Sukses

Cara Mencegah Menopause Dini yang Perlu Wanita Lakukan

Mencegah menopause dini mudah dilakukan, mulai dari olahraga hingga batasi asupan kopi. Simak 7 pencegahan menopause dini sini.

Bagi kebanyakan wanita, menopause akan terjadi saat berusia sekitar 51 tahun. Namun, menopause juga dapat datang lebih awal, yaitu sebelum usia 40 tahun.

Melansir WebMD, menopause dini bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, misalnya masalah kesuburan, serta risiko osteoporosis dan kanker ovarium. Karena itulah, penting bagi para wanita untuk mencegah menopause dini.

Apa saja pencegahan menopause dini yang bisa dilakukan? Berikut ulasannya:

1. Ketahui Faktor Penyebab

Menopause merupakan fase yang pasti akan terjadi. Namun, kapan fase ini terjadi pada setiap wanita bisa berbeda-beda. Kondisi ini juga bisa dipengaruhi faktor genetik.

Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti mengungkapkan penyebab menopause dini bersifat multifactorial. Jika punya riwayat menopause dini dalam keluarga, cara mengurangi risikonya adalah melakukan pola hidup sehat.

Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui faktor risiko yang mungkin dapat membuat Anda mengalami menopause.

Artikel lainnya: Masalah Kesehatan Wanita Menopause yang Mesti Waspadai

1 dari 3 halaman

2. Berolahraga

Olahraga sangat baik untuk membantu mengatur hormon dan mengontrol kadar lemak pada tubuh. 

Namun, olahraga yang berlebihan tidak disarankan karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Hal ini bisa berdampak pada ovulasi yang tidak teratur. 

3. Jangan Merokok

Bahan kimia seperti nikotin, sianida, dan karbon monoksida yang terdapat pada rokok dapat mempercepat hilangnya sel telur. Sel telur yang mati tidak dapat beregenerasi ataupun berganti. 

Wanita yang merokok dapat mengalami menopause 1-4 tahun lebih awal dibandingkan wanita yang tidak merokok. 

4. Kurangi Paparan Bahan Kimia

Beberapa ahli percaya menopause dini dapat terjadi karena bahan kimia. Zat tersebut juga dikenal dengan istilah “endocrine disruptor” (pengganggu endokrin). 

Bahan kimia yang mengganggu sistem endokrin memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur hormon. Zat ini sering ditemukan pada produk plastik dan kosmetik (pthalate). 

Menurut Donnica L. Moore, MD, seorang dokter obgyn asal Amerika Serikat, mengurangi paparan bahan kimia tersebut dapat membantu mengelola keseimbangan hormon.

5. Batasi Konsumsi Kopi dan Minuman Beralkohol

Mengonsumsi alkohol kemungkinan tidak langsung menyebabkan menopause dini. Namun, minum minuman beralkohol dalam jumlah banyak bisa memicu terjadinya menopause dini, terlebih bila Anda memiliki faktor risikonya.

Selain itu, kopi juga dapat menurunkan tingkat kesuburan. Jika khawatir dengan efek yang ditimbulkan, cukup konsumsi satu cangkir kopi per hari. 

Artikel lainnya: Cara Mengatasi Gejala Menopause

2 dari 3 halaman

6. Menjaga Berat Badan

Estrogen disimpan di dalam jaringan lemak. Berat badan yang berlebihan dapat menyebabkan kelebihan estrogen. Kadar estrogen berlebih dapat memicu kegagalan fungsi ovarium.

Anda dapat mengontrol berat badan dengan berolahraga, makan makanan sehat, tidur cukup, dan mengelola stres. 

7. Melakukan Terapi Hormon

Jika kegagalan fungsi ovarium mulai terjadi, kondisi ini akan sulit dihentikan. Namun, melakukan hormone replacement therapy bisa menjadi salah satu cara memperlambat datangnya menopause. 

Berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui risiko dan langkah terapi terbaik.

Itulah beberapa cara mencegah menopause dini. Diperlukan kesadaran diri untuk hidup sehat agar fungsi tubuh berjalan sebagaimana mestinya.

Jika Anda memiliki faktor risiko menopause dini, segeralah lakukan pemeriksaan untuk mengetahui langkah pencegahan yang tepat. Gunakan fitur konsultasi dokter online Live Chat Klikdokter untuk info lebih lanjut.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar