Sukses

Pengertian Tosma

Tosma merupakan salah satu Sediaan Tablet dan Sirup yang mengandung Ketotifen, obat ini diproduksi oleh Sanbe Farma. Perbedaan sediaan berfungsi untuk memudahkan pasien yang sulit menelan dan menutupi rasa yang tidak enak pada obat. Tosma digunakan untuk meredakan gejala bersin, pilek, dan hidung tersumbat pada penyakit rhinitis (radang pada membran mukosa di dalam hidung) yang disebabkan oleh alergi.

Keterangan Tosma

  1. Tosma Tablet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Obat Antiasmatik.
    • Kandungan: Ketotifen.
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 6 Strip @10 Tablet.
    • Farmasi: Sanbe Farma.
  2. Tosma Sirup

    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Obat Antiasmatik.
    • Kandungan: Ketotifen.
    • Bentuk: Sirup.
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 60 mL.
    • Farmasi: Sanbe Farma.
    • Harga: Rp 55.000 - Rp 65.000 / Botol.

Kegunaan Tosma

Tosma merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi meredakan gejala bersin, pilek, dan hidung tersumbat pada penyakit rhinitis akibat alergi, membantu mencegah serangan asma

Dosis & Cara Penggunaan Tosma

Tosma merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, harus digunakan berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaannya secara umum adalah:

  • Dewasa :Dosis: 1 tablet (1 mg) dua kali sehari (pagi dan malam). Pasien rawan sedasi ½ tablet (0.5 mg) dua kali sehari untuk minggu pertama atau 1 tablet (1 mg) hanya pada malam hari dan kemudian meningkat hingga dosis terapi penuh.
  • Anak usia > 2 tahun 1 mg (1 tab atau 5 mL sirup) dua kali sehari.
  • Anak rentan terhadap sedasi 0.5 mg-1 mg pada malam hari selama beberapa hari pertama.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Tosma

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Tosma, yaitu:
1. Mengantuk
2. Pusing
3. Gugup
4. Uring-uringan
5. Mulut kering
6. Gangguan tidur.

Overdosis
Penggunaan Ketotifen yang berlebihan dapat menimbulkan gejala kantuk, kebingungan, nistagmus, dispnea, bradikardia atau takikardia, disorientasi, sakit kepala, hipotensi, koma reversibel; hipereksitabilitas atau kejang (anak).


Kontraindikasi
Hindari penggunaan Tosma pada pasien yang menggunakan antidiabetik oral.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Tosma:

  • Mengurangi jumlah trombosit dengan antidiabetik oral.
  • Berpotensi Fatal: bisa memperkuat efek CNS obat penenang, hipnotik, antihistamin dan alkohol.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Tosma ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Ketotifen masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Artikel
    Penyakit Terkait