Sukses

Minum Susu Kambing saat Hamil, Adakah Manfaat Sehatnya?

Minum susu kambing saat hamil konon bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, khususnya pada orang yang alergi laktosa. Apakah hal ini terbukti? Cek faktanya.

Susu adalah salah satu jenis asupan sehat yang dikonsumsi sebagian wanita hamil. Pasalnya, susu mengandung berbagai kebutuhan nutrisi untuk mewujudkan kehamilan yang sehat.

Di antara sekian jenis susu yang tersedia, salah satu yang mungkin direkomendasikan adalah susu kambing. Minum susu kambing saat hamil disebut-sebut dapat meningkatkan kemampuan tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang telah dikonsumsi.

Selain itu, susu kambing juga memiliki kandungan laktosa yang rendah. Hal ini membuatnya lebih mudah dicerna oleh tubuh dibandingkan dengan jenis susu hewani lainnya.

Lantas, bagaimana dengan manfaat susu kambing untuk ibu hamil? Yuk, cari tahu.

1 dari 3 halaman

Manfaat Susu Kambing untuk Ibu Hamil dan Janin

Segelas susu kambing memiliki kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Kalsium
  • Vitamin B
  • Potasium dan fosfor
  • Agen antiradang
  • Asam lemak
  • Selenium
  • Protein

Artikel Lainnya: Apa Saja Vitamin dan Mineral yang Dibutuhkan Ibu Hamil & Janin?

Berkat kandungan nutrisi tersebut, berikut ini beberapa manfaat susu kambing untuk ibu hamil:

  • Baik untuk Perkembangan Bayi

Susu kambing memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada susu sapi, susu almond, atau susu kedelai. Selain itu, protein pada susu kambing juga lebih mudah diserap oleh tubuh.

Kecukupan protein selama kehamilan dapat mengoptimalkan perkembangan sel-sel janin, memperkuat rahim, dan meningkatkan suplai darah pada ibu maupun janin.

  • Baik untuk Tulang

Susu kambing mengandung sejumlah kalsium, yang dibutuhkan ibu hamil untuk menjaga kekuatan tulang. Selain itu, kebutuhan kalsium yang terpenuhi selama kehamilan juga turut mengoptimalkan perkembangan tulang dan gigi janin.

  • Mencegah Rakhitis Neonatal

Susu kambing mengandung vitamin D, yang dibutuhkan tubuh ibu hamil untuk mengoptimalkan proses penyerapan kalsium dan fosfat.

Artikel Lainnya: Berapa Banyak Kebutuhan Cairan Ibu Hamil?

Di samping itu, minum susu kambing saat hamil membantu terpenuhinya kebutuhan vitamin D, sehingga bisa menurunkan risiko rakhitis neonatal. Ini adalah kelainan pada bayi yang menyebabkan tulang lunak, lemah, atau memiliki kelainan bentuk.

  • Meredakan Masalah Perut

Ibu hamil sering kali merasakan mulas dan gangguan pencernaan lain sejenisnya. Kondisi tersebut bisa diredakan dengan mengonsumsi susu kambing. Hal ini karena susu kambing memiliki sifat antasida.

Kandungan laktosa yang rendah pada susu juga membuatnya lebih ramah untuk kondisi pencernaan. Sementara itu, kandungan prebiotik di dalamnya juga bisa menunjang kesehatan usus ibu hamil.

  • Menghidrasi Tubuh

Minum susu, apa pun jenisnya, bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Hal ini membuat Anda terhindar dari risiko dehidrasi alias kurang cairan.

Artikel Lainnya: Waspada, Ini Bahaya Kekurangan Kalsium pada Ibu Hamil

2 dari 3 halaman

Tips Konsumsi Susu Kambing saat Hamil

Susu kambing cukup aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Meski demikian, Anda tetap harus memilih jenis susu kambing yang telah dipasteurisasi alias sudah matang sempurna.

Hindari mengonsumsi susu kambing mentah (non-pasteurisasi), karena berpotensi mengandung kuman berbahaya yang bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti listeriosis.

Adapun hal lain yang mesti Anda perhatikan terkait minum susu kambing saat hamil, yaitu:

  • Encerkan susu dengan air (perbandingannya 2:1), lalu aduk merata.
  • Minumlah susu dengan tegukan kecil, dan jangan tergesa-gesa.
  • Hindari minum susu setelah makan.
  • Minum susu hingga 3 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi lain saat hamil.
  • Jika Anda memiliki kondisi medis khusus, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi susu kambing saat hamil.

Itu dia berbagai manfaat susu kambing untuk hamil. Ingin minum susu kambing saat hamil, namun masih khawatir dengan kemungkinan efek sampingnya? Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi Klikdokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar