Sukses

Pengertian ODR

Odr merupakan sediaan dalam bentuk sirup yang diproduksi oleh Lapi Indonesia. Odr adalah obat yang digunakan untuk mengobati mual dan muntah akibat kemoterapi, radioterapi, atau pasca operasi. Odanostin mengandung zat aktif Ondansetron Hydrochloride Dihydrate.

Keterangan ODR

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antiemetik / Terapi Perawatan Pendukung
  • Kandungan : Ondansetron Hydrochloride Dihydrate
  • Bentuk : Sirup
  • Satuan Penjualan : Botol
  • Kemasan : Dus, Botol @ 60 ml
  • Farmasi : Lapi Indonesia.

Kegunaan ODR

Odr adalah obat yang digunakan untuk mengobati mual dan muntah akibat kemoterapi, radioterapi, atau pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan ODR

ODR merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan ODR juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan ODR memerlukan bantuan dari tenaga medis.

  • Anak ≥11 tahun : 5 ml 3 kali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 10 mL.
  • Anak usia 4-11 tahun
  • Anak usia 5 ml dua kali sehari. 1-4 tahun 0,15 mg / kg 3 kali sehari.

Efek Samping ODR

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan ODR, antara lain:

  • Sakit kepala.
  • Sembelit.
  • Sensasi terbakar pada kepala dan ulu hati (epigastrium).
  • Sedasi.
  • Diare.

Kontraindikasi :

  • Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Odanostin.
  • Penggunaan bersamaan dengan apomorphine.
  • Ibu hamil.

Interaksi Obat :

  • Dexamethasone Na phosphate dapat memberikan efek antiemetik (antimuntah).
  • Dapat mengembangkan sindrom serotonin (termasuk perubahan status mental, ketidakstabilan otonom, kelainan neuromuskuler) dengan selective Serotonin Re-uptake Inhibitor (SSRI), Monoamine Oxidase Inhibitors(MAOI), mirtazapine, fentanil, litium, metilen biru, serotonin noradrenalin reuptake inhibitor (SNRI).
  • Induksi CYP3A4 yang poten (misal Fenitoin, karbamazepin, rifampisin) dapat mengurangi konsentrasi plasma dan meningkatkan pembersihan ondansetron.
  • Pemberian bersama dengan antiaritmia (misal. Amiodaron), atenolol, antrasiklin (misal Doxorubicin, daunorubicin), trastuzumab, erythromycin, dan ketoconazole dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval qt dan meningkatkan risiko aritmia.
  • Dapat mengurangi efek analgesik tramadol.
  • Berpotensi Fatal: Penggunaan bersamaan dengan apomorphine dapat menyebabkan hipotensi berat dan kehilangan kesadaran.

Kategori Kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Odr ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait