara rahang dan telinga (satu atau kedua sisi wajah), sulit menggerakkan leher, demam, nafsu makan berkurang, nyeri kepala, nyeri otot, kelelahan, nyeri dan bengkak pada testis

Faktor Risiko

Anak-anak, sistem kekebalan tubuh yang lemah (gizi buruk, infeksi HIV, AIDS, penyakit autoimun), melakukan perjalanan ke daerah yang banyak kasus gondongan, tidak menerima vaksin MMR (measles, mumps, rubella)

Cara Diagnosis

Wawancara medis, pemeriksaan fisik

Pengobatan

Perawatan suportif, obat untuk meredakan gejala

Obat

Analgetik, antipiretik, obat antiinflamasi nonsteroid

Komplikasi

Peradangan otak, peradangan lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, peradangan testis, peradangan indung telur, peradangan pankreas, gangguan pendengaran, risiko keguguran bila ibu hamil mengalami gondongan pada trimester pertama kehamilan

Kapan harus ke dokter?

Terdapat gejala dan tanda gondongan, Segera ke instalasi gawat darurat, bila gejala gondongan disertai kaku kuduk, kejang, penurunan kesadaran

Pengertian Gondongan

Gondongan (mumps) adalah penyakit menular yang ditandai dengan peradangan kelenjar parotis. Kelenjar parotis terletak antara rahang dan telinga dan berfungsi memproduksi air liur.

Penyakit gondongan (mumps) dapat diderita oleh segala usia, baik dewasa maupun anak-anak. Sebagian besar penyakit ini menyerang anak-anak. Penyakit ini tidak mengancam nyawa, tapi berisiko menimbulkan komplikasi bila tidak diobati secara efektif.

Penyebab Gondongan

Gondongan disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini biasanya ditularkan melalui:

  • Terhirup percikan ludah yang terinfeksi gondongan, misalnya, ketika bersin, batuk, atau bicara.
  • Bersentuhan langsung dengan benda yang terkontaminasi air liur penderita. Misalnya, berbagi mainan, gelas, dan botol minum.
  • Kontak langsung dengan penderita, seperti berciuman.

 Artikel Lainnya: Leher Membesar? Ini Perbedaan Bengkak pada Kelenjar Getah Bening dan Tiroid

Gejala Gondongan

Gejala gondongan biasanya muncul 2 hingga 3 minggu setelah terpapar virus. Berikut gejala gondongan:

  • Nyeri dan bengkak antara rahang dan telinga (satu atau kedua sisi wajah)
  • Terkadang, penderita gondongan sulit menggerakkan leher
  • Demam
  • Nafsu makan berkurang
  • Nyeri kepala
  • Nyeri otot
  • Kelelahan
  • Terkadang, ditemukan nyeri dan bengkak pada testis

Faktor Risiko Gondongan

Terdapat beberapa faktor risiko gondongan, yaitu:

Artikel Lainnya: Deretan Infeksi yang Rentan Menular ke Anak

Diagnosis Gondongan

Dokter akan menentukan diagnosis gondongan melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Dokter akan menanyakan keluhan, faktor risiko, dan hal terkait lainnya.

Lalu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi tanda gondongan dan kemungkinan komplikasi, seperti pembesaran testis dan lain-lain.

Pemeriksaan penunjang berguna untuk menentukan penyebab gondongan. Pemeriksaan penunjang yang dipertimbangkan adalah reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) dan kultur virus.

Pengobatan Gondongan

Penyakit gondongan biasanya sembuh sendiri bila penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Perawatan gondongan yang dapat dilakukan di rumah, seperti:

  • Kompres dingin atau hangat pada area pipi atau leher yang bengkak
  • Mengonsumsi makanan lunak
  • Minum air putih yang cukup
  • Mengonsumsi obat untuk meredakan gejala, seperti paracetamol atau ibuprofen

Perlu diperhatikan, untuk tidak memberi aspirin sebagai pereda nyeri gondongan pada anak. Karena, pemakaian obat tersebut berisiko menimbulkan sindrom Reye yang berpotensi mengancam nyawa.

Bila keluhan tidak membaik atau ditemukan penyakit penyerta, maka cara mengobati gondongan adalah berobat ke dokter.

Pengobatan gondongan biasanya disesuaikan dengan usia penderita, kondisi kesehatan, dan penyakit penyerta.

Pencegahan Gondongan

Berikut upaya pencegahan gondongan:

  • Menerima vaksin MMR (measles, mumps, rubella) sebagai upaya mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella.
  • Menjaga hidrasi dengan minum air putih yang cukup sesuai kebutuhan tubuh
  • Diet gizi seimbang, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup sebagai upaya menjaga sistem kekebalan tubuh

Komplikasi Gondongan

Berikut komplikasi gondongan:

Artikel Lainnya: Pentingnya Menjaga Keseimbangan pH Air Liur untuk Kesehatan Mulut

Obat Terkait Gondongan

Cara mengobati gondongan sudah dijelaskan pada bagian pengobatan gondongan. Berikut obat terkait gondongan:

Kapan Harus ke Dokter?

Segera ke dokter, bila kamu mengalami gejala dan tanda di atas. Segera ke instalasi gawat darurat, bila gejala gondongan disertai dengan:

  • Kaku kuduk
  • Kejang
  • Penurunan kesadaran

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang cara mengatasi gondongan, yuk #JagaSehatmu dengan download aplikasi KlikDokter dan manfaatkan layanan konsultasi kesehatan 24 jam langsung dengan dokter melalui fitur Tanya Dokter online.

[LUF]

  1. Davison P, Morris J. Mumps. StatPearls [Internet]. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534785/ Diakses pada 18 Agustus 2023.
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Chapter 9: Mumps. CDC. 2021. https://www.cdc.gov/vaccines/pubs/surv-manual/chpt09-mumps.html#hcp-settings Diakses pada 18 Agustus 2023.
  3. Cleveland Clinic. Mumps. 2022. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15007-mumps#symptoms-and-causes Diakses pada 18 Agustus 2023.
  4. Mayo Clinic Staff. Mumps. Mayo Clinic. 2022. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/symptoms-causes/syc-20375361 Diakses pada 18 Agustus 2023.
  5. Chiang MH, Su YT, Huang LT. Acute Appearance of a Neck Mass in an 11-Year-Old Girl. Pediatr Rep. 2020.
  6. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi Anak IDAI 2023. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-anak-idai Diakses pada 18 Agustus 2023.
  7. Grennan D. Mumps. JAMA. 2019. https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2749600# Diakses pada 18 Agustus 2023.
  8. Vaillant AA, Qurie A. Immunodeficiency. StatPearls [Internet]. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK500027/ Diakses pada 18 Agustus 2023.
  9. Boyle C, Asimakopoulos P, Khatamzas E, Vernham G. Mumps presenting with unilateral, synchronous parotid and submandibular gland swelling. BMJ Case Rep. 2018.
  10. Tracy A, Waterfield T. How to use clinical signs of meningitis. Archives of Disease in Childhood-Education and Practice. 2020.