Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Diabetes Gastroparesis yang Menyerang Pencernaan

Mengenal Diabetes Gastroparesis yang Menyerang Pencernaan

Dinilai dapat memicu komplikasi diabetes berbahaya, berikut penyebab, gejala, dan faktor risiko diabetes gastroparesis.

Gastroparesis merupakan gangguan otot lambung yang menyebabkan gerakan lambung saat mendorong makanan ke usus melambat. Kondisi ini memicu sejumlah gejala, seperti kembung, mual, mulas, muntah, hingga tidak nafsu makan.

Beberapa penyakit dapat menyebabkan gastroparesis, salah satunya diabetes. Ketika penyakit metabolik tersebut menjadi biang gangguan otot lambung, kondisi ini disebut gastropati diabetik atau diabetes gastroparesis.

Bagaimana diabetes gastroparesis terjadi? Simak penjelasannya lewat uraian berikut.

1 dari 4 halaman

Apa Itu Diabetes Gastroparesis?

Mengenai penyebab diabetes gastroparesis, dr. Arina Heidyana menjelaskan kondisi ini terjadi karena diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak saraf. “Apabila yang kena saraf yang mengatur pencernaan, maka gastroparesis ini bisa muncul,” jelasnya.

Artikel Lainnya: Tanda Diabetes Mellitus yang Perlu Anda Waspadai

Saraf yang dimaksud dr. Arina tidak lain merupakan saraf vagus. Saraf ini berfungsi mengontrol pergerakan makanan yang lewat melalui lambung. Diabetes tipe 1 maupun tipe 2 dapat menyebabkan kerusakan saraf vagus.

Berdasarkan Medical News Today, ketika saraf vagus rusak, otot-otot lambung dan bagian lain di saluran pencernaan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Akibatnya pergerakan makanan di saluran pencernaan melambat. Kondisi ini juga membuat terlambatnya proses pengosongan lambung.

2 dari 4 halaman

Gejala yang Ditimbulkan

Dokter Arina mengatakan, proses pengosongan lambung yang terlambat membuat penderita gastropati diabetik mengalami sejumlah gejala, seperti mual, muntah, dan tidak nafsu makan.

Selain itu, diabetesi (penderita diabetes) juga dapat mengalami gejala lainnya, seperti:

  • Mag
  • Cepat kenyang, padahal makan dalam porsi sedikit
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Kembung
  • Kadar gula darah tidak stabil
  • Refluks gastroesofagus atau GERD
  • Kejang perut

Faktor Risiko Diabetes Gastroparesis

Orang yang mengidap diabetes lebih berisiko tinggi mengalami gastroparesis. Hal ini dibandingkan dengan orang yang tidak mengidap penyakit metabolik tersebut.

Selain itu, beberapa orang dengan kondisi tertentu juga berisiko tinggi mengalami diabetes gastroparesis, seperti pengidap autoimun maupun orang dengan riwayat operasi lambung.

3 dari 4 halaman

Komplikasi yang Bisa Terjadi

Sebuah studi yang diterbitkan melalui jurnal Diabetes Therapy menyebutkan, pengidap gastroparesis diabetes lebih berisiko tinggi menjalani rawat inap, masuk unit gawat darurat (UGD), maupun mengalami komplikasi diabetes berbahaya. Hal ini dibandingkan dengan diabetesi yang tidak mengalami gastroparesis. 

Artikel Lainnya: Ini Cara Diabetes Merusak Kesehatan Paru Penderitanya

Tingginya risiko komplikasi penyakit metabolik tersebut disebabkan gastroparesis dapat mengacaukan manajemen diabetes pengidapnya. 

Pasalnya, lambung pengidap diabetes gastroparesis terkadang terlalu lama mengosongkan makanan. Di waktu lain, lambung dapat mengeluarkan makanan terlalu cepat.  

Gangguan pencernaan tersebut menyebabkan diabetesi kesulitan mengetahui waktu tepat mengonsumsi insulin. Pada gilirannya, penderita gastropati diabetik kesulitan mengelola kadar gula darah.

Ketika kadar gula darah tidak terkontrol, pengidap gastropati diabetik berisiko tinggi mengalami sejumlah komplikasi penyakit, di antaranya:

  • Komplikasi Akibat Gula Darah Terlalu Tinggi

  • Komplikasi Akibat Gula Darah Terlalu Rendah

  • Mudah goyah
  • Koma diabetes 
  • Hilang kesadaran
  • Kejang
  • Komplikasi Diabetes Gastroparesis Lainnya

  • Malnutrisi
  • Infeksi bakteri
  • Obstruksi lambung
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Luka di kerongkongan karena muntah kronis
  • Radang kerongkongan yang dapat menyebabkan kesulitan menelan

Pengidap gastropati diabetik lebih berisiko tinggi mengembangkan komplikasi diabetes. Untuk mengatasi hal ini, satu-satunya cara adalah mengelola kadar gula darah secara disiplin dan teratur.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar diabetes, konsultasi dokter secara online lewat Live Chat. Anda juga bisa membeli produk makanan khusus diabetes dan alat kontrol gula darah lebih lengkap di Belanja Sehat

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar